Akhir Pelarian

Akhir Pelarian
7. Diriku di Sekolah 4


__ADS_3

Setelah pengumuman pemenang, aku dan kedua sahabatku menuju keruang ganti.


" Angel kamu tau ngak tadi selama pertandingan mr. wiliam terus menatapmu... sampai2 dia membuka kacamatanya saat melihatmu membuka baju mandimu itu... " cerocos lily sepanjang jalan


aku hanya tersenyum saja " hemmm " sautku


" ih angel gemes dah ama kamu, coba dong perhatikan sekitarmu... begitu banyak pengemarmu " ucap annet sambil memelukku


" Ah sudahlah annet... lily... sungguh aku tak tertarik, aku ingin cepat2 pulang untuk memberitahukan mama " kataku sambil berlari ke arah parkiran motorku dan langsung tancap gas. Annet dan lily hanya bisa geleng2 melihat kelakuan alicia


pov. William


Kemana gadis itu, selesai lomba tak kulihat lagi lagi batang hidungnya, sedangkan teman2 nya pada mendatangiku dengan berbagai alasan... minta tanda tangan lah foto lah... hufffff. Tanpa menghiraukan abg2 itu aku langsung meninggalkan sekolah itu


" Mr. william tunggu.... " kepala sekolah memanggilku


" Ada apa mr... " jawabku sambil memainkan hp ku


" Besok anda kesini lagi kan? karena besok ada perlombaan menyanyi sekaligus penyerahan hadiah, kami harap tuan bisa menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba " jelas kepala sekolah


hemmm kalo aku menyerahkan hadiah berarti aku akan bertemu dengan gadis sexy itu, pikiranku mulai tak terkondisikan mengingat gadis itu

__ADS_1


" Baiklah... saya akan hadir... indra... atur jadwalku " jawabku sambil tersenyum


" Baik tuan... " indra asistenku langsung memegang ipad nya untuk mengatur ulang jadwalku


pov. Alicia


Ah akhirnya sampai juga dirumah, saat aku memasuki halaman sebuah mobil mewah keluar berselisih denganku... siapa ya... yg jelas itu bukan mobil papah, kuparkirkan motorku ditempat biasa. mungkin tamu mama. Aku pun melangkah kan kaki ku menuju ruang tamu


" ma... alicia pulanggg" seruku sesampainya di ruang tamu


" hemm sayangnya mama sudah pulang, gimana lombanya menang apa tidak..? tanya mama sambil mencium keningku


" menang dong ma... aliciaaa... he he" jawabku dengan bangga


" Oh itu pengacara mama " jawab mama


" Pengacara... emang nya ada urusan apa ma, kok sampai ada pengacara? " aku penasaran


mama hanya membelai rambutku sambil tersenyum " nanti akan mama ceritakan, jika sudah saat nya sayang, sekarang mandilah bersiap kita makan malam... "


sedang asik makan malam bel rumah berbunyi, aku pun berdiri hendak membuka pintu tapi mama melarang " biar mama saya sayang, lanjutkan makanmu " perintah mama

__ADS_1


Akupun melanjutkan makanku yg tinggal sedikit, tiba tiba ada tangan yg menutup mataku sambil berkata


" kejutan... halo swetty... papah kangen " ucap papah sambil mencium pipiku lama


" Papah.... tumben ingat ama alicia " sautku ketus tanpa membalas pelukan papah, aku berdiri mendekati mama


" Maaf papah alicia... 4 bulan ini kakekmu sakit.. jadi papah bolak balik ke singapure untuk mendampingi kakekmu ber obat " jelas papa


" Tapi pah... mama juga sa... " belum sempat aku menyelesaikan ucapanku , mama langsung berseru


" Alicia....papah baru datang... jangan ngomong yg ngak penting " kata mama sambil mengkodeku untuk tutup mulut.


ya hampir saja aku lupa kalau mama melarangku untuk memberitahukan papah tentang sakit yg diderita mama


" Papah jahat.....papah ngak sayang lagi sama mama dan alicia... " seruku sambil berlari ke kamarku. aku tak ingin papah melihat air mataku, tak akan


" Aliciaa.... " papa memanggil2 namaku


" Sudah pah... biarkan alicia... dia hanya marah karena terlalu merindukanmu" kata mama menenangkan papah


" Bagaimana denganmu my calamary... apakah kau juga merindukanku" tanya papah

__ADS_1


pov. mamah


" Ya tentu aku sangat merindukanmu suamiku... " akupun menarik tangan suamiku ke kamar kami. Sudah 4 bulan kamar ini tak terdengar desahan desahan kami... malam ini kamarku akan kembali menghangat, walaupun jarang sekali kau kemari tapi aku akan selalu melayanimu dengan sepenuh hatiku... suamiku


__ADS_2