Akhir Pelarian

Akhir Pelarian
125. Akhir pelarian


__ADS_3

Pagi yang cerah... ☀️☀️☀️


Semua orang sibuk di Hotel mempersiapkan pernikahan dadakan William pewaris tunggal keluarga Smith dengan Alicia... Beautifull Angel from Indonesia... 😀😀😀


Sedangkan Alicia sendiri dengan William tengah menuju ke kediaman Alex Caesar. Alicia berjanji akan memberikan jawabannya pada Alex setelah magangnya selesai. Walaupun memberikan jawaban yang mengecewakan untuk Alex tapi Alicia ingin menyampaikannya sendiri.


Alicia merasa gugup sepanjang perjalanan. William menyadari hal itu,


" mengapa kau terlihat gugup baby? apakah karena kau menyukainya? " tanya William cemburu


" tidak Will, jujur aku hanya menganggapnya teman. Tapi aku merasa tak enak mengecewakan kedua orang tuanya " jawabnya jujur


" sebenarnya seserius apa hubungan kalian, sampai kau sudah mengenal kedua orang tuanya? " lagi2 William bertanya dengan nada cemburu. Alicia hanya tersenyum simpul


" katakan baby, pernahkah ia menciummu? "


Alicia mengangguk,


" whatt... no baby oh shittt " William langsung menghentikan mobilnya. Ditatapnya Alicia dengan marah


" katakan dimana saja dia sudah menciummu!! " tanyanya


" di sini " jawab alicia menunjuk pipinya, ia tak berani mengaku sudah berciuman dibibir, bisa mengamuk William pikirnya


William memukul2 setir mobilnya, Alicia hanya bisa diam


" jika kau mau membatalkan pernikahan kita, belum terlambat Will " ucap Alicia akhirnya, ia gerah dengan sikap cemburuan Will yang berlebihan


William otomatis menatap Alicia , dimundurkannya dudukan kursinya diangkatnya gadisnya ke pangkuannya


" maaf baby, aku... aku... sangat cemburu " ucapnya lembut, dibelainya pipi Alicia lalu diciumnya pipi gadis nya itu berulang2

__ADS_1


" Will sudah... geli tau " Alicia menahan serangan ciuman William dengan tangannya.


Akhirnya William menenggelamkan wajahnya ke dada Alicia


" tak akan ada lagi yang bisa memisahkan kita baby, tidak juga Alex ataupun orang tuanya " ucapnya tanpa memindahkan posisinya


Alicia hanya bisa menarik nafas, ya beginilah William. Ia tak akan pernah berubah... posesif, cemburuan namun sangat penyayang. Bagaimanapun kekurangan dan kelebihan William Alicia akan berusaha memahaminya, karena ia sudah memilihnya.


" Will sayang, percayalah padaku jangan terlalu posesif.. karena aku sudah memilihmu untuk menjadi lelakiku , menjadi akhir dari pelarianku " ucap Alicia sambil menatap manik mata biru William. Diciumnya bibir William dengan mesra, William langsung menyambut ciuman kekasihnya... lagi2 mereka bercumbu cukup lama.


Akhirnya Alicia memutuskan tidak jadi ke mansion keluarga Alex, ia meminta Jhon untuk mewakilinya daripada nanti William malah membuat masalah.


Mereka segera kembali ke hotel untuk mempersiapkan pernikahan mereka.


Alicia menginginkan pernikahan yang sederhana. Tapi istilah sederhana horang kayah mah tetep bertaburan mutiara dan permata. Mrs. Smith mengerahkan segala daya dan upayanya agar pernikahan anak satu2 nya itu berjalan dengan sesempurna mungkin.


Malam yang dinanti akhirnya tiba. Dengan mengandeng tangan papahnya Alicia memasuki ruang pernikahannya. Ia terlihat sangat cantik dengan gaun pengantin putihnya. William selalu tersenyum sumringah, ia tak bisa menutupi kebahagiaan yang dirasakannya saat ini. Malam ini tak akan pernah dilupakannya, malam ini ia akan mengikat Alicia sisinya selama2nya, tak akan ada kata berpisah selama2nya kecuali Tuhan yang mengambil nyawanya.


💐💐💐💐💐💐


Tiba2 William mengendong Alicia dan membawanya ke kamar mandi


" kita mandi dulu baby " ucapnya ditelinga Alicia, bluss wajah alicia langsung memerah.


William meletakkan Alicia di jakuci nya, ia pun masuk setelah melepas pakaiannya. Dipangkunya Alicia, saat Alicia menggelung rambutnya, Will meremas dadanya dari belakang, Alicia mendesah membuat Will langsung terangsang.


Tak mau membuang waktu, kembali William mengangkat Alicia menuju ranjang mereka. Diletakkannya Alicia di ranjang king size nya, Will pun menyusul, dikungkungnya Alicia, tanpa basa basi Will segera mencumbu Alicia. Malam ini Will memimpin pertandingan dengan lembut, karena ini adalah yang pertama bagi Alicia, ia ingin malam pertama Alicia menjadi malam yang membahagiakan untuk Alicia.


Entah jam berapa sudah ini, dengan malas Alicia membuka kedua matanya yang terasa silau. Ia menggerakkan badannya, ah badannya terasa tak bertulang... lemas sekali. Bagaimana tidak semalam Will minta nambah 2 kali.... OMG sekali saja badan sudah terasa rontok 😅😅.


William keluar dari kamar mandi, ia hanya mengenakan handuk dipinggangnya, tangannya sibuk mengeringkan rambutnya yang basah, tetesan air membasahi roti sobeknya... hemmm pemandangan yang sangat indah di pagi hari, membuat pipi Alicia memerah seketika.

__ADS_1


William yang merasa diperhatikan berjalan menuju ranjang, ia duduk disisi ranjang kemudian membelai rambut panjang Alicia.


" bagaimana perasaanmu pagi ini baby? " tanyanya sambil mendekati bibir Alicia, wangi maskulin menerpa penciuman Alicia.


Alicia menutupi wajahnya karena malu


" jangan mendekat... aku bau! " ucapnya


William menarik tangan Alicia, diciumnya mesra bibir ranum itu


" kau selalu wangi baby " ucapnya sambil menarik selimut Alicia. Alicia menyilangkan kedua tangannya di dadanya


" dasar kau buaya mesum " ucapnya malu


William mengangkat Alicia dan membawanya ke kamar mandi, Alicia memandangi wajah William tanpa berkedip


" terimakasih Tuhan atas pasangan yang kau berikan padaku, semoga kami selalu bersama sampai akhir hayat " doa Alicia


 


🍎🍎🍎🍎 THE END 🍎🍎🍎🍎


 


Akhirnya kelar dah kisah hidup Alicia, semoga pembaca puas dengan ending nya ya.


masih ada 1 eps tambahan kisah setelah pernikahan Alicia... dibaca ya sista.


Jangan lupa besok sudah rilis novel aku berikutnya berjudul MY STARLA


berjendre romantis 18+ dan sedikit action, semoga kalian suka

__ADS_1


jangan lupa untuk selalu like komen dan vote, apresiasi pembaca sangat di nanti



__ADS_2