Akhir Pelarian

Akhir Pelarian
74. dorrrr 2


__ADS_3

dorrrrr.......


Mendengar suara tembakan , bi Ani yg sedang membawa minuman bergegas ke ruang tamu, dilihatnya ny. calamary sudah roboh di lantai..... pranggg... terlepas baki dari tangannya


" nyonya... ya Tuhan... tolong... tolooong" teriaknya sambil memeluk Calamary


Winda yg sudah kalap, kembali mengarahkan pistolnya ke arahnya bi Ani dan


Dorrrrr.........


Timah panas tsb kembali meletus... bersarang di perut bi ina, bi Ina terkulai lemas di samping majikannya


Winda langsung memasukkan pistolnya kembali da bergegas keluar dari rumah tersebut, dipakainya lagi masker wajahnya untuk menyamarkan wajahnya dari pandangan orang2


Dengan susah payah bi Ina mengambil HP nya dari kantongnya..


tut... tut... tut...


" halo... dengan Dr. medina"


" Dokter... tolong... ny. calamari.... tertembak.. kami ada di rumah...tolong Kirim ambulan" ucapnya langsung menutup panggilan tanpa menunggu jawaban


Dokter Medina langsung berteriak memerintahkan suster untuk mengirim ambulan secepatnya ke Lokasi, Ia pun langsung menghubungi pihak polisi


Bi Ina kembali memencet no pengacara Haris, Karena pesan majikannya jika ada apa2 yg pertama harus dihubungi adalah pengacarannya


tut... tut... tut


" halo, Haris disini"


" hos... hos.. " nafas bi Ina sudah tak beraturan... aku harus kuat batinnya


" halloo... dengan siapa saya berbicara? " tanyannya lagi

__ADS_1


" Tuan.... saya pembantu NY. Calamary... tolong..... kami tertembak... prang... " HP nya pun terlepas dari tangannya bersamaan dengan hilangnya kesadaran bi ina


Haris bergegas keluar dari Kantornya... menuju ke rumah ny. Calamary... tak lupa Iia menghubungi Rumah sakit terdekat dan pihal kepolisian


" oh calamary.... apa yg terjadi padamu... siapa yg berbuat jahat padamu, ya Tuhan jangan biarkan apa2 terjadi padanya" desahnya sambil mengebut ke lokasi


*****


pov. Rizal Adinata


tut... tut... tut


Calamary... mengapa dia menelfonku, bertahun sudah tak pernah dia menelfonku , Karena hanya aku yg boleh menelfonnya, Ada apa ini... tanyanya dalam hati sambil mengangkat panggilan tsb


" Hallo.... Ada apa sayang? "


tak ada jawaban...tapi terdengar suara 2 orang wanita yg sedang bertengkar...


bagaimana Dia tau alamat calamary....???


" Hallo... Hallo.. sayang pergi dari sana jangan Kau layani dia......calamary... halo2" teriaknya hysteris namun tak ada jawaban


Rizal bergegas keluar dari Kantornya, tanpa menghiraukannya sekelilingnya... diambilnya kunci mobil dari tangan supirnya... dibawanya mobil tsb dengan Kecepatan tinggi, sebelah tangannya masih terus mendengarkan suara2 perkelahiam Winda dan calamari... tak lama


dorrr....... tersentak Rizal mendengar suara tembakan tersebut....


" kurang ajar kau Winda.... apa kau sudah gila.. jangan berani2 Kau melakukannya" teriaknya sambil memukul2 setir mobilnya...ia prustasi


tanpa disadari Rizal, Ia menerobos lampu merah.....brakkkk......


Sebuah fuso yg sedang melaju..tak dapat lagi menghindar, menabrak mobil Rizal... mobilnya terguling2 dan berakhir menabrak dinding beton sebuah bangunan..........


HP nya terlepas ....hancur... darah mengalir deras dari kepalanya

__ADS_1


" Calamary....alicia.... " hanya itu yg terucap Sebelum hilang kesadarannya.... 😭😭😭😭


** back Alicia home **


nguing.... nguing... nguing....


2 ambulan datang ke lokasi, 1 dari Dr. Medina 1 dari panggilan Haris


Haris mendatangi Dr. Medina


" Bagaimana dokter... sebaiknya dibawanya kemana mereka berdua? " tanyannya


" Sebaiknya di bawa ke RS saya saja Tuan... Karena rekam medis ny. Calamari ada disana" pintanya


" rekaman medis? memangnya sakit apa calamary? "


" jantung "


" apa??? jadi bagaimana ini " ujarnya haris cemas


" itulah tuan... semoga penembakan ini tidak menyebabkan anfal, Karena dia tak pernah mau dioperasi walaupun sudah lama sy menyarankan, permisi saya terburu2... sebaiknya anda menghubungi keluarganya " pamit Dr. Medina masuk ke ambulan


Haris mendatangi polisi yg sedang sibuk mencari bukti2 kejahatan, dan berbicara sejenak sambil menyerahkan kartu namanya


Di ambilnya HP nya, ditekannya sebuah nama


tut..... tut.... tut....


" Hallo Alicia... ini om Haris".........😑😑😑😑😑😑😑😑😑😑😑😑


Bagaimanakah Alicia menghadap kenyataan ini... tunggu terus lanjutannya.... apakah ketiganya akan bertahan atau sebaliknya???


jangan lupa like komen and voteeee

__ADS_1


__ADS_2