
Mata Mr dan Mrs Smith melotot melihat laporan didepan matanya.... Alicia tak pernah menggunakan sama sekali kartu dari william
" aku tak percaya ada perempuan yg tak pernah mengesek kartunya " ucap Elena
" Ia mengunakan kartunya sendiri nyonya, lihatlah Ia mengunakan kartunya hanya untuk membeli bensin dan sekali ke spa " jelas Leo
Keduanya terdiam... ternyata Alicia yg sudah mereka ejek habis2an malah berbanding terbalik dengan kenyataannya
" Baiklah will.... Maafkan kami ya " ucap mr. Smith
William tak menyahuti perkataan papinya
" bagaimana jhon... apakah ada perkembangan Alicia? "
" belum ada tuan muda, ia bagaikan lenyap ditelan bumi" sahut jhon
William mengambil beberapa botol wine Lagi
" tugasmu dan Leo sekarang hanya mencari alicia sampai ketemu " ucapnya sambil meninggalkan ruangan kerja dengan memeluk botol2 winenya
" wil....." Panggil Elena
William tak mengubrisnya dan langsung masuk ke kamar Alicia, kembali Ia mengunci diri disana. Sesampainya dikamar Alicia... William kembali mabuk2an dan menangisi kekasihnya, ia merasa tak bernyawa ditinggal oleh alicia
Hari hari terus berlalu, tak terasa sudah 3 hari Wina dan Indra merawat Alicia. Dokter Maria sedang melakukan pertemuan kedua dengan alicia
" Mr. Indra... Alicia sudah mengalami kemajuan, berdasarkan hasil wawancara saya sebaiknya Alicia dibawa pulang ke Indonesia karena ia disini merasa gelisah... ia tak mau bertemu kekasihnya.
Resep akan saya berikan untuk 3 bulan kedepan... hanya satu macam, setelah itu tak perlu mengkonsumsi apa2 lagi" jelasnya
" Baik dok.. thanks " ucap indra
__ADS_1
Indra mendatangi wina di dapur, dilihatnya wina sedang mencuci sayuran, wina hanya memakai tank top dan rok pendek...membuat dada Indra berdesir melihatnya
" wina kita akan mengantarkan Alicia pulang ke Indonesia 2 hari Lagi... bersiap2 lah" ucapnya
" tuan apakah saya diajak juga ??" tanya wina senang
" hemmm" sahutnya
wina senang sekali.... dipeluknya Indra dengan semangat, tiba2 Indra menarik pinggangnya dan mencium bibirnya. Sudah beberapa hari ini Ia menahan hasratnya ingin mencium gadis itu... Wina terdiam kaget, Indra ******* bibirnya dengan lembut semakin lama semakin dalam, wina akhirnya membalas ciuman Indra kedua tangannya sudah dikalungkan ke leher indra.
Indra mengangkat wina ke atas meja dan menindihnya, ciumannya sudah turun kelehernya, tangan Indra meremas dada wina dengan gemas
" oh tuan..... " wina hanya bisa mendesah, bagaimanapun Ia sebenarnya sudah sering membayangkan seorang Indra akan menjamahnya
Wina membuka kancing baju indra dan melepaskannya, dirabanya dada Indra yg bidang lalu wina membalikkan badannya sekarang posisi wina yg diatas, wina menciumi dada Indra tangannya sudah masuk ke celana Indra dan menemukan sebuah tongkat sakti disana, ia mengenggamnya....Ahhh... gantian kini Indra yg mendesah
Wina mulai mengerakkan tangannya keatas bawah sambil menciumi dada Indra, Indra terasa terbang ke awan menikmati surga dunia yang diciptakan wina.... beberapa Saat kemudian tongkat sakti indra terasa berdenyut diiringi erangan kepuasannya yang mencapai klimaks
" thanks wina.... kita gantian ya" ucap indra kembali membalikkan posisi.....
tok... tok... tok...
" bisakah kalian melakukannya dikamar saja? aku mual melihatnya " ucap alicia sambil berlari ke wastafel , kembali ia muntah disana
😁😁😁😅😅😅
Indra dan wina kontan menghentikan kegiatannya, lalu membenahi diri masing2
" maaf...entah mengapa aku jadi mual melihat hal2 seperti itu" ucap alicia sambil meninggalkan keduannya didapur.
Wina mengejar Alicia kekamar
__ADS_1
" Nona Maafkan saya... apakah anda marah? " tanyannya takut
" tidak wina sungguh... aku malah senang jika kalian jadian, hanya saja aku menyarankan sebaiknya kalian menikah dulu sebelum melakukannya. Jangan sampai ada alicia2 yang lain...." ucapnya sedih
Wina memeluk alicia erat
" aku berjanji Alicia... aku akan menurutimu"
keduanya tersenyum bersama..
" Bagaimana apakah tongkat sakti kak Indra besar ?" tanya alicia tanpa dosa
" nonaaa...... " jerit wina dengan wajah memerah
" ha... ha..ha... " Alicia tertawa sambil berlari karena wina mengejarnya
Di balik pintu Indra tersenyum mendengarkan alicia yg mengolok2 wina.
Indra duduk di balkon apartment nya sambil merokok.... kurasa sudah saatnya aku mengurusi kehidupan pribadiku, maaf alicia jika aku sedikit memanfaatkan mu.
Indra mengambil hp nya lalu menelfon seseorang
tut... tut... tut
" Hallo... ada apa indra ? "
" saya ingin bertemu anda Mr. smith.... dimana saya bisa menemuinya anda? " tanya indra
seperti biasa jangan lupa
likeee
__ADS_1
komennnya
voteee