Akhir Pelarian

Akhir Pelarian
111. Nasi sudah menjadi bubur


__ADS_3

" Jadi... ternyata aku hanya mimpi.? " William kembali lemas, ia merebahkan badannya berlahan, air mata mengalir dari ujung matanya tanpa suara


" baby jika tak ada harapan untuk kita bertemu, lebih baik aku mati saja " ucapnya dalam hati... william hanya diam sambil memandangi langit2 kamar


" will... sayang, makan ya... mami sudah masakan makanan kesukaanmu " ucap mrs. Smith, william diam saja tak bergeming


" will... tolonglah berhentilah menyiksa mami papi, kami minta maaf okay... kau anak kami satu2nya jangan lemah seperti ini hanya karena seorang wanita " ucapnya lagi


" Will tak akan pernah memaafkan mami papi, jika alicia belum memaafkan kalian. mami papi sangat keterlaluan " ucapnya tetap hanya memandang langit2 kamarnya


Mr. Smith hanya bisa diam.... ia duduk di sofa dengan Jhon


" will... jika papi bisa mengulang waktu... pasti papi lakukan, tapi nasi sudah menjadi bubur maafkanlah kami will, belajarlah menerima kenyataan " ucap mr. smith


tok... tok... tok... seorang pria masuk


" Selamat siang will... selamat siang semua " ucapnya sambil mendatangi william


" Mr. Haris... katakan dimana aliciaku berada " tanya william, ia langsung duduk menyambut tangan Haris


Haris tersenyum melihat ke arah will


" well... kau lihat apa yang kubawa ini william?" ucapnya sambil mengangkat tas yang dibawanya


" Bri.... eh maksudku Alicia memasakkan makanan kesukaanmu, pesannya kau harus menghabiskannya didepanku, makanlah... " ucap Haris sambil menyerahkannya pada Mrs. Smith

__ADS_1


Mami membuka bawaan Haris, wangi masakan langsung menyerbak memenuhi ruangan itu, mami menyuapi william dengan telaten... william makan dengan nikmat, sesekali ia menghapus air matanya


Haris yang duduk si depan william pura2 bermain hp, padahal ia mengameranya....


" aku akan mengirimnya pada Bri nanti " pikirnya


Tak lama william sudah menghabiskan makan nya, mami senang sekali. Wajah william sudah tak terlalu pucat lagi.


Haris berdiri dan duduk di sofa... Mr. smith berdiri menyalami Haris


" ada yang ingin saya katakan pada kalian semua disini " ucapnya tanpa menyambut tangan Mr. Smith


" ini adalah kisah asal muasal seorang Alicia, saya mengenalnya semenjak ia baru dilahirkan. Jadi saya faham betul dari keturunan siapa alicia itu " ucapnya menyindir Mr. Smith


" Seminggu sebelum pernikahannya David meninggal karena kecelakaan sedangka Winda sedang mengandung akhirnya Rizal dipaksa untuk menikahi Winda untuk menutupi malu kedua keluarga. Rizal sebenarnya sudah menolak keras karena posisi Calamary juga sudah mengandung karena mereka sudah menikah secara siri sembari menunggu surat menyurat selesai " Haris menarik nafasnya


" Rizal terus bertengkar dengan orang tuanya, akhirnya Calamary mengalah... ia mengizinkan Rizal untuk menikahi Winda sah secara Negara karena ia tak mau Rizal selalu bertengkar dengan kedua orang tuanya. Tapi winda licik ia memaksa Rizal untuk menandatangani surat pernyataan bahwa mereka hanya bisa bercerai jika Winda menginginkannya.... itulah lama kelamaan winda menjadi serakah sampai saat ini ia tak mau menceraikan Rizal " ucap Haris lagi


" Anda tau Mr. Smith betapa seumur hidupnya Alicia sudah kekurangan kasih sayang seorang ayah karena jarangnya pertemuan mereka... makanya ia sangat menyanyangi mamanya. Jadi sangat2 wajar ia sangat tersinggung anda mengatakan mamanya seorang *******... karena memang mamanya bukan seorang ******* " ucap Haris dingin


" Maafkan saya mr. Haris saya tau... kami sudah bersalah menuduh alicia yang tidak2 " ucap Mr. Smith


" Jika kami boleh bertemu, kami akan minta maaf secara langsung padanya " lanjutnya


" maaf Mr. Smith... alicia sangat takut bertemu dengan anda, ia masih melakukan pengobatan karena trauma yang dirasakannya. Anda tau seumur hidupnya ia tak pernah dipukul bahkan oleh mama dan papahnya, jika alicia tidak melarang saya... saya sudah mengajukan tuntutan pada Anda " ucap haris lagi sambil menahan amarahnya

__ADS_1


Haris berdiri mendatangi william.... dikeluarkannya sebuah surat dari Alicia


" Will ini surat dari Alicia... saya permisi " ucapnya sambil meninggalkan ruangan tersebut


Jhon ikut berdiri dan mengiringi Haris


" Mr. Haris.... " panggilnya


" ya.... "


" Terimakasih banyak atas bantuan anda, sampaikan salam saya untuk alicia " ucap Jhon bersungguh2


" sama2 Mr. Jhon... sampai jumpa lagi " ucap Haris


Sementara itu dikamar.... .William membuka surat dari Alicia dengan senang


*** Surat Perdamaian ***


" what.... apa maksudnya ini...? " tanya william penasaran


Penasaran juga ngak seperti william....


Tongkrongin terua ya up selanjutnya


jangan lupa like komen dan voteee nya

__ADS_1


__ADS_2