
" Will... apa yang terjadi padanya..? " tanya Brianna pada haris
Flassback on
tok.. tok... tok...
" tuan Haris... ada tamu, belum buat janji tapi katanya penting sekali.. " ucap sekretarisnya
" Jika tak ada tamu lain.. persilahkan saja masuk " jawabnya
Masuklah jhon.. ia terlihat sangat lelah
" Selamat sore mr. Haris " sapanya
" Sore... oh Mr. Jhon, ada yang bisa saya bantu? " tanyanya penasaran
" Mr. Haris... tolonglah William, ia kesana kemari mencari Alicia sampai2 tak bisa makan....sekarang will di RS . Ia menderita penyakit liver " ucap Jhon sedih
Haris hanya bisa diam, Jhon memperlihatkan foto will yang terbaring di Rs
" ini mr. Haris... kalau anda tak percaya, saya tak berbohong, kasihanilah william... ia sangat2 merindukan alicia. Saya tau anda bisa berhubungan dengan alicia " ucap Jhon lagi
Haris menarik nafasnya pelan, ia bingung...
" baiklah Mr. Jhon.. kirimkan saja foto william ke wa saya, saya akan sampaikan pada alicia. Tetapi keputusan tetap ada pada alicia " ucap Haris akhirnya
" Terimakasih Mr. Haris, william di rawat di RS. xxx. kamar mawar 001, saya permisi " ucap jhon lalu pergi meninggalkan ruangan tsb
Tut.. tut.. tut
" hallo... sore sayang, ada apa? tumben nelfon " sapa Haris
" Mas... bisa ngak pulang hari ini... tolong nasehati Bri, sepertinya ia ikut balapan liar... aku ada lihat di IG temanku , ntah itu beneran Bri atau bukan " lapor nina
" hemm.. baiklah mas akan hubungi teman mas di kepolisian untuk mengintai dulu, sebentar mas langsung meluncur ke sana... ada hal penting juga yg ingin ku sampaikan pada Bri... "
Flassback off
" William masuk RS karena kelelahan mencarimu hingga tak mau makan Bri... temuilah william kasihan dia " jawab Haris
Brianna terdiam.. air matanya tak berhenti menetes, ia mengeleng2kan kepalanya
" tidak om.. aku tak bisa menemui will " tolaknya
" jangan keras kepala Bri.. masalahmu dengan will tak akan selesai jika terus berlari dan menghindar " nasihat Haris
" tidak om.. aku tak bisa! " jawabnya kekeh
__ADS_1
" Bri... kalian masih muda... saling memaafkan lah... dewasalah kau bri " ucap haris lagi
Brianna langsung berdiri dari duduknya
" aku sudah memaafkan will om, apa itu tidak cukup?? " suaranya agak meninggi
" lalu mengapa kau tak mau menemuinya? "
" karena aku tak mau bertemu lagi dengan orang tuanya... apa om tau apa yang dilakukan Mr. Smith padaku... ia sangat kejam om hik... hik.. hik " ucapnya terisak
" memangnya apa yg sudah dilakukannya padamu Bri " tanya nina penasaran
" mr. Smith menamparku, mendorongku dan mengatakan mama *******, mengatakan aku anak yang tidak jelas asal usulnya , mengatakan aku pencuri... dan aku tak akan pernah pantas menjadi menantunya " teriak Brianna... akhirnya apa yg disembunyikannya selama ini pada Haris dan Nina terbongkar
" aku bahkan harus meminum obat dari dokter sampai sekarang, karena kejadian itu om.... " ucap alicia sembari mengeluarkan tempat obat dari laci
" Apaaaa?? " ucap Haris dan Nina bersamaan
" kurang ajarr... aku akan menuntutnya alicia karena melakukan kekerasan padamu " ujar haris marah
" tidak om.... aku tidak mau memperpanjang ini, itulah mengapa aku tak bisa kembali pada will. Jika aku kembali padanya... will akan bersebrangan dengan orang tuanya karena membelaku. Biarlah kami berpisah , mungkin ini yang terbaik untuk kami berdua " ucap Bri panjang lebar
Haris mengambil obat dari tangan Brianna...
" obatnya tinggal sedikit, jika habis kita harus ke Dokter lagi untuk mengecek.. apakah kau harus lanjutkan pengobatan atau tidak " ucap Haris, dipeluknya Brianna yang terisak
" tidak om jangan berkata seperti itu... will juga korban seperti aku " protes Bri
" Baiklah... maafkan om, sekarang istirahatlah, besok om juga harus kembali lagi ke Jakarta " ucapnya sambil mengecup kening Brianna
Haris beranjak menuju ke kamar tamu, sedangkan Nina mengantarkan Bri ke kamarnya
" tidurlah sayang... tante akan menemanimu "
" tidak usah tante... aku baik2 saja, temani saja om " tolaknya
" baiklah kalau begitu... sekarang tidurlah ya.. " ucap nina sambil mengecup kening brianna
🏵🏵 Sementara itu di RS 🏵🏵
William yang merasa haus tiba2 terbangun, ia pun duduk dan mengambil air putih di meja samping ranjangnya, dilihatnya jam menunjukkan pukul 03.00 subuh
Jhon masih setia menemaninya, ia tidur di sofa sedangkan Leo sudah dipulangkan kembali .
Pintu kamarnya berlahan terbuka, seorang gadis masuk sambil membawa tas ditangannya, will menajamkan matanya melihat siapa gadis itu...
" Alicia... baby.. kaukah itu? " tanyanya senang, ia ingin turun dari ranjangnya begitu melihatnya
__ADS_1
" stop... jangan turun dari ranjangmu will... aku yang akan ke situ " ucapnya
Williampun menurut... betapa senang hatinya, kekasihnya datang setelah sekian bulan ia mencarinya. Alicia melepas sepatu dan jaketnya lalu naik ke ranjang will, dibukanya tas yang dibawanya
" makanlah.. aku masakkan makanan favoritmu " ucap alicia sambil menyuapi will.
William makan sambil terus menatap alicia, matanya tak mau berkedip.. dilihatnya air mata alicia menetes
" baby... mengapa kau menangis, maafkan aku ya... sungguh aku dijebak sayang " ucapnya sambil menghapus air mata alicia
" mengapa kau kurusan will... makanlah dengan baik.. Okay!! " ucapnya
" tentu baby... apapun akan kuturuti, jangan pergi lagi ya... aku sangat merindukanmu " ucap will lagi
Tak lama makanan yang dibawa alicia habis ludes, will merasa kenyang sekali
William melepas selang oksigen dan infusannya. Ia pun menarik alicia kepelukannya, dipeluknya erat gadisnya itu. Diciumnya wangi rambut alicia yang sangat dirindukannya
William menatap mata alicia, begitu juga alicia, william mencium bibir alicia dengan rakusnya... will serasa menemukan oase di padang pasir, ia merasa sejuk di sekujur tubuhnya. Ciumannya tak mau berhenti apalagi aliciapun membalas ciumannya.
William melepaskan ciumannya setelah puas, direbahkannya alicia dipandanginya wajah cantik didepannya
" baby jika seumur hidupku hanya bisa menciummu saja.. aku rela asal kau tidak meninggalkan ku lagi, I Love you baby " ucapnya... diciumnya lagi bibir merah alicia, tangannya meremas buah dada alicia.
Alicia menarik tangan william yang meremas dadanya, williampun melepaskan ciuman mesranya
" will aku mengantuk, ayo kita tidur " ajaknya
" baiklah baby... " william memeluk alicia, ditariknya tangan alicia dan diletakkan di jantungnya
" baby...dengarlah jantung ini masih berdetak karenamu, jangan tinggalkan aku " ucapnya... dipandanginya terus wajah alicia yang tertidur dengan cepat, dibelainya rambut alicia.. sesekali dikecupnya lagi bibirnya... william bahagia sekali, akhirnya ia pun tertidur sambil memeluk alicia
William samar2 mendengar seorang wanita menangis... dibukanya matanya... dilihatnya alicia sudah tak ada disampingnya , ia pun otomatis duduk
" alicia.. baby... dimana kau... alicia " teriaknya sambil berusaha turun dari ranjangnya
" will.... oh may son finnaly you wake up " mrs. Smith berteriak senang sambil memeluk anaknya
" mami.. dimana alicia mi ? tadi malam jam 3 dia datang mi " tanyanya
" oh will sayang... kau hanya bermimpi, kau sudah 2 hari koma sayang... mama senang sekali akhirnya kau bangun " ucap mami nya
" jadi.. ternyata aku hanya mimpi?? " william kembali lemas
lama2 thor kok kasian sama kamu will... 😢😢😢 semoga kalian cepat dipertemukan ya....
Sekian untuk eps ini ya sista... ini udah 2 eps digabung jadi satu, jangan lupa like komen dan vote nya ya..... 😍😍
__ADS_1