Akhir Pelarian

Akhir Pelarian
81. kawin dooong


__ADS_3

Haris membopong Alicia menuju ruangan pemeriksaan, dokter Jaga segera memeriksanya dengan seksama


" pasien tidak apa2 hanya shok, apa yg terjadi? " tanya dokter


" mamanya baru saja meninggal dunia dok" jawab nina


Dokter menyuntikkan sesuatu ke lengan Alicia,


" sebaiknya biarkan saja dia tidur, dan nanti bangun dengan sendirinya...anak ini juga kurang istirahat " ujar dokter lagi


Perawat memindahkan Alicia ke ruang inap


" Nina kau Jaga Alicia saja, biar Calamary dan bi Ina aku yang mengurusnya" kata haris lalu pergi meninggalkan Nina sendiri


" kasihan sekali kau Alicia, Semoga Kau bisa kuat menghadap ini semua... tante Akan selalu menjagamu" ujarnya Nina Sambil membetulkan selimut alicia


Bunyi hp alicia mengagetkan Nina, diambilnya HP Alicia dari kantongnya


" hallo "


" Hallo Alicia... kamu dimana? "


" ini dengan siapa, saya tante nina?"


" oh tante... saya annet, alicianya dimana? "


" kami di ruang mawar no. 01"


" Ok tan kami kesana"


tak lama... tok... tok... tok


Nina membukakan pintu, annet dan lily terkejut melihat Alicia berada di atas ranjang


" lho Alicia Kenapa tan, mamanya dimana? "


" ny. baru saja meninggal.... "


"apaaan??? " annet dan lily kaget sekali, mereka saling berpelukan dan menangis

__ADS_1


Mendengar suara tangisan, Alicia berlahan membuka matanya, dilihatnya kedua sahabatnya....


" annet... lily.. " panggilnya


annet dan lily langsung berlari ke arahnya dan memeluknya erat, mereka terisak bersama


Nina tak kuasa menahan air matanya, iapun berlahan berjalan keluar kamar dan duduk di teras kamar


di dalam Kamar, mereka bertiga sudah duduk dengan tenang, Alicia mengambil hpnya dan kembali menghubungi papahnya


ntah sudah berapa kali... tapi HP papahnya tetap tidak aktif


" I hate you papah.... I hate you... hik.. hik.. hik" Alicia berteriak lalu melemparkan hpnya dengan keras ke dinding, hpnya hancur berkeping2


" Alicia Sabar... " ucap annet


" semenjak mama Masuk RS sampai mama meninggal papah tidak bisa dihubungi, tega sekali Dia... hik... hik aku benci...benciiiiii Sama papah...... papah tega" teriak Alicia histeris


Nina yg mendengar teriakan Alicia, langsung masuk... Dilihatnya lily dan annet sedang menenangkan Alicia kembali... tak lama alicia kembali pingsan


Nina memanggil dokter Jaga, dokter akhirnya memasangkan cairan infus ke tangan alicia, lalu menyuntikkan sesuatu ke dalam cairan infus tersebut


" Terimakasih dok" ujar nina


Nina meminta pada annet dan lily menjaga Alicia, dia akan membantu haris untuk mengurus pemakaman ny. Calamary


Hari telah berganti, Alicia , Nina Dan Haris masih berada di pemakaman, teman2 alicia dan guru sudah membubarkan diri... Alicia tak bergerak disisi kuburan mamanya, ia tak rela meninggalkan Mamanya seorang diri di tempat itu


" Alicia... Hari sudah sore, sebaiknya kita pulang dulu ya... Nanti besok kira kesini lagi" rayu nina


" tante pulang saja... Alicia mau temani mama disini, kasian mama sendirian" jawabnya pelan sambil membelai batu nisan sang mama


" Alicia.. dengarkan kata tantemu... lagi pula mamamu tidak sendirian disini, itu Brianna menemaninya " tunjuk Haris ke arah makam saudara kembarnya


Alicia tersentak.... Bri..... ia... bri ada disini... Alicia semakin terisak isak


" Bri.... temani mama malam ini ya kak, besok pagi gantian... Alicia yg akan menemani mama " ucapnya memandang makam Brianna


Nina merangkulnya Alicia, mereka berlahan menuju mobil Haris

__ADS_1


Sesampainya di rumah Haris, Nina menyiapkan air hangat untuk alicia, ia memandikan Alicia dengan telaten


" jangan bersedih terus sayang.... masih ada tante disini... ok " hibur nina


" iya tante... terimakasih" sahutnya


Haris mengantarkan susu coklat kekamar alicia, Alicia menerimanya dan langsung meminumnya hingga habis


" Terimakasih om.... Alicia mau langsung tidur ya, lelah sekali" pintanya


" ngak mau makan malam dulu? " tanya nina


" ngak usah... tante saja om saja yg makan malam" jawabnya sembari berbaring dan meyelimuti tubuhnya dengan selimut


" I am okay.... " ucapnya menatapnya Nina dan haris sambil tersenyum


Melihat Alicia baik2 saja, Nina dan Haris keluar kamar, Nina menuju ke dapur sedangkan Haris pergi mandi


30 menit kemudian....


Haris yg selesai Mandi menuju ke dapur. Nina masih sibuk di depan kompor, timbul niat usil Haris Ingin mengagetkan Nina.


Berlahan2 didekatinya Nina.... Dan...


" jangan coba2, kalau besok kau masih mau bekerja" ucap Nina Sambil mengancungkan sutil ke jidat Haris..... Haris tertawa lucu sendiri... senjata makan tuan katanya dalam hati


Nina menghidangkan Opor ayam, terong balado, Tempe Goreng dan tak lupa sambel Pete andalannya, Haris tersenyum lebar melihat menu di atas meja


" hem.... Jangan marah ya kalo aku makan banyak... he he" ucapnya malu2


" silahkan mas, kalau perlu habiskan semua biar ngak mubazir" sahutnya sembari mengambilkan nasi untuk Haris, haris tersenyum melihatnya


" Kenapa kok suka senyum2 sendiri sih mas? " tanya nina


" he he... gini kali ya rasanya punya istri... ada yg nemanin makan... Ada yg ladenin makan" jawabnya


" makanya kawin doong... pak pengacara... seneng banget sih jadi bujang lapuk" jawabnya ketus


Wkwkwkw kena deh si bujang lapuk....

__ADS_1


jangan lupa LIKEE ya sista


__ADS_2