
Aku masih saja belum menemukan arah romantika ini kemana. Sahabatku Nita juga masih bingung dengan kedekatan aku dengan Haris. Hingga Nita dan Fikri ikut andil di dalam kisah yang tak berujung ini.
Sepulang sekolah, ternyata Nita dan Fikri janjian mau bertemu di sebuah toko buku. Mereka berencana akan membeli beberapa buku pelajaran dan novel yang mereka sukai. Ketika sudah berada di toko buku, Nita mengutarakan apa yang tersimpan di dalam hatinya selama setahun sudah.
" Fik, kamu merasa ada yang aneh gak sama Felly dan Haris?" tanya Nita yang sedang mencari buku.
" Aneh gimana maksud kamu Nit?" tanya Fikri balik.
" Emang kamu gak perhatiin gimana sikap mereka berdua?" tanya Nita menjelaskan.
" Sikap mereka baik-baik aja kok" jawab Fikri seperti seolah-olah tidak tau.
" Kamu pura-pura gak tau atau emang gak tau..hah?" ucap Nita ketus.
" Iya deh.. aku tau maksud kamu Nita..." ucap Fikri meyakinkan.
Ketika asyiknya Nita dan Fikri ngobrol, tiba-tiba salah seorang yang sedang mereka bicarakan itu tiba. Siapakah dia?
" Hai semua..." ucap Haris sambil membuka pintu toko.
Ternyata yang datang itu adalah Haris. Haris juga hendak membeli buku dan beberapa komik.
" Hai Ris... kamu kesini juga?" ucap Fikri tidak enak.
" Emangnya aku gak boleh belanja di sini juga ya?" tanya Haris bingung.
" Eh bukannya gitu Ris... gak apa-apa kok kalau kamu mau belanja di sini... Fikri kan cuma nanya" ucap Nita mencoba menjernihkan kesalah pahaman.
" Tau tuh... kamu kok jadi sensi gini Ris... aku kan cuma nanya" ucap Fikri agak kesal.
" Iya habisnya kamu kayak gak suka gitu aku kesini" ucap Haris cuek.
" Kami suka-suka aja kok kamu kesini...semuanya kan bebas kalau mau kesini, lagian ini kan tempat umum" ucap Nita sambil tersenyum.
" Iya Ris... mungkin tadi aku sedikit kaget aja tiba-tiba ada kamu gitu" ucap Fikri sambil memegangi pundaknya.
" Ya udah lah, aku ke sana dulu ya... mau lihat-lihat dulu" ucap Haris berjalan menjauhi Fikri dan Nita.
Sementara itu, Fikri dan Nita juga telah menemukan beberapa buku yang mereka butuhkan. Mereka pun segera pergi ke kasir untuk membayar buku-buku tersebut. Setelah mereka membayarnya, kemudian mereka pamit kepada Haris yang sedang asyik mengeluarkan komik dari rak.
" Haris!! kami pulang dulu ya" ucap Fikri sambil berjalan ke tempat Haris.
" Ok... hati-hati pulangnya ya" ucap Haris melambaikan tangan nya.
__ADS_1
Fikri dan Nita hanya mengangguk mendengar perkataan Haris sambil berlalu keluar.
Di tempat lain, yaitu di rumah tepatnya di kamarku... aku masih saja menghayal sendiri. Aku juga tidak tau tentang apa yang sebenarnya tengah bergejolak di dalam hatiku. Hanya wajah Haris...Haris... dan Haris yang selalu penuhi otakku.
Lamunanku kembali terhenti ketika ibuku memanggil dan memberi tau bahwa ada tamu.
" Fellyyy... Fellyyy!!" panggil ibuku kuat.
" Iya bu... ada apa?" tanyaku penasaran.
" Ada teman kamu tuh di luar, ayo keluar!" jawab ibuku lagi.
Aku langsung tersentak kaget, dan segera berjalan keluar. Karena penasarannya dengan tamu itu, aku jadi tidak sempat membenahi penampilanku dulu di depan cermin. Ketika aku sudah tiba di luar, ternyata...
" Felly, kamu ngapain aja sih di kamar? teman kamu udah nungguin kamu dari tadi loh" ucap ibuku sedikit marah kepadaku tapi tersenyum kepada Haris.
" Maaf bu... tadi aku sempat tertidur sebentar" ucapku sedikit bohong.
" Gak apa-apa kok tante... gak usah dimarahi juga Felly nya" ucap Haris sok membela aku.
Melihat sikap Haris yang seperti itu, aku kok malah jadi kesal ya?. Aku seperti merasa kalau Haris mau mengambil perhatian ibu dariku.
" Fellyy... Fellyyy!!" ucap ibuku kembali mengagetkan aku.
" Iya maaf bu..." ucapku lirih.
" Ya udah kalau gitu... ibu masuk dulu sebentar ya mau bikin minum, kalian ngobrol-ngobrol aja dulu" ucap ibuku sambil tersenyum.
" Gak usah repot-repot tante" ucap Haris basa basi.
" Cuma teh manis aja kok Ris...gak ada tante repot" ucap ibuku yang senyumnya makin lebar.
Ibuku masuk ke dalam membuatkan minuman, sedangkan aku dan Haris duduk di kursi yang ada di teras rumahku.
" Ada perlu apa kamu kesini Ris?" tanyaku cuek.
" Gak ada perlu apa-apa kok, aku cuma mau main aja kesini... emangnya gak boleh ya?" ucap Haris sambil tersenyum melihat sikapku.
" Boleh-boleh aja kok, tapi tumben aja gitu kamu main kesini" ucapku heran.
" Aku juga gak tau nih... tadi kan aku ke toko buku, terus karena lewat rumah kamu... jadi aku mampir aja gitu" ucap Haris menjelaskan.
" Ooh... toko buku yang di mana?" tanyaku menambah pembicaraan.
__ADS_1
" Toko buku yang ada di ujung komplek rumah kamu Fel" ucap Haris sambil menunjuk ke ujung jalan.
Wajahku hanya membuat ekspresi seakan aku tau dengan tempat yang ditunjuk Haris. Selang beberapa menit setelah itu, ibuku kembali keluar dengan membawa dua gelas teh es dan setoples cemilan. Ibuku tau aja kalau cuaca lagi panas-panasnya.
" Ini minumannya sudah datang... ayo diminum dulu" ucap ibuku sambil menyuguhkan tes es kepada Haris.
" Makasih ya tante... tante tau aja kalau aku lagi haus" ucap Haris tersenyum.
" Tapi tadi katanya gak usah repot-repot, kok sekarang malah haus" ucapku sambil ngeledek Haris.
" Itu kan tadi... sekarang aku benar-benar haus Fel" ucap Haris merasa tidak enak.
"Hahaha... iya... aku cuma bercanda kok" ucapku sambil tertawa lepas.
" Ayo diminum Ris... tadi katanya haus" ucap ibuku yang seperti memaksa.
" Iya tante..." ucap Haris sambil meminum teh es buatan ibuku.
" Gimana... udah hilang hausnya?" tanya ibuku yang membuat Haris jadi malu.
" Ibu nih apa-apaan sih, kok nanya kayak gitu" ucapku yang sedikit menegur ibuku.
" Kok ibu yang disalahin, ibu kan cuma bercanda" ucap ibuku sambil tertawa.
" Udah kok tante... hausnya udah hilang..rasanya juga segar" ucap Haris yang begitu akrab dengan ibuku.
" Syukurlah kalau gitu... ambil juga cemilan nya, biar lengkap" ucap ibuku kembali menyuguhkan cemilan.
Aku, Haris, dan ibuku sungguh larut dengan pembicaraan dan canda tawa yang membuat suasana jadi makin akrab dan harmonis. Pembicaraan antara kami pun terasa mengalir seperti air.
πΌππΌππΌππΌππΌππΌππΌππΌπ
**Maaf agak terlambat lanjutin cerita nya nih readers... belakangan ini author lagi sibuk sedikitπ**
**Ayo kasih vote, like dan koment nya biar author makin semangat**ππ₯°
__ADS_1
**Jadikan juga novel ini novel favorit bagi readers ya**!!ππ