Akhir Pelarian

Akhir Pelarian
107. Panggil aku Bri...


__ADS_3

Hari hampir gelap, Alicia menikmati panorama matahari yang hampir menghilang dari sebuah pantai , ia menutup kedua matanya menikmati hembusan angin yang menerpa tubuhnya. Kaki kecilnya melangkah menyusuri bibir pantai... bibirnya tersenyum kecut


" will.... Ingatkah kau akan pantai ini...." ucapnya dalam hati... ingatannya mengembara saat beberapa bulan lalu Ia dan William menghabiskan waktu di pantai itu dengan romantis walaupun diselingi dengan kasus anaconda... 😅😅


Akankah aku akan bisa bertemu dengan pria lain yang begitu mencintaiku seperti kau will, ha ha... mungkin aku akan jadi jomblo ngenes seumur hidupku karena tak bisa melupakanmu....banyak pertanyaan hilir mudik di kepalanya , termasuk keberadaan sang papah


Walaupun dimulutnya Ia bisa mengatakan tak perduli lagi tapi hati kecilnya tak bisa berbohong, ia tetap mencari dan merindukan papahnya....I Miss you pah.... tak terasa air matanya mengalir kembali....


Karena hari sudah gelap, Alicia pun kembali ke mobilnya dan memulai perjalanannya ke Brianna bakery, rupanya semenjak siang tadi Ia hanya duduk termenung di pantai ini sambil memikirkan apa yang akan dilakukannya setelah sampai di Brianna bakery


🍂🍂 Penang Malaysia 🍂🍂


Sementara itu di Penang Malaysia, kesibukan terlihat di sebuah rumah...Wina, Andre Dan Rizal bersiap2 akan kembali ke Indonesia.


Rizal sudah mengalami banyak kemajuan, ia sudah bisa berjalan tanpa bantuan tongkat lagi, bekas 2 luka sudah memudar namun Rizal belum pulih dari amnesianya


Walaupun seringkali ia bermimpi bertemu dengan seorang wanita cantik dan seorang anak gadis yang memanggilnya papah, Namun Wina selalu mengatakan itu hanya mimpi buruk, Wina memang sengaja tak pernah membawa Rizal ke psikiater karena takut jika ingatan Rizal akan kembali


Baginya lebih aman jika Rizal hilang ingatan selamanya. Bukan tanpa perhitungan wina berani kembali ke Indonesia, menurut mata2 yang dimintanya untuk mengawasi di Indonesia kasus penembakan Calamary tidak mengalami kemajuan apapun.


Ia merasa aman...maka Ia pun berani kembali ke tanah air karena perusahaan sudah terlalu lama ditinggal.


" Ayo mas kita berangkat " ajak wina sambil mengandeng tangan suaminya, Rizal hanya menurutinya mengikuti langkah laki wina


Sesampainya di Indonesia, Rizal sekeluarga di sambut oleh beberapa karyawan di Bandara, semua memberi selamat atas kesembuhan Rizal. Rizal hanya tersenyum karena tidak satupun karyawan tersebut yang diingatnya


Back to Alicia


Setelah menyetir selama 3 jam akhirnya Alicia sampai di tujuan, Brianna Bakery telah tutup semua karyawan sudah pulang, Namun masih ada lampu yang menyala di dalam ruko menandakan masih ada orang di dalamnya


Alicia turun dari mobilnya, lalu masuk ke dalam ruko


" hai tante... apa khabar? " sapanya begitu melihat Nina yang sedang menunggunya


" Alicia sayang... mengapa kau baru datang, kata mas Haris sejak tadi siang kau sudah berangkat, tante takut sekali kalau ada apa2 terjadi di jalan " jawabnya cemas

__ADS_1


" Alicia sengaja tante... malam baru ke mari, nanti takutnya masih ada karyawan " ujarnya


" katakan pada tante.. apa yg terjadi sayang, mengapa kau mengubah Identitasmu? " tanyanya penasaran


" Ayo tante.. ikut aku kita ke apartemen sebelah, nanti Alicia ceritakan semua " ajaknya


Alicia membantu Nina menutup rukonya, lalu masuk ke mobil Alicia. Alicia memarkirkan mobilnya di parkiran apartemen di sebelah motor balapnya.


Mereka masuk ke apartemen, Alicia izin hendak mandi dulu sementara Nina menyiapkan makan malam yang sudah disiapkannya dari ruko, setelah selesai Nina pun menelfon suaminya sembari menunggu alicia selesai.


tut.... tut... tut....


" Malam sayang.... Kangen ya... " sapa Haris begitu mengangkat telfonnya


" Enggak...."sahutnya jutek, Nina sebenarnya paling tak suka jika haris sudah bermanja2 begitu di tlp


" Trus ngapain telefon duluan... tumben "


" aku cuma mau ngabarin... Alicia sudah sampai, ya udah aku tutup ya mas "


Tak lama alicia keluar dari kamarnya


" Alicia... ini mas haris mau ngomong " ucap Nina sambil menyerahkan hp nya


" ya om ada apa? " tanyanya


" tadi siang ada William ke sini , bersama seorang lelaki agak tua dan yg lebih muda " ucap haris


" Trus.... "


" ya om berhasil membohongi mereka, tapi sementara mobilmu jangan dibawa dulu ya, ia membawa seorang hacker yang bisa meretas cctv, aku rasa Ia sudah tau mobil yg kau bawa " ucap haris lagi


Alicia menghela nafas panjang... will berhentilah mencariku... desahnya


" Baiklah om aku akan berhati2, oh ya om biasakan panggil aku bri.... Alicia sudah tak ada lagi " pintanya

__ADS_1


" Baiklah bri.... semangat ya, besok om akan ke Kantor polisi, om akan minta agar istri sah papamu di selidiki " ucapnya lagi


" terserah om saja.. OK bye bye " ucapnya


Alicia.... Eh Bri (Thor juga ganti nulisnya sekarang bri ya... he he) kemudian menyerahkan kembali hp nina


" Ayo kita makan dulu sayang " ajak nina


Mereka makan sambil bercakap2, bri menceritakan semua permasalahan yang di alaminya hingga Ia memutuskan menganti identitasnya


Nina mendengarkan dengan seksama...


" bri... menurut tante... walaupun William bersalah apa tidak sebaiknya kau temui saja dia, selesaikanlah baik2 hingga kau tak perlu bersembunyi seperti ini " saran nina


" Tidak tan... jika aku menemuinya aku takut nanti goyah dan memaafkannya kembali "


" jika hatimu mau memaafkannya... maka maafkan lah will sayang, jangan menyimpan dendam "


" aku tak dendam pada will... tan... tapi aku belum bisa memaafkan kedua orang tuanya, mereka begitu merendahkan aku dan mamah" jawabnya lagi


" lantas karena kesalahan orang tuanya... William yang harus menanggungnya, begitu?" cecar nina


" Bukan begitu tan... aku tak mau William ribut dengan orang tuanya karena membelaku seumur hidup jika aku bersamanya, lebih baik aku mengalah... " ucapnya sedih


Nina memeluk bri untuk memberinya ketenangan


" sayang... sebenarnya keputusanmu ini juga tidak salah..apapun jalan yang kau ambil semua ada sisi positif dan negatifnya. Ingatlah selalu kau tak sendiri... Ada tante dam om disini yg selalu mendukungmu... okay sayang ! " hibur nina


" Terimakasih tante... " ucap bri sambil memeluk erat nina


Sekian untuk eps ini... beberapa minggu ini mungkin up nya tidak bisa setiap hari lagi Karena thor juga sedang menuliskan novel kedua yang berjudul Starla...


Starla bergendre action dan romantis +18 ya sista... lebih seru dan mengharu biru


Insha Allah mudahan bisa rilis habis lebaran

__ADS_1


Dukung selalu thor dengan like komen dan voteeee ya


__ADS_2