
Hai.. hai.. hai... libur telah usai ya sista, kembali menulis lagi... 😍😍😍
Bagi kalian yang penasaran dengan visual Brianna atau Alicia bisa baca ulang di eps. 117 ya, karena proses reviuw yg agak lama telat deh fotonya ter upload... semoga kalian senang dengan visual karakter novel ini... happy reading ya gues.. jangan lupa tinggalkan jejak kalian selalu
Sudah 2 minggu Brianna tak pernah keluar dari asrama.. ya ia memang sengaja menghindari Alex, hatinya masih lelah dengan jejak yang ditinggalkan William. Tapi hari ini mau tak mau ia harus keluar karena ada tugas yang mewajibkan setiap siswa membuat mini cake yang harus dibawa pada hari senin.
Dengan santai Brianna mendorong trolynya menyusuri lorong2 di supermarket pilihannya, keranjangnya sudah terisi dengan bahan2 untuk membuat mini cake nya. Tiba2 sebuah tangan lembut memegang bahunya
" Bri... kau kah itu nak? " tanya wanita paruh baya itu, Bri menoleh dan melihat seorang wanita yang dikenalnya
" oh nyonya apa kabar, maaf saya tidak melihat anda tadi! " sapanya ramah
" tidak usah panggil nyonya sayang.. panggil saja mommy... okay " ucap mamanya Alex
Mereka pun mengobrol ringan sambil menuju kasir, Mama Alex pun memaksa membayarkan belanjaan Bri walaupun Bri sudah menolaknya. Bahkan ia memaksa Bri untuk masuk ke mobilnya dan membawanya ke mansionnya
" Bri kau tak boleh menolak mommy, kudengar kau sekolah kuliner.. nanti kita masak bersama bantu mommy, okay!! " ucapnya sambil memeluk Bri
Akhirnya Bri hanya bisa mengikuti kemauan mamanya Alex, tak sampai hati ia mengecewakannya... ia teringat dengan mamanya sendiri. Sesampainya di mansion Brianna kembali bertemu dengan keluarga Alex, bahkan Alex ada disana
" Haii semua.. lihat siapa yang kutemukan di supermarket!! " ucap nya senang
Seisi ruangan menatap Bri dan mereka menyambutnya dengan hangat tanpa terkecuali Alex yang langsung tersenyum sumringah. Tak lama Bri sudah sibuk didapur.. ia memasak sendiri dan tak membiarkan Mommy membantunya
" Mommy duduk saja di situ... lihat saja, sebentar juga selesai " ucapnya memaksa
1 jam berlalu dan sudah kelar semua masakannya, mommy terkaget2 dengan kegesitan Brianna di dapur
" oh bri, mommy sungguh kagum denganmu pantasan saja Alex tergila2 padamu. Kau memang gadis idaman " pujinya tulus
" Biasa saja mommy " sahutnya dengan pipi memerah
Merekapun menuju ruang makan, para maid bergantian membawa masakan Bri ke ruang makan. Semua memuji masakannya karena memang enak
" dari mana kau belajar masakan meksiko ini sayang? " tanya mommy
" dari mama, mamaku asli Meksiko mom " sahutnya
" oh rupanya kau wanita pelakor itu !!" teriakan seorang wanita mengagetkan seisi ruangan, terlebih Bri yang mendapat tuduhan dari seseorang yang tak dikenalnya.
__ADS_1
" Clara hentikan.. apa maksudmu!! " Alex langsung berdiri
" Katakan Alex kau menolak perjodohan kita karena pelakor itu kan, tega sekali kau Lex!! "
" Heii jangan asal menuduh... aku bahkan sudah menolakmu sebelum mengenalnya " jawab Alex lagi
Clara mengambil air putih didepannya dan menyiramkannya ke wajah Brianna dengan kasar
" ini untuk wanita pelakor " ucapnya sambil menarik rambut Brianna
Mama Alex langsung menarik tangan Clara
" Sopanlah Clara, Brianna tak ada hubungannya dengan pembatalan perjodohan kalian " ucapnya marah
Clara mengamuk dan berteriak menyumpahi Brianna, bahkan 2 sekurity tak mampu meredam teriakan2 nya. Brianna mengambil tissu dan membersihkan wajahnya yang basah, air matanya menetes berlahan
" Bri, maaf ini sungguh bukan salahmu, Clara memang sudah lama terobsesi denganku.. itulah mengapa aku menolak perjodohan kami " ucap Alex sambil membantu membersihkan wajah Brianna
Bri berdiri dan melangkah mengambil belanjaannya
" itu bukan urusanku Lex, kita mang tak ada hubungan apa2.. permisi semua " ucapnya meninggalkan ruang makan
" Bri, please jangan marah!! " mohon Alex menahan tangannya
Bulan bulan berikutnya Brianna benar2 tak pernah keluar asrama lagi, yang dilakukannya hanya belajar dan tidur sudah seperti robot. Bahkan sekedar hang out bersama teman sekamarnya ia tak mau.
Sementara si Indonesia
Perjuangan Deni tak sia2. Akhirnya ia bisa masuk ke rumah Rizal sebagai tukang kebun. Selama seminggu bekerja ia belum ada kesempatan untuk masuk ke dalam rumah karena pekerjaannya hanya di luar rumah.
Suatu hari Winda dan Andre harus pergi ke luar daerah karena urusan perusahaan dan bibi sakit, hingga ia diberi perintah untuk membersihkan area dalam rumah 2x sehari.
Deni senang sekali, akhirnya bisa masuk ke dalam rumah. Pagi itu dengan semangat ia membersihkan seluruh ruangan di rumah Rizal, ia melihat sebuah ruangan yang dijaga bergiliran oleh bodyguard, ia curiga ada apa diruangan itu.
Pada malam harinya iapun membuat 3 cangkir kopi dan mengajak bodyguard tersebut untuk ngopi.. tanpa curiga merekapun ngopi bersama. Tak lama keduanya tertidur. Tanpa membuang waktu Deni membuka pintu yang selalu dijaga itu. Ia membukanya berlahan dan dilihatnya seorang Pria yang sedang tertidur , pelan2 didekatinya
" Tuan... tuan... bangun " ucapnya pelan, Rizal terbangun dan langsung duduk
" siapa kau? " tanyanya
__ADS_1
" apakah anda Tuan Rizal Adinata? "
" ya.. siapa kau? " tanyanya lagi
" saya Deni, saya diperintahkan Tuan Smith untuk mencari Anda Tuan " jelasnya
" siapa Tuan Smith saya tidak mengenalnya? "
" nanti saja penjelasannya Tuan, sebaiknya anda ikuti saya.. kita harus keluar dari rumah ini "pintanya
" anda ingin keluarkan dari rumah ini? " tanyanya lagi
" tentu saja.. entah sudah berapa lama wanita gila itu mengurungku disini "jawabnya
Deni menarik 2 bodyguard yang telah meminum obat biusnya, ia melepaskan pakaian mereka lalu memakainya, begitu juga dengan Rizal. Mereka keluar dari kamar setelah menguncinya., Deni bergegas menuju garasi dan memasuki salah satu mobil bodyguard. Sesampainya di Pintu gerbang satpam membukakan pagar tanpa bertanya.
Akhirnya mereka dapat bernafas lega
tut... tut.. tut..
" Hallo.... "
" Hallo tuan Jhon, saya sudah menemukan Tuan Rizal Adinata. Kemana saya harus membawanya? " tanyanya
" kau bawalah dulu ia ke Mansion Tuan William, Aku akan ke Indonesia segera.. jagalah dulu Tuan Rizal " pesannya
Rizal memberi kode ingin berbicara dengan Jhon, akhitnya Deni menyerahkan hpnya
" Hallo... saya Rizal, dengan siapa ini? mengapa anda menolong saya? " tanyanya
" Hallo Tuan, saya Jhon. saya mengenal anak anda Alicia. Beristirahatlah dulu di Mansion Tuan William besok kita akan bicara " jawabnya
" Dimana Alicia dan istriku Calamary? " tanyanya bergetar
" Besok kita akan bicara Tuan, saya janji " ucap Jhon mengakhiri pembicaraannya
Rizal senang sekali...akhirnya ada titik terang... ucapnya penuh syukur
See you soon in next eps, udah dekat ending ya gues... jangan khawatit cerita baru sudah menantimu... up date tanggal 1 nanti, tongkrongin terus novel baruku yang berjudul
__ADS_1
STARLA bergendre Action dan Romantis +18
jangan lupa likee komen dan voteee