
Rizal mendekati istrinya yg masih duduk di depan meja riasnya... Ia mengeluarkan sebuah kotak Kecil dari kopernya
" tutup matamu... sayang! " pintanya
Calamary menutup matanya
" ada apa pah? "
" shut diam Jangan bergerak! "
Tak lama dirasakannya sesuatu menempel dilehernya, rupanya suaminya memberikan sebuah kalung Ia tersenyum
" bukalah matamu sayang"
Dilihatnya kalung berlian yg sangat indah...ditengahnya ada bandul bertahtakan batu berwarna hijau
" oh zal.... this is so beautiful... thank you honey.... sejak pertama kita bertemu hingga Saat ini kau tetap romantis tak pernah berubah" pujinya sambil memeluk sang suami, diciumnya bibir Rizal mesra
" I love you so much zal , Kau satu2 nya pria di hidupku...always remember that honey" ucapnya mengakhiri ciumannya
Mereka berjalan bergandengan tangan menuju lif... tak lama mereka sampai di lobby hotel
Bakrie yg selalu siap siaga di lobby terlonjak, Dilihatnya Tuan Rizal bergandengan tangan dengan seorang wanita yang sangat cantik melewatinya, dengan sigap Ia mengambil foto mereka lalu mengikuti keduanya
" Benar kata ny. Winda suaminya selingkuh.... tapi siapa yg tak mau selingkuh dengan wanita secantik itu" ucapnya sambil menelan salifanya berkali2
__ADS_1
Taksi yg ditumpangi oleh Bakrie berhenti di sebuah restoran mewah yg menghadap pantai, dilihatnya keduanya masuk ke ruang khusus...ia berfikir bagaimana caranya Ia bisa mengintip mereka
Bakrie tak kehilangan akal, dipesannya juga ruangan khusus di sebelah mereka, tak apa mahal pikirnya... NY. Winda tak mungkin keberatan, keberuntungan memihaknya... ada ruangan kosong disebelahnya
Masuklah ia di ruangannya, dinding ruangan yg penuh ukiran memudahkannya menyelipkan kamera kecilnya yg di sambungkan ke laptop yg dibawanya, Sipp tinggal merekamnya yah Walaupun hanya bisa merekam gambar tanpa bisa mendengarkan suara mereka itu sudah cukup baginya
******
Sesampainya di tempat yg dituju, Rizal dan calamary memasuki ruangan khusus yg telah dipesan sebelumnya
Permandangan pantai di sore hari yg eksotis membuat tambah romantis sore mereka. Tangan mereka tak pernah terlepas sejak di hotel... entahlah mengapa hari ini istrinya itu sangat manja padanya, Tapi Ia tak keberatan sama sekali, seandainya Ia tak harus hidup terpisah dari Istri dan anak semata wayang nya.... desahnya dalam hati
" kau senang my calamary? "
" tentu sayang, aku akan selalu mengingat moment kita di Bali ini... seumur hidupku, terimakasih sayang, I Love you" jawabnya manja
" katakan apa itu my calamary? "
" Jika nanti William melamar Alicia... terimalah..jangan menolaknya. Setelah Alicia lulus mereka akan menikah" ujarnya
" what... tidakkah itu terlalu cepat sayang? Alicia masih terlalu muda" protes Rizal
" Percayalah padaku sayang, itu yg terbaik untuk alicia...William adalah Pria yg tepat untuk anak kita...ia memiliki segalanya dan Ia juga sangat mencintai alicia" jelasnya
" Dari mana Kau tau William sangat mencintainya Alicia hem" tanyannya sambil memangku istrinya itu
__ADS_1
" aku melihat matamu..... di matanya, mata seorang laki2 yg Jatuh cinta... seperti Saat Kau menyatakan cintamu padaku sayang" sahutnya mengecup mesra kening suaminya
" Tapi dia terkenal play boy sayang, aku tak rela anakku jatuh pada pria seperti itu" protesnya
" seorang play boy katamu? memangnya kau dulu tidak seperti dia? Saat itu umurku 22 Kau sudah berumur 32... sudah berapa banyak wanita yang kau kencani hemm ? " tanyannya beruntun
Rizal terdiam, memang Ia dulu juga seperti william
" Baiklah sayangku... aku mengalah padamu, Kuserahkan keputusan padamu okay" ucapnya sambil memeluk istri nya diletakkannya wajahnya didada istrinya, tangannya masuk meraba paha istrinya
" sayang... malam ini kau yg memimpin pertandingan ya... pasti lebih seru " ucapnya yg mendapat jeweran dari sang Istri
" perasaan selama di sini, aku terus yg memimpin...gantian dong sayang" bisiknya manja
Bakrie yg berada di ruang sebelah sampai berkeringat melihatnya.... sial mengapa aku harus mengintip orang bermesraan seperti ini... umpatnya.
Tapi kalau dipikir2 wajar saja tuan Rizal tak mau menyentuh istrinya... Wong selingkuhannya sebegitu sempurnanya
Serasa cukup mendapat bukti.. Bakrie keluar dari Restoran kembali ke hotelnya .
tut... tut... tut...
" Hallo... Ada apa Bakrie? "
" Hallo... ny. Winda... siapkan jiwanya dan raga anda mendengar laporan saya" ucapnya
__ADS_1
jangan lupa like... komen dan votee