Akhir Pelarian

Akhir Pelarian
50. so posesif


__ADS_3

vote doong sista.... 😍😍😍


Ting....pintu lift terbuka sekretaris tsb berlari2 kecil menuju resepsionis


" hos.. hos... dian mana Nona alicianya? " tanyanya begitu sampai


" Ada apa vita... kok segitunya?" tanya dian melihat vita yg pucat


" udah ngak usah banyak tanya, dimana dia?" tanyanya lagi sambil melihat ke kanan kiri


" itu yg pake kaos putih" tunjuk dian pada Alicia yg sedang duduk santai memainkan gagetnya. Vita pun bergegas mendatanginya


" Maaf Nona menunggu lama... silahkan ikut saya " katanya sambil menundukkan badannya


" Eh mba... udah ngak usah berlebihan begitu... saya malu itu orang2 pada memperhatikan" ucap Alicia


" apaan sih si vita... kayak ketemu nyonya besar aja" Cibir dian melihat vita menundukkan badannya di depan alicia


Alicia mengikuti vita Masuk ke lift. Di dalam lift


" Maaf Nona... apa benar Nona kekasih tuan William? " vita memberanikan diri bertanya, Memang selama ini tuan William tak pernah sekalipun membawa seorang wanita ke kantor ini batinnya


Alicia hanya tersenyum


" Alicia " sahutnya sambil menyorongkan tangannya ramah


" vita... saya sekretaris tuan william" sahutnya dan mengenggam tangan alicia


Ting... Pintu lift pun terbuka, vita memandu Alicia menuju ruangan william


Tok... tok.. tok..


" Masuk" terdengar suara william


Vita membukakan pintu lalu mempersilahkan Alicia masuk


" hai... William.. apakah aku menganggu ?" sapanya begitu masuk


Tampak olehnya William sedang berbincang dengan seorang pria tampan, sang Pria pun menatap Alicia dari atas sampai bawah


" suit. suit cantiknya like a angel" ucap pria tersebut


" Jaga matamu... brengsek! dia kekasihku" ucap William marah melihat temannya terpesona melihat kekasihnya


" sorry bro.. don't be angry.. okay " sahut Steve sambil mengangkat kedua tangannya, Ia tau bagaimana perangai william. Steve mendekati alicia sambil menyalaminya


" hai manis, kenalkan aku Steve teman william" ucapnya


William bergegas berdiri dan menepis tangan Steve

__ADS_1


" Jangan coba2 menyentuhnya " ucapnya posesif sambil menarik Alicia kepelukannya. Alicia hanya terdiam kaget dengan kelakuan William yg seperti anak kecil menurutnya


" Ada apa William, dia hanya Ingin berkenalan" ucap alicia bingung


" berkenalan apanya? lihatnya bola matanya sampai mau lepas menatapmu " jawabnya marah


" sudah pulanglah Steve! " usirnya


Steve hanya geleng2 kepala melihatnya,


" okay... bye bye.. kita akan bertemu Lagi " ucapnya sambil memainkan matanya pada alicia


" Kau sudah bosan hidup rupanya" ujarnya sambil membanting pintu lalu menguncinya


William mengatur nafasnya, entahlah mengapa Ia merasa begitu marah melihat lelaki lain melirik kekasihnya walaupun itu sahabatnya sendiri. Ia kembali duduk di kursinya


" kemarilah baby" ucapnya


Alicia mendatanginya dan meletakkan bawaanya di atas meja


" ada apa sayang, mengapa kau marah2? " tanyanya lagi


William menarik tangan alicia hingga Alicia terduduk di pangkuannya, William memeluk pinggang Alicia agar Alicia tak bisa bergerak


" sayang ...ayolah Jangan seperti ini...ngak enak inikan di kantor" ucapnya sambil bergerak2 ingin melepaskan diri


aduh Gimana nih... berfikir Alicia Ayo berfikir


" sayang... aku masakkan kau sesuatu, bagaimana kalau kita makan siang dulu " rayunya... ayolah lepaskan tanganmu... 😅😅


" boleh... tapi aku Ingin memakanmu dulu.." ucapnya sambil menarik leher Alicia dan


cup.... William mencium bibir alicia, ciuman pelan yang semakin lama semakin dalam. Alicia sampai kewalahan meladeninya. William mengigit pelan bibir alicia..ah.. desah alicia.. tak disiasiakan william, iapun memasukkan lidahnya dan terus menikmati manisnya bibir alicia


Alicia terhanyut...kedua tangannya meraba dan menarik pelan rambut William, Sedangkan tangan William mulai meraba pinggangnya... tangannya dng lihai masuk kedalam kaosnya dan memengang payudaranya


Alicia tersentak kaget Saat William meremasnya


" ah william..hentikan" desahnya


desahan alicia malah membuat William tambah bernafsu, dinaikkannya kaos Alicia ciumannya pun beralih ke dada Alicia, ia membuat kissmark disana... Alicia hanya bisa mendesah nikmat.. sedang asik2nya


dret... dret... dret


bunyi hp william mengagetkan keduanya


" sheet menganggu saja" ucap William marah.


William pun melihat siapa yg menelfon lalu mengangkatnya, kesempatan itu tak disia siapkan Alicia... Ia berlari menuju toilet

__ADS_1


Hos.. hos... hos.. dada Alicia berdegup dengan kencangnyaa, nafasnya masih tak beraturan.. Dilihatnya dirinya di kaca... berantakan


" OMG.... hampir saja.. untung ada yg menelfon..oh mama Maafkan aku " rutuknya sambil merapikan dirinya. Setelah Merasa tenang aliciapun keluar dari toilet dilihatnya William masih menerima tlp, diambilnya masakannya dari rumah dan disusunnya di meja.


" Ayo makan sayang" ucapnya begitu William menutup hpnya, William duduk di sofa sambil cemberut


" Kenapa? " tanya alicia pura2 tak tau


William menghembuskannya nafasnya kasar


" apa yg mau bawa baby? " tanyanya setelah merasa tenang


" ini makanan kesukaanmu, aku memasaknya sendiri " ucapnya sambil memindahkan makanan tsb ke piring,


" apakah Hari ini kau tak sekolah baby? " tanya nya lagi sambil membuka mulutnya minta disuapi


" kan masih libur mid semester sayang" jelasnya


" oh ya sayang, aku mau izin mengantarkan mama ke kota sebelah dan menginap semalam disana , bolehkan? " tanyanya sambil menyuapi william


" untuk apa kesana? " tanyanya


" mama mau bertemu sahabatnya, boleh ya... ya.. kasian mama.. sesekali perlu hiburan" rayunya lagi


" Bagaimana jika kuantar? " tanya william


" Tidak usah sayang, kan kamu harus bekerja.. aku janji akan Hati Hati! " ujarnya


" Baiklah, Tapi jangan berpakaian seperti ini...kau hanya boleh sexy didepanku saja... Ingatlah itu! " ucapnya sambil menunjuk rok mini alicia


" Baiklah sayang aku janji...nanti sepulangnya dari sana mama Ingin berbicara denganmu" ucapnya


" OK... kemarilah" ucap William sambil menepuk pahanya dan mengeluarkan sebuah kartu berwarna hitam dari dompetnya


Alicia pun duduk Lagi dipangkuannya, William menyerahkan kartunya tsb


" ini simpan dan pakailan sepuasmu baby, kode pinnya tanggal lahirmu " ucapnya lalu mencium pipi alicia dan memeluknya erat


" Tidak usah will... aku sudah punya " tolaknya


William mencium bibir alicia Lagi Dan mengigitnya, Alicia menarik kuping william


" hentikan... mengapa kau mesum sekali sie" ucapnya


Baru tau ya Alicia kalo William itu super duper mesum.... 😅😅


tak lelah Thor mengingatkan


Jangan lupa like, komen n vote... 😘😘

__ADS_1


__ADS_2