
Tut.... tut.... tut... bunyi hp memecah kesunyian pagi disebuah mansion di Italy
" Hallo... selamat pagi William sayang" sapa Mrs. smith
" Hallo mami.... apa khabar mami dan papi?"
" kami baik sayang, bagaimana denganmu? "
" will.... juga baik mi, bisakah aku berbicara dengan papi? Ada hal serius yg Ingin kusampaikan mi "
" Baiklah... tunggu sebentar sayang" Elena menyerahkan HP nya pada sang suami, setelah menyalakan loudspeaker nya
" Hallo will... ada apa?" sapa Mr. smith
" Hallo papi... aku minta izin, aku ingin secepatnya menikah pi " izin william
" apa kau sudah yakin dengan wanita pilihanmu will... kau satu2nya penerus keluarga Smith, kau tak bisa menikah dengan wanita sembarangan will" jelas nya
" keputusanku sudah bulat pi... aku hanya akan menikah dengan Alicia, tidak dengan wanita manapun" ujarnya berkeras
Mr. smith menarik nafas panjang, Ia tau William tak bisa dikerasi...
" Baiklah will... papi berikanlah kau waktu 3 bulan lagi, jika kau masih yakin dengan keputusanmu...papi akan merestuimu, 3 bulan lagi papi dan mami akan ke sana..okay" ujarnya Mr. Smith
" benarkah... terimakasih pi, will akan buktikan bahwa will sungguh2... bye bye, sampaikan salamku untuk opa dan oma...yes... yes... yes.. " teriak william
Elena tersenyum bahagia mendengar teriakan anak sematawayangnya itu
" sayang mengapa kau mengundurnya sampai 3 bulan... Kasian William biarlah Ia cepat menikah " usul Elena
" kita harus menyelidiki dulu siapa alicia itu mi... aku tak mau William salah pilih...apakah aku salah sayang, Lagi pula aku meragukan William sudah berubah " ujarnya sambil menekan no hp seseorang
tut... tut... tut...
" Hallo mr. Smith, ada yang bisa kubantu? "
" Leo... aku Ingin kau menyelidiki latar belakang pacar will.... semuanya, Jangan terlewat satu hal pun. Kuberi kau waktu sampai 3 bulan kedepan dan ingat Jangan sampai William tau... paham! "
__ADS_1
" Baik tuan " jawabnya singkat
Begitulah setelah merasa mendapatkan izin dari sang papi, William sangat bersemangat.. kini Alicia diberinya wewenang untuk mengurusi seluruh cafe keluarga smith di new york.
Aliciapun tak keberatan baginya menangani masalah lap. keuangan sangat mudah Karena sudah belajar sejak bertahun lalu dari laporan2 Brianna Bakery
Tak ada lagi William sang player, Ia sangat berhati2 Ia tak mau Alicia meninggalkannya, bahkan untuk kepesta saja Ia tak mau jika Alicia tak ikut, berkali2 Virginia memancingnya namun William tak pernah mau...ia sampai mati akal
*** 3 bulan kemudian***
Hari yg dinantikan William telah sampai, kedua orang tuanya akan datang...
sore ini William mengajak Alicia dinner di Hotelnya.... ia akan melamar wanita pujaannya itu, William sudah siap di ruangan khusus yg memang sudah dikosongkan hanya untuknya dan alicia...ia duduk dengan gelisah menunggu kedatangan alicia
Tak lama alicia datang diantar Jhon, ia terlihat cantik dan sexy dengan memakai long dress tanpa lengan berwarna kuning yg memperlihatkan lengan dan sebagian dadanya, kulitnya yg putih bersinar nampak kontras sekali dengan warna gaunnya...
Rambutnya di gelung cantik dengan riasan wajah yg Alami, bodynya yg bak gitar spanyol... menonjol dibagian2 yg tepat, siapapun yg melihatnya pasti terpana. Tak terkecuali William pun mengalami hal yg sama
Disambutnya kekasihnya itu dengan senyum sumringahnya, Jhon pun meninggalkan mereka berdua. Keduanya dinner dengan bahagia. Tak henti2 mata William menatap Alicia dengan cinta, begitupun juga alicia
Puas mencium alicia William lalu menekuk sebelah kakinya, diciumnya sebelah tangan alicia mesra
" Alicia... my baby... will you marry me? "
Alicia terkejut William melamarnya, matanya membulat... air matanya menetes
" baby...??! " panggil William lagi, Karena Alicia tak kunjung menjawabnya, Alicia tersentak.
" yess will... I do" jawabnya sambil terisak
Williampun berdiri... diciumnya kembali bibir alicia, Alicia pun membalas ciuman William... hatinya hangat sekali seakan akan ribuan bunga memenuhi rongga dada keduanya
William mengeluarkan sebuah kotak pipih agak besar, dibukanya..... seperangkat Berlian Putih yg sangat Indah ada dikotak itu
" oh will... ini sangat berlebihan... " ucapnya
William mengambil satu2 perhiasan tersebut dan memasangkannya pada alicia, terakhir diambilnya cincin bertahtakan Berlian tsb dan disematkannya pada jari alicia
__ADS_1
Mereka kembali berdansa dengan bahagia.
" thanks will... aku tak akan pernah melupakan moment ini sayang muah" bisik Alicia sambil mencium pipi william. William memeluk erat kekasih hatinya itu
" Anything to make you happy... baby I Love You"
Waktu menunjukkan pukul 08.30 malam
" baby... pulanglah dulu dengan Jhon, aku ada urusan bisnis dengan Billy, Nanti aku akan pulang ya" ucap William mengakhiri dansa mereka
Alicia pun pulang ke mansion dengan Jhon, Sedangkan william menuju ke club menemui Billy.
Sepanjang perjalanan pulang Alicia Bercanda riang dengan jhon. Jhon sangat senang mendengar William telah melamar alicia.
" kau pantas mendapatkannya alicia " ucap jhon Pada alicia
Sementara itu kehebohan terjadi di Mansion william, kedatangan Mr. dan Mrs. smith yang mendadak membuat semua maid menjadi tegang, Karena wajah keduanya terlihat dingin dan menahan marah membuat semua maid menjadi takut.
Mr. Dan Mrs. Smith duduk diruangan tamu menunggu kedatangan Alicia, di tangan Elena ada segenggam berkas hasil laporan tentang Alicia dari Leo.
Alicia memasuki mansion dengan senyum manisnya, di pintu gerbang sekurity telah memberitahu bahwa orang tua William telah menantinya. Di ruang tamu dilihatnya kedua orang tua William memandangnya dengan tatapan yg tak bisa diartikan Oleh alicia. Jhon hanya berdiri di luar pintu
Alicia menghampiri keduanya dengan senyumnya manisnya
" selamat malam tante... om... kenalkan saya alicia" sapanya dengan sopan
Mr. Smith terpana melihat kecantikan dan keseksian kekasih anaknya tersebut
" kuakui kepintaran William memilih gadis dengan fisik yang sangat sempurna... tapi sayang" kata Mr. Smith dalam hati
Diperhatikannya Alicia dari atas sampai bawah, semua yg dipakainya bermerk belum lagi berlian yg berhamburan di badannya
" selamat malam pencuri Kecil..... " sapanya dingin dengan senyum mengejek, suaranya yg berat membuat Alicia tersentak
" Whatttt....??? "
Jangan lupa like komen dan vote
__ADS_1