Akhir Pelarian

Akhir Pelarian
112. Surat Perdamaian


__ADS_3

William membaca perlahan surat dari Alicia, Jhon berdiri disampingnya dan ikut membaca


*** Surat Perdamaian ***


Haii Will... apa khabar? semoga kau baik2 saja... karena aku baik2 saja


Surat ini adalah surat perpisahan untuk kita, aku minta maaf karena tak bisa melanjutkan hubungan kita... aku minta maaf karena belum bisa memaafkan kedua orang tuamu... dan aku mohon lupakanlah aku will


Aku akan pergi Sekolah untuk mencapai cita2 ku, aku akan membawa kenangan kita bersamaku... berhentilah mencariku, jika memang kita ditakdirkan bersama pasti Tuhan akan mempertemukan kita lagi.


Berdamailah dengan kedua orang tuamu... bersyukurlah kau masih memiliki mereka Will tak sepertiku, mamaku sudah tak ada dan papahku tak tau dimana.


Seandainya mereka bisa menerimaku apa adanya... sungguh Will aku akan bahagia sekali, namun apa daya... aku bahkan tidak masuk kriteria untuk itu.


Tidak apa2 Will... aku terima keinginan orang tuamu dengan iklas, mungkin ini yang terbaik untuk kita....aku mengalah will... aku tak bisa sekuat mama untuk mempertahankan cinta kita.


Jagalah selalu kesehatanmu, hiduplah dengan baik, doaku selalu untukmu.


Alicia...


🍥🍥🍥🍥🍥


William berulang kali membaca surat tersebut, air matanya kembali mengalir


" oh baby...... oh baby... " hanya itu yang terucap dari mulutnya... sampai ia tertidur kembali.

__ADS_1


Mr. Smith mengambil surat Alicia dari tangan William saat ia tertidur, dibacanya surat dari alicia berdua dengan istrinya...


" Jhon.... aku berhutang pada gadis ini. Sungguh aku sangat menyesal atas apa yang telah aku lakukan. " ucap mr. Smith


" kau sewalah 2 orang detektif profesional... cari alicia dan papahnya, aku harus menyatukan mereka dan mengembalikan kebahagiaan gadis itu . Sedangkan kau selalu kawal Will kemanapun ia pergi, aku percayakan Will padamu " lanjutnya lagi


" Baik tuan... " jawab Jhon... ia pun pergi untuk melaksanakan perintah tersebut.


Hari telah sore, Jhon telah kembali lagi ke kamar William. Dilihatnya William baru saja bangun


" Jhon carikan aku kertas dan pulpen " pintanya,


" ini Tuan Muda " ucapnya sambil memberikannya pada Will


William terlihat menulis sebuah surat... tak lama ia menyerahkan surat tersebut pada Jhon


" baik... " jawab Jhon


" papi... mami... jika sudah memungkinkan , untuk sementara aku akan ke Spanyol... aku akan tinggal dengan opa dan oma. " ucapnya tanpa melihat ke arah keduanya


" Baiklah sayang.. apapun yang kau inginkan, bolehkan mami ikut denganmu? " tanya Mrs. Smith


" tidak mi... biarkan aku sendiri. Aku ingin memulai usaha baru sendiri... aku ingin mandiri... aku akan buktikan pada Alicia bahwa aku bisa membahagiakannya dengan kerja kerasku sendiri " ucapnya lagi


" Tapi Will... bagaimana dengan usaha2 keluarga kita, siapa yang akan mengurusnya? papi tak akan sanggup mengurusnya seorang diri " tanya papinya

__ADS_1


" aku akan mengurusnya nanti... jika Alicia sudah memafkan papi mami. Kalau papi mami tak sanggup.. jual saja " jawabnya dingin


William kembali merebahkan badannya, tekadnya sudah bulat


" baby... aku akan menunggumu, aku akan membuatmu menjadi wanita paling bahagia di dunia ini... jika Tuhan memberiku kesempatan untuk bertemu denganmu " ucapnya dalam hati


Sementara itu, Jhon yang telah menghubungi Haris untuk bertemu telah sampai lebih dulu di restoran yang telah di setujui


Jhon duduk sambil merokok dengan seorang pria yang berumur sekitar 40 tahun, tak ada percakapan di antara mereka... hanya menunggu dalam keheningan


" maaf terlambat... ada kerjaan mendadak tadi, ada yang bisa saya bantu Mr. Jhon? " ucap Haris begitu sampai


" saya ingin menyampaikan surat ini... untuk nona Alicia, beberapa hari lagi kami akan ke Spanyol... sementara Tuan muda akan tinggal disana " jelas Jhon pada Haris, Haris mengambil surat tersebut dan mengantonginya


" Tuan Haris... perkenalkan ini adalah Deni.. ia adalah seorang detektif. Deni ditugaskan untuk mencari Papahnya Alicia oleh Mr. Smith... saya mohon kerjasama anda untuk dapat memberikan keterangan seputar Papah Alicia, sebagai langkah awal penyelidikan " papar Jhon


" aku sudah pernah menawarkan Alicia untuk mencari papahnya... tapi ia menolak Tuan Jhon " ucap Haris


" ini merupakan bentuk permintaan maaf Mr. Smith pada Nona Alicia.... ia akan menemukan Tuan Rizal untuk Nona " jawabnya


" Baiklah Tuan Jhon.... terserah saja " ucap Haris akhirnya


" Saya permisi dulu Tuan Haris... Deni silahkan kau lanjutkan " ujar Jhon sambil menyalami Haris


Dapatkah Deni menemukan Rizal.... apakah Rizal bisa mengingat Alicia kembali....

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan Voteee nya sista


__ADS_2