
tok...tok... tok...
Bunyi sepatu Nina memecah kesunyian ruang tunggu operasi,
" Alicia.... " panggilnya Begitu melihat Alicia
" tante... hu... hu... hu.. mama tante" teriak Alicia seraya berdiri memeluk Nina, Nina pun memeluknya dengan erat
" Sabar ya... kita berdoa sama2 agar nyonya di berikan kekuatan melewati ini semua" hiburnya
Tak lama Haris datang membawa Makanan Dan minuman, Dilihatnya Alicia berpelukan dengan seorang wanita cantik... siapa dia?
" Alicia makanlah dulu dengan teman2mu... ini om sudah belikan makanan kesukaanmu" ujarnya sambil menyerahkan bungkusan makanan pada annet, annet dan lily mengajak Alicia ke luar ruang tunggu operasi untuk makan bersama
Tinggallah Nina dan Haris berdua diruangan tunggu
" maaf apakah anda tuan Haris yg menelfon saya tadi ?" tanya Nina memecah keheningan
" ya Benar, Berarti anda karenina?, maaf sy tidak mengenali anda.... Karena selama ini kita hanya berhubungan melalui telfon" ujarnya sopan.
Merekapun berjabatan tangan, Nina terpesona melihat senyuman Haris... tampan ucapnya dalam hati
" Sebenarnya apa yg terjadi tuan? mengapa nyonya bisa tertembak? " tanyanya
" aku juga belum tau apa yg terjadi.. Karena saksi kunci bi Ina meninggal dunia..."
" apa??? ya Tuhan... Kasian sekali bisa ina" Nina langsung terisak, bagaimanapun Ia pernah beberapa kali bertemu dengan wanita yg baik tsb
" Tuan Ha..."
" Panggil Haris saja, Tidak usah terlalu formal" ujarnya memotong ucapan nina
" Baiklah... bagaimana dengan keadaan nyonya?" tanyanya
" masih dioperasi... belum ada kabar" jelasnya lagi, tak lama hp Haris berbunyi, Ia pun mengangkatnya
" Nina saya harus kekantor polisi dulu... tolong kamu Jaga Alicia.... jika ada Kabar apapun tolong hubungi saya.. Jangan sungkan, jika urusan Sy dikantor polisi sudah selesai... saya akan kemari lagi" pamitnya
" Baiklah tuan.. eh mas haris" ucapnya malu2
Haris tersenyum melihat Nina yg salah tingkah, Ia pun pergi meninggalkan RS menuju Kantor polisi.
Tiba2 saja Pintu ruang operasi terbuka, Dr Medina keluar bersama beberapa orang
__ADS_1
" keluarga ny. Calamary? " tanyanya
" ya sayang dok... saya adik angkatnya, bagaimana keadaannya " ujar nina
" peluru sudah dikeluarkan, tapi beliau shok atas kejadian tersebut... Kemungkinan terjadi serangan begitu Ia sadar sangat besar.... jika terjadi serangan maka peluang hidupnya hanya 20%" jelas Dr. Medina
" apakah tidak Ada yg bisa kita lakukan lagi dok? " tanya Nina Sambil menangis
" maaf kami selaku dokter, telah berusaha yg terbaik ....berdoa saja mudah2an beliau bisa melewati ini semua" jawabnya
suara brangkar terdengar ...beberapa perawat membawa NY. Calamary menuju ruangan icu
Nina mengikutinya sambil menelfon alicia, memberitahukannya keadaannya mamanya.
Alicia dan teman2nya bergegas ke ruang ICU,
" bagaimana keadaannya mama.. tante? "
" masih belum sadar... Tapi pelurunya sudah di angkat, Sabar ya" ucapnya sambil memeluk alicia
" lily... annet... pulanglah kalian pasti lelah... aku tak apa2 sudah ada tante nina yg menemaniku" ujarnya alicia
" Baiklah... Nanti besok sepulangnya dari sekolah kami kesini lagi ya.... " Sahut lily
" Alicia... ini sudah sore, apa kau tak mau Mandi Dan ganti baju dulu? " tanya nina
" mau tante... tapi motorku di sekolah... apa Naik taksi aja ya? " tanyanya
" sebentar tante tlp tuan haris dulu ya" ucapnya seraya menelfon Haris
" kita tunggu tuan haris sebentar, Dia sedang menuju kemari" ucap nina
Alicia hanya diam...
" apakah mamanya belum bisa dijenguk.. tante? "
" sebentar tante Tanya dulu ya, kamu disini aja dulu"
Nina pergi ke ruang Jaga, dan bertanya Pada dokter Jaga... tak lama
" Alicia... mamamu belum sadar, tapi boleh dijenguk hanya satu orang saja... pergilah.. Nanti kita bergantian ya" ucapnya senang
Alicia bergegas masuk, lalu mengenakan baju ruangan tersebut dahulu
__ADS_1
" dimana alicia? " suara haris mengagetkan nina
" tuan... Eh mas haris... Alicia masuk ke ruangan" jawabnya gugup
" apakah calamary sudah sadar?
" belum... tapi sudah boleh dijenguk, bergantian" jawabnya
Haris duduk di sebelah nina
" mas Alicia mau mandi Dan berganti pakaian, sy akan mengantarnya dulu... tolong jaga nyonya dulu ya" pintanya
" sebaiknya kalian sementara tinggal dirumahku saja dulu, rumah alicia diberi police line Karena merupakan TKP... Tidak boleh masuk dulu" jelas haris
" apakah Istri dan anak anda tidak keberatan? " tanya Nina, haris tersenyum kecut
" saya tinggal sendirian, tak punya istri Apalagi anak " jawabnya dingin
" oh maaf mas... apakah anda bercerai? "
" ha ha ha... saya bahkan belum menikah.. bagaimana mau bercerai , kalau Kata teman2ku saya ini bujang lapuk haha" jawabnya geli
muka Nina langsung memerah
" maaf mas Bukan maksud saya..."
" sudahlah.. Tidak apa2, sy sudah biasa... bagaimana denganmu... apakah suami Dan anakmu mengizinkanmu berlama2 disini? " tanyanya balik
Nina terdiam sejenak....
" saya..... saya single parent " jawabnya tertunduk malu
" maaf.... mengapa kau tidak menikah lagi... Kau masih muda dan sangat cantik... tak sulit bagimu mencari pendamping" ujarnya
" entahlah mas... apakah ada laki2 yg mau menerima wanita seperti saya dan juga mau menerima anak saya.... " jawabnya lagi
Obrolan mereka terhenti Ketika Alicia datang,
" bagaimana keadaan mamamu Alicia? " tanya haris
haduh..... sesak dada Thor rasanya... Sabar ya Alicia.... 😢😢😢
jangan lupa LIKEE yo
__ADS_1