
" ya tuan... apa yg harus saya lakukan" sahut wina
" sekarang kau ke kamar alicia... ambilkan semua dokumen nya, ia meletakkannya di laci meja riasnya, setelah itu kau kemasi barangmu.. berhenti saja dari sana besok, ingat Alicia sangat memerlukan dokumennya... jangan sampai gagal " perintahnya
"kemana saya membawa dokumen itu tuan? "
" ke apartemenku.... Kau bekerja padaku saja, aku akan mengajimu sama dengan mereka" ucapnya
" Benarkah tuan... Terimakasih... " wina senang sekali, karena sebenarnya Ia menaruh hati dengan Indra sejak pertama kali mengenalnya 3 tahun lalu, Namun Ia tak berani mengungkapkannya karena Ia tau Ia bukanlah siapa2
Sementara itu Jhon telah sampai kembali di hotel, Dilihatnya William duduk di lobby hotel sambil merokok, biasanya William tak pernah ngerokok kecuali sedang stress tingkat dewa....
" Tuan muda... apa yg terjadi? " tanyanya
William menceritakan semua kesalahpahaman yg terjadi
" mengapa Alicia kembali ke hotel Jhon, bukankah kalian sudah pulang " tanya william penasaran
Setelah menarik nafas panjang jhon menceritakan peristiwa yg terjadi di mansion
" Apaaa... bagaimana mungkin mami papi bisa begitu kasar pada Alicia dan menuduhnya menjadi pencuri... oh my baby... pantas saja Ia begitu marah. "
Jhon mengeluarkan kertas yg menerangkan jumlah uang di rekening alicia
" ini yg menyebabkan mereka menuduh Alicia sebagai pencuri " jelas jhon
William menarik nafas panjang kenapa bisa kacau begini,
" mengapa Ia tak menjawab siapa ayahnya dan asal uang direkeningnya itu, mengapa Ia tak membela dirinya jhon?? "
" entahlah tuan... mungkin karena ia shock di tampar oleh ayah anda, tapi tuan memang sangat keterlaluan" sahutnya
" Aku akan membuat perhitungan dengan papi mami Nanti, yg penting mencari alicia... oh ya jhon diatas ada virginia...terserah padamu untuk menyelesaikan dia" ucapnya dingin
Sepanjang malam mereka mengeledah hotel tapi Alicia tak ditemukan juga
🏵🏵 Keesokan harinya 🏵🏵
__ADS_1
Ting tong.. ting tong
Bel berbunyi di apartemen Indra, Indra yg sedang tertidur di sofa terbangun
" masuk" ucapnya
" bagaimana... beres? "
" ya tuan... semua ada, saya juga sudah berhenti, ini tuan dokumen nona" jawab wina
" kalau kau tak lelah, buatlah sarapan untuk kita bertiga! "
" bertiga tuan... siapa? " tanya wina
" Alicia "
" Nona disini... oh tuan terimakasih " wina replek memeluk indra, Indra yg tidak siap hampir terjatuh hingga Ia memeluk pinggang wina supaya tak Jatuh deg.... deg... deg... pandangan mereka bertemu
" maaf tuan... saya tidak sadar " ucapnya dengan pipi memerah
" hemmm " sahut Indra sambil melepas pelukannya, dadanya terasa degdegan... ada apa ini?
keduanya berlari menuju kamarnya, terlihat Alicia sudah terduduk di sudut ruangan, ia mengacak2 rambutnya sambil berteriak2
Indra langsung menahan tangan alicia
" Alicia ada apa? " tanyannya
" kak aku takut..... papah mama menghilang... mereka meninggalkanku, aku mau ikut mama kak...aku tak mau sendiri hu hu hu" Alicia kembali histeris
Indra memeluknya sambil menangis, ia paham betapa berat beban mental yg di tanggung alicia, Alicia terus histeris...akhirnya Indra membawanya ke kamar mandi, diguyurnya tubuh Alicia dengan shower .
setelah beberapa saat Alicia kembali tenang. Indra melepaskan pakaian Alicia dibantu wina memakaikan baju mandi lalu mengangkatnya ke tempat tidur.
Indra terdiam memandangi alicia
" wina sepertinya alicia depresi, jagalah Dia... aku akan mencarikan dokter untuknya"
__ADS_1
" baik tuan " jawabnya
Tanpa sarapan Indra bergegas ke Rumah sakit terbaik dikota itu... ia mendatangi Dr. psikolog yg mau bekerjasama mengobati Alicia di apartment . Akhirnya seorang dokter bersedia ikut dengan indra, seorang dokter wanita bernama maria
Sesampainya di apartment tercium bau wangi dari dapur... rupanya wina sedang membuat sarapan, setelah mempersilahkan dokter duduk indra menuju dapur... baru terasa perutnya sangat lapar
" wina masak apa? tolong hidangkan aku lapar.. setelah itu buatkan minum untuk dokter maria" ujarnya
wina segera menghidangkan masakannya lalu membuat teh , ngak pake lama sarapannya ludes
" tuan.. apakah anda mengunyah nya? ha ha "
" maklum win... semenjak tadi malam aku ngak makan apa2" Sahut Indra malu
" tenang saja tuan, sekarang wina disini... saya akan mengurus anda dengan baik" ucapnya dengan wajah memerah
Indra hanya tersenyum mendengarnya.
Wina membawakan 1 porsi sarapan untuk alicia ke Kamar, dilihatnya dokter Maria sedang berbincang2 dengan alicia yg baru bangun, Alicia masih menangis tapi sudah tidak histeris rupanya sebelum bangun dokter Maria sudah menyuntikkan obat untuk alicia.
Alicia yg melihat wina langsung tersenyum dan memanggilnya, wina mendekatinya dan memeluknya erat... ya selama di mansion mereka sudah seperti sahabat, wina menyuapi Alicia dengan telaten sementara Indra dan dokter Maria bercakap2 di ruang tamu.
Dokter menuliskan resep obat yg harus diminum Alicia untuk 3 hari, ia akan mendatanginya lagi 3 hari kemudian...
" ingat Jangan biarkan Ia sendirian, sering2lah diajak mengobrol..ia belum parah apalagi cepat ditangani begini..." ucap dokter
" Terimakasih dok, tolong Jangan beritahukan siapapun tentang Alicia... saya mohon" pinta indra
" saya mengerti tuan... "
" Tunggu sebentar saya akan mengantar anda sekalian menembus obat" ucap indra
Sementara itu setelah semalaman tak mendapat hasil... William dan jhon pulang ke mansionnya. Terlihat Mr. Dan Mrs. smith sudah mondar mandir di depan mansion gelisah, karena semalaman William tak mau mengangkat panggilannya
" akhirnya kau pulang son " ucapnya lega
buk... buk... wiliam memukul pipi dan perut Mr. smith
__ADS_1
" itu balasan untukmu karena telah memukul kekasihku... old man" ucapnya geram
jangan lupa like komen dan voteee