Akhir Pelarian

Akhir Pelarian
77. Dasar emak2 komplek


__ADS_3

" Alicia bagaimana keadaannya mamamu? "


" mama belum sadar tante... tapi semua stabil... Kata dokter Medina sebaiknya kita pulang saja dulu... besok pagi baru kembali" jawabnya sambil menghapus air matanya


" kalau begitu.. Ayo Alicia kita ke rumah om saja ya, rumahmu tidak boleh dimasuki dulu..... " ajak Haris


Alicia hanya mengangguk tanda Setuju, sekedar bertanyalah saja sudah tak ada daya.


Haris menyetir mobilnya menuju sebuah Toko pakaian


" Nina belikan pakaian untuk alicia" ujarnya sambil menyerahkan kartunya


" Tidak usah mas, Pake punya saya aja" tolaknya sopan


Nina turun dari Mobil, memasuki toko pakaian dan memilih beberapa pakaian yg cocok untuk alicia, Sedangkan Alicia tertidur di kursi belakang, bahkan hpnya yang lowbat sudah tak dihiraukannya.


Tak berapa lama mereka sampai dikediaman Haris, haris membangunkan Alicia.. merekapun duduk di ruang tamu


" kalian Pilih saja mau kamar yg mana, Ada 3 Kamar kosong di lantai 2, maaf kalo berantakan pembantuku sedang cuti... seminggu lagi baru kembali" ujarnya sambil meninggalkan keduanya hendak beristirahat


Nina Dan Alicia memilih untuk tidur sekamar.


🍧🍧 Pagi harinya 🍧🍧


Haris terbangun mencium aroma Makanan yang sangat lezat, memang posisi kamarnya di lantai 1 Lumayan dekat dengan dapur... dibukanya matanya yg terasa berat.


Haris langsung menuju ke dapur, Dilihatnya Nina memakai daster selutut sedang sibuk di depan Kompor,


" Begini kali ya rasanya kalau punya istri, pagi2 dah liat yg seger2" pikirnya sambil senyum2 sendiri memperhatikan nina


Merasa ada yg mengawasi, Nina membalikkan Badannya... ting..... pandangannya mereka bertemu


" kok senyum2 sendiri? liat apaan mas? " tanyanya sambil membuang mukanya malu


" ngak papa... kaget aja pagi2 dah liat bidadari turun didapurku" sahutnya asal


" Heh... dasar pengacara...pintar ngomong" balasnya sambil memberikan secangkir kopi dan sepiring camilan pada haris

__ADS_1


" diminum mas" ujarnya


Haris segera duduk dan menikmati kopinya


" sedap... pintar masak kau rupanya" ucapnya berbasa basi


Nina diam saja tak bereaksi


" jam berapa kau bangun, apakah tidurmu nyenyak? " tanya haris lagi


" jam 4 aku sudah bangun mas... rumahmu ini sudah kusapu dan kupel, cucianmu yg segunung juga sudah ada dijemuran" jawabnya cuek


" what... cucian...kamu cuci semua? " tanyanya


" ya"


" kan ada dalemannya nin" ujarnya malu


" memangnya Kenapa kalo ada dalemannya?" tanyannya tak berdosa


" kok dia ngak malu... cuci dalemanku? " ujarnya horor


Haris kembali kedapur dengan wajah yg memerah, sedangkan Nina cuek saja asik memasak


" akhirnya selesai... " ujarnya sambil meletakkanya semua hasil masakannya ke atas meja


Haris melihat ada Sayur bening, ikan dan ayam Goreng, dadar jagung+tempe krispi dan sambel pete, wow... yummy, air liurnya sampe menetes...😅😅😅


" Dari mana Kau dapat bahan2 ini, perasaan ngak ada apa2 dikulkas? " tanya Haris


" beli ama lele sayur tadi ada lewat depan rumah" sahutnya santai


" Ooo, OK Nanti saya ganti uangmu" ucap haris


Nina hanya tertawa mendengarnya, tanpa disadari Nina dan haris... keluarnya Nina dengan dasternya pagi itu membeli Sayur menghebohkan komplek mewah tersebut.... si tukang Sayur membawa berita bahwa Tuan Haris sudah menikah dengan seorang wanita cantik


Maka berbondong2 lah emak2 komplek mengintip rumah Haris karena penasaran dengan sosok Istri cantik yg diceritakan lele sayur, mereka tak rela idolanya sudah ada yg memiliki.... 😆😆😂😂😂😂 Dasar emak2 komplek... 😅😅😅

__ADS_1


Sedangkan Haris, Nina dan Alicia asik sarapan tak tau keadaan zone merah di luar


" Alicia kok makannya dikit banget, ini om dah nambah 2x" tegur Haris sambil menambah nasi lagi


" ngak selera om, om kayaknya laper banget ya " ucapnya melihat Haris yg makan dengan lahap sampai keringatan


" he he tumben2 om rasakan masakan enak kayak gini, tante kamu pinter masak memang" puji Haris


Nina hanya mesem2 dipuji Haris. selesai sarapan mereka pun keluar siap2 menuju ke rumah sakit.


Haris memanaskannya mobilnya, Sedangkan Nina dan Alicia menunggu di depan pagar. Nina Heran melihat segerombolan ibu2 berkumpul dan melihat ke arah mereka sambil berbisik2


" Duh jeng.. yg mana istrinya, dua2nya cantik?


" itu yang pake dress biru dong, Masa yg pake Celana panjang, kan masih muda banget "


" siapa tau Memang doyan ama daun muda... iya kan jeng "


bla...bla.... bla.... beragam komentar membahana sambil terus melirik ke arah Nina dan alicia


Tak lama Haris keluar dengan mobilnya, Nina dan Alicia duduk di belakang


" Tak bisakah salah satu dari kalian berbaik hati duduk didepan ? Inikan bukan taksi" sungutnya


" Tante.... tante saja yg duduk di depan, Alicia mau baringan ya" pintanya


Mau tak mau Nina pindahkan duduk di depan. Mereka melewati ibu2 komplek tsb, Haris membuka kaca mobilnya


" pagi ibu2 cantik" sapanya


" pagi juga mas ganteng, mas itu istrinya ya?" tanya mereka tanpa basa basi


" iya..... Mari Bu! " jawabnya sambil tersenyum usil lalu menutup kaca mobilnya


nah lho.... apakah si bujang lapuk akan menemukan Jodohnya.... 😄😄😄Tunggu kelanjutannya


jangan lupa like komen n voteeee

__ADS_1


__ADS_2