Akhir Pelarian

Akhir Pelarian
92. Puas??


__ADS_3

Alicia keluar dari toilet pesawat, ia telah selesai Mandi dan berganti pakaian yah walau hanya mandi2 ayam namanya juga di pesawat, Ia memakai dress berwatna peach dengan ikat pinggang Kecil berwarna hitam.


" bagaimana uncle Jhon apakah aku sudah cantik?"


" tentu Alicia... Kau secantik princess "


" uncle kita selfie yuk" ajaknya


Alicia memeluk Jhon dari samping dan bersandar di bahu jhon, beberapa foto telah mereka ambil....alicia mengunggahnya ke IG nya dengan caption... Thanks uncle Jhon


** Di Cafe William **


" Tuan ada Nona Virginia mencari anda"


" mau apa lagi dia? suruh masuk! " perintahnya


" Haii will... apa khabar mu? " ucapnya Begitu sampai


" katakan Apalagi maumu, apakah uang lagi... sampai kapan kau meminta uang terus Virginia? " ucapnya marah


" jangan berburuk sangka padaku will, aku kemari mau pamit.. aku akan ke Las vegas" jawabnya santai


" lalu? "


" aku kemari Ingin meminta sesuatu padamu"


" apa... cepat katakan, setelah itu jangan mengangguku Lagi... mengerti! "


" aku hanya Ingin ciuman perpisahan.... "


Jam 2 siang.. pesawat mendarat di newyork, mereka pulang menggunakan taxi Karena Alicia Ingin memberikan kejutan pada william. Taxi sudah sampai di depan cafe william, Alicia turun seorang diri


" uncle Jhon pulanglah ke mansion... bagikan langsung oleh2nya ya... nanti aku akan pulang dengan william" pintanya


" baik princess, hati2" ucap Jhon


Alicia memasuki Cafe dengan riangnya, Ia menyapa beberapa karyawan disana.. mereka saling bermain mata... bagaimana tidak 10 menit yg lalu Virginia baru masuk juga ke ruangan william... tapi mereka tak ada yg berani berbicara

__ADS_1


Sesampainya di depan ruangan william, Alicia membuka Pintu tanpa mengetuknya, dan betapa terkejutnya Ia... mata Alicia nanar melihat permandangan didepannya....


Virginia nampak menduduki William dan mereka berciuman... ya berciuman.....


Alicia hanya bisa terdiam, ditutupnya Lagi Pintu tsb berjalan ia ke luar cafe sambil menahan air matanya... karyawan yg melihat hanya bisa menarik nafas, Sesampainya diluar cafe.. air matanya tak terbendung lagi...alicia berlari tak tentu arah....


Mengapa mama? mengapa.... apakah aku akan mengalami hal seperti mama? di duakan...tapi rasanya sakit sekali ma.... Alicia tak sanggup.. Alicia tak sesabar mama... Ia terus berlari


Tanpa Alicia sadari seorang Pria mengikutinya dengan motornya, Pria tsb adalah Rony... tak sengaja ia melihat Alicia keluar dari cafe dan menangis...sebenarnya Ia sudah menduga2 Kemungkinan sebabnya Alicia Menangis.


Alicia akhirnya duduk di bangku taman, Ia mengatur nafasnya yg ngos2an, dihapusnya air matanya... ia duduk sambil memandang ke bawah... tak lama dilihatnya sepasang kaki mendekatinya dan berdiri di depannya, ia pun mendongakkan kepalanya......


" Rony.... " sapanya dengan mata berkaca2


" Sudah kukatakan William itu player, Jangan Jatuh cinta padanya... Kau masih tak percaya juga " ucap Rony lalu duduk disamping alicia


" katakan... apa yg terjadi, Jangan disimpan sendiri " bujuknya. Alicia menceritakan apa yg dilihatnya


" Alicia kau gadis yg sangat cantik dan masih muda... untuk apa kau menangisi seorang William yg tak setia. masih banyak lelaki yg setia didunia ini " ucap Rony


Alicia meresapi kata2 Rony, Ada benarnya... mengapa Ia begitu bodoh selama ini, jika papah saja bisa tak kutangisi... mengapa aku harus menangis untuk seorang william...pikirnya


Sementara itu di cafe William


William mendorong Virginia yg mendudukinya


" sekarang pergilah Virginia, kau sudah dapatkan yg kau mau" ucapnya dingin


Virginia segera keluar dari ruangan william dengan senang, tunggu saja william aku pasti Akan memilikimu.... segudang rencana diotaknya , tapi Ia perlu bantuan


Tit.. tut... bunyi pesan singkat di hp wiliam


" Tuan muda apakah Nona Alicia sudah bertemu anda, tadi saya mengantarnya di depan cafe" pesan dari jhon


" whattt? " William terkejut sekali membaca pesan tsb


William bergegas ke luar..

__ADS_1


" apakah ada Alicia kemari tadi? " tanyanya pada karyawannya


" ya tuan... Nona masuk ke ruangan anda... tak lama keluar lagi... sepertinya Ia menangis" jawabnya


" mengapa kalian tak melaporkan padaku kl alicia datang... oh shitt " teriaknya marah


Tak lama Rony memasuki cafe


" Ron.. apakah kau melihat alicia? " tanyanya


" hemmm" sahutnya malas


" katakan dimana dia" teriaknya


" tadi ditaman.. ntah sekarang dimana" sahutnya lagi


" mengapa Ia ditaman, mengapa kau tak membawanya kemarilah? hah" cecarnya


" kau mau tau mengapa Ia ditaman hah? Ia Menangis Karena melihatmu berciuman dengan Virginia... puas! " bentak Rony


" puas sudah kau berkali2 membuatnya Menangis dengan kelakuanmu will" lanjutnya lagi seraya keluar dan membanting pintu cafe


William menghubungi jhon


" Jhon kemarilah... bantu aku mencari alicia" ucapnya sambil terduduk lemas


" apa yg terjadi tuan.... dimana alicia?"


" cepat kemarilah saja... bawa Leo... lacak Alicia melalui HP atau kartunya... apa saja cepat" teriaknya sambil membanting hpnya


" oh baby... Maafkan aku, semua itu hanya kesalahpahaman"


seperti biasa guys..... jangan lupa...


like


komen

__ADS_1


votee


okay


__ADS_2