Akhir Pelarian

Akhir Pelarian
84. Baby... I'm coming


__ADS_3

Tanpa babibu William meminta pada bawahannya menyiapkan jet pribadi keluarga Smith, biasanya Ia ogah menggunakannya tapi ini adalah hal yg sangat mendesak, Kemungkinan besar Alicia dalam bahaya Karena pembunuh mamanya belum tertangkap


William duduk seorang diri di jetnya sambil melakukan wa dengan annet


" annet, aku dalam perjalanan ke Indonesia, Kemungkinan besok pagi mendarat... tolong kamu cari info kemana aku harus menemuinya besok pagi" Wa nya


" Baik tuan... hubungi aja saya besok pagi"


" mengapa HP Alicia belum aktif2? "


" kemaren kartunya sudah kukasih, tetapi sepertinya alicia belum berminat membeli HP baru, dari pagi sampai sore Ia hanya duduk di pusara mamanya.. 😒😒😒"


" Baiklah... sampai jumpa besok... tolong jagalah Alicia untukku" William mengakhiri wa nya. diletakkannya HP nya di kantongnya... diingatnya obrolannya dengan ny. calamary


" mommy Kau wanita yg sangat baik, siapa yg begitu jahat padamu sehingga tega menembakmu... mommy... aku berjanji akan menjaga alicia seumur hidupku" desahnya


🏡🏡Indonesia🏡🏡


Haris, Nina dan Alicia telah sampai di Kantor polisi, polisi mendapat kemajuan melalui cctv tetangga alicia


" Selamat pagi semua"


" pagi pak polisi, saya Haris pengacara keluarga alicia, ada perkembangan apa pak? "


" kami berhasil mendapat gambar seorang wanita keluar dari rumah ny. Calamary beberapa saat setelah penembakan"


" bisakah kami melihatnya? "


" tentu saja... itulah mengapa kalian dipanggil kemari, kami harap kalian mengenali wanita itu... Karena wajahnya ditutupi masker tak terlihat" ucap polisi tersebut sambil mengeluarkan sebuah foto 10"


Ketiganya memperhatikan dengan seksama... lalu saling pandang, mereka tak mengenali Sama sekali siapa wanita itu


" bagaimana apakah kalian mengenalnya? "


" tidak" jawab ketiganya bersamaan

__ADS_1


Polisi tsb menarik nafas panjang,


" sayang sekali... berarti kami harus memulai lagi dari awal, tenang saja kami akan tetap menyelidikinya" jelas polisi tsb


" Nona Alicia... berhati2lah selama pembunuhnya belum tertangkap, Kemungkinan Ia juga mengincarmu... Karena ini bukan kasus perampokan, sepertinya ini kasus balas dendam" jelasnya lagi


Nina memeluk alicia mendengar penjelasan polisi tersebut, mereka kemudian pamit


" Alicia mau om antar kemana? "


" biasa om.. tempat mama aja"


" ngak mau beli HP dulu, hpmu kan rusak"


" ngak om besok aja"


" mas apa sudah saatnya Identitas Alicia diganti, Alicia bisa bersembunyi di Brianna bakery.. aku yakin pembunuh itu tak akan bisa menemukan alicia" usul nina


" bagaimana Alicia... terserah padamu?" tanya haris


Tak lama mereka sampai di pekuburan yg dituju, Alicia duduk diantara pusara mama dan kakaknya


" apa khabar kalian berdua? maaf aku baru datang, apakah kalian Kangen? " Alicia terus berbicara tak henti2 , seolah2 mama dan kembarannya masih hidup, Kadang Ia tertawa.... Kadang menangis.... Nina hanya diam memperhatikan alicia


saking asiknya berbicara sendiri, baik Alicia maupun Nina tak menyadari ada langkah kaki seseorang mendekati mereka


" baby...... I'm coming" suara lelaki itu menyentak Alicia, ia pun menoleh... dilihatnya william berdiri dengan gagahnya Walaupun baju dan rambutnya terlihat acak2an, Alicia terkejut sekali


" William?? " ucapnya... iapun sontak berdiri dan berlari kepelukan kekasihnya itu, William menyambut Alicia, dipeluknya erat kekasih Hati nya itu


" tenang lah baby... aku sudah disini, aku akan menjagamu"


Alicia terisak semakin lama semakin keras... ia menangis di dada william, tangannya memukul2 dada wiliam


" mama will.... mama" hanya itu kata yg bisa keluar dari mulutnya, William mencium kening alicia dan terus memeluknya

__ADS_1


" ia sayang... aku tau... sabar ya.. mamamu sudah bahagia di sana" hibur william


" apa kau sudah makan siang baby? " tanyanya, Alicia hanya mengelengkan kepalanya


" aku juga belum, Maukah kau menemaniku makan? " tanyannya, diperhatikannya badan Alicia yg terlihat lebih kurus dari sebelumnya


" Ia will... bawalah Alicia makan, sejak kematian nyonya... Alicia tak pernah makan banyak" timpal nina


" Baiklah aku izin membawa Alicia dulu, annet lily.. tolong antar nina ya" ujar William sambil memapah Alicia ke lambonya


William membawa Alicia ke mansionnya, disana beberapa maidnya telah menunggu. Mereka memandikan Alicia dan memakaikan baju baru padanya, Sedangkan william juga membersihkan dirinya Karena semenjak kemaren juga belum mandi .


Alicia sudah selesai didandani, ia terlihat cantik Walaupun hanya memakai dres sederhana berwarna kopi susu, rambutnya diurai dengan kep bunga dikanan kiri,


tak lama william turun.. Alicia tertegun melihat penampilan William.... Ia memakai celana jeans hitam, hem coklat muda dengan lengan digelung... rambutnya masih setengah basah...tampan sekali... ucapnya dalam hati


William mendatangi Alicia dan cupppp.... diciumnya sekilas bibir ranum Alicia, Alicia tersentak


" willlll" ucapnya kaget


" siapa suruh melihatku dengan wajah seperti itu "


" memangnya wajahku seperti apa? " tanyanya


" seperti minta ciumm" jawabnya kembali mencium bibir Alicia, Alicia membalas ciuman william...diakuinya Alicia sangat merindukan kekasihnya itu.


Mereka berciuman saling melepaskan rindu di dada, para maid yg melihatpun langsung kabur meninggalkan keduanya


" oh... Kasian dong ama kita2 yg jomblo" cicit para maid.....πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†


sampai disini dulu ya


see you next eps


jangan lupa..... goyangkan jemarimu.... sista

__ADS_1


__ADS_2