
Pagi ini Bulan sudah siap untuk pergi ke kampusnya, rencananya dia ingin pergi dengan Abi. Bulan memang sengaja berangkat pagi-pagi sekali untuk melaksanakan ujian susulan, karna saat libur kemaren ternyata dosen Bulan mengadakan ujian mendadak.
" Abi, ayok kita berangkat!! " teriak Bulan dari luar.
" Astagaa Bulan, kenapa teriak-teriak nak? " ucap Abi keluar rumah.
" Abi, Bulan hari ini harus pergi cepet ke kampus. Soalnya Bulan ada ujian susulan " ucap Bulan buru-buru, karna kalau telat 1 menit saja, bisa-bisa ujian susulan nya dibatalkan oleh dosen killer itu.
" Jam 6 ini?!! " tanya Abi kaget.
" Iyaa Abi, ayok buruan.. nanti Bulan telat " desak Bulan.
" Tunggu disini, Abi ambil kunci mobil dulu " ucap Abi lalu bergegas mengambil kunci mobilnya.
...-----------------...
" Bulan Bulan.. makanya jangan bolos-bolos sekolah, untung dosen kamu mau ngasih ujian susulan, kalo nggak kan kamu juga yang ribet " tegur Abi sambil mengemudi.
" Hehe.. maafin Bulan, Abi " ucap Bulan cengengesan.
" Dimaafkan, tapi lain kali jangan bolos lagi ya!! "
" Siap Abi!! "
Beberapa saat akhirnya Bulan sampai di kampusnya.
" Abi, Bulan masuk dulu.. Assalamu'alaikum " pamit Bulan, lalu segera berlari.
" Hadehh anak jaman sekarang.. "
...----------------...
" Hufh.. hufh.. hufh, " Bulan mengatur nafasnya sebelum masuk keruangan dosen killer nya.
" Assalamu'alaikum Mrs.Dona, boleh saya masuk? " tanya Bulan.
" Hm, silahkan "
" Mrs saya kesini ingin meminta ujian susulan, apakah boleh? "
" Kemaren kamu saya janjikan syarat untuk ujian susulan jam 06.00 sudah disini, tapi karna ini sudah jam 06.02 WIB, jadi kamu tidak diperbolehkan! " ucapnya tegas.
" Astaghfirullah Mrs, saya mohon bolehkan saya untuk ujian susulan.. setelah ini saya janji akan jadi anak yang rajin Mrs. Saya mohon Mrs.. " ucap Bulan memohon.
" Hadehh.. saya kasih 1 kesempatan untuk kamu, asalkan nilai ujian susulan kamu tuntas, kalo tidak... ujian berikutnya tidak perlu masuk, paham! "
" Paham Mrs.. terimakasih Mrs " ucap Bulan senang, setelah itu dia segera melaksanakan ujiannya.
Jam 06.32 WIB, Bulan baru menyelesaikan ujiannya. Segera dia berikan kertas ujian itu kepada dosennya.
" Bagaimana Mrs, apakah saya lulus?! " tanya Bulan penasaran.
" Hm, perfect! "
" Serius Mrs!!! " ucap Bulan kaget.
" Iya, btw dari siapa kamu dapet bocoran? "
" Nggak ada Mrs, itu murni hasil belajar saya sendiri " ucap Bulan tersenyum senang.
" Yasudah, kamu boleh keluar "
__ADS_1
" Terimakasih Mrs.. "
Setelah keluar dari ruangan dosennya, Bulan berjingkrak-jingkrak kegirangan. Dia tidak menyangkan akan mendapatkan nilai sempurna.
" Alhamdulillah Ya Allah... Bulan dapet nilai sempurna berkat bantuan-Mu " ucap Bulan tidak berhenti bersyukur.
" Okee karna aku nggak ada kelas hari ini, jadi aku pengen kemana ya?? " ucapnya bingung.
" Gimana kalo ke mall? " ucap seseorang tiba-tiba.
" Astaghfirullahalazim.. kaget aku!! " ucap Bulan terperanjat.
" Mr.El anda mengagetkan saya.. " ucap Bulan memegangi dadanya, dan menundukan pandangannya.
" Hahahha.. apa kamu segitu terkejutnya? " tawa Mr itu.
" Tentu Mr, karna sendari tadi saya disini sendirian!! " ucap Bulan menenangkan dirinya.
" Oke oke.. saya minta maaf, jadi gimana dengan tawaran saya tadi? "
" Tawaran? tawaran yang mana Mr? "
" Pergi ke mall, apa kamu mau? "
" A-anu.. emang Mr gak ada kelas hari ini? " tanya Bulan gagap.
" No, saya kosong hari ini "
" O-ohh gitu ya!! "
" Hm, jadi gimana? bisa? "
" Duhh ni mulut kenapa bilang bisa sihh, nanti kalo Abi tau gimana, Abii maafin Bulan pergi tanpa izin.. maafin Bulan " rengek Bulan dalam hati, sungguh sebenarnya berat untuk Bulan menerima tawaran Mr itu, apalagi mereka hanya berdua saja. Tapi dia juga tidak enak menolaknya.
Selama perjalanan, Bulan hanya diam dan menundukan kepalanya, rasanya sangat canggung bagi Bulan pergi dengan lelaki hanya berdua seperti ini.
" Bulan.. "
" Yaa? "
" Boleh saya bicara informal sama kamu? "
" Hah? m-maksud Mr?! "
" Yaa bicara seperti seorang pria dan wanita "
" E-ee terserah Mr saja " ucap Bulan masih menunduk.
Merasa sudah disetujui oleh Bulan, Mr. El merasa sangat senang dan merasa jika tahap untuk mendapatkan Bulan semakin dekat.
...----------------...
Di Ruang Billiard.
" Tang, ayok main!! " ajak Reno.
" Lu aja, noh ajak si Win noh.. gua lagi mager! " ucap Bintang sambil memainkan ponselnya.
" Ogah gua main sama dia, curang mulu! " ucap Win kesal.
" Dih, lo aja yang gak bisa main nuduh orang yang curang " jawab Reno memanas-manasi Win
__ADS_1
" Lo mau liat skil gua, ayokk!! " ucap Win semangat 45.
" Yaudah ayokk! " ucap Reno menantang Win. Sebenarnya skil bermain billiard Win tidak usah diragukan lagi, tapi demi bisa bermain bersama, Reno sengaja mengujinya.
" Tang.. " panggil Reno.
" Apalagi sihh!! " jawab Bintang malas.
" Beliin kita minum " ucapnya memohon.
" Itu ada minum " tunjuk Bintang pada showcase yang ada disudut ruangan.
" Gua pengen boba " ucap Reno sok imut.
" Dihh najis banget liat muka lo, pergi aja sono lo kan punya kaki! " ucap Bintang kembali memainkan ponselnya.
" Ish yaudah lah, tega lo sama gua! " ucap Reno cemberut, lalu berjalan dengan menghentak-hentakan kakinya.
" Anjirr.. sejak kapan dia cosplay jadi bayi " ucap Bintang tertawa melihat tingkat random Reno.
" Sejak jadi anak didik gua " ucap Win bangga.
" Sekarang ngaku-ngaku, nanti dibilang bayi marah.. " ledek Bintang pada Win. Tapi hanya dibalas kekehan oleh Win.
...----------------...
Saat Reno keluar dari ruangan billiard itu, dia segera memasuki lift dan menuju lantai 2. Karna lift itu transparan jadi Reno bisa melihat pemandangan diluar lift itu, dan begitu pun sebaliknya.
Saat lift Reno melewati lantai 3, dia melihat seorang perempuan yang sangat familiar baginya dengan seorang laki-laki yang terus tersenyum dengan lebar.
" Gua salah liat apa gimana ya?! " tanya Reno pada dirinya sendiri.
Setelah berfikir sejenak Reno menyimpulkan mungkin dia memang salah lihat, saat lift sudah berhenti di lantai 2, Reno segera keluar dan membeli apa yang dia inginkan. Setelah dia selesai dan kembali menaiki lift, dia sudah tidak mendapati lagi perempuan itu.
" Nah kan, gua salah liat pasti tadi! " ucap Reno meyakinkan dirinya.
...----------------...
Disaat Bulan sedang berjalan-jalan bersama Mr. El tiba-tiba Abinya menelfon dan menyuruhnya segera pulang, karna orang tua Bintang sedang berkunjung.
" Mr, kayaknya aku harus pulang duluan deh, soalnya Abi nelfon aku nyuruh pulang " ucap Bulan menunduk.
" Ouh, kalo gitu ayok saya antar " ucap Mr. El
" Ah, nggak usah Mr, aku bisa pulang sendiri " tolak Bulan lembut.
" Nggak papa kita kesini bareng, jadi pulang harus bareng juga " ucap Mr. El lalu segera mereka ke parkiran untuk mengambil mobil.
Saat Bulan dan Mr. El akan keluar dari area parkiran, tanpa sadar mereka melewati Bintang. Dan Bintang juga sekilas melihat seorang perempuan yang ada didalam mobil yang melewatinya itu seperti Bulan.
" Gua salah liat apa gimana? " tanya Bintang bingung.
" Kenapa Tang? " tanya Win saat melihat Bintang melamun.
" Nggak papa, ayok cabut! " ucap Bintang lalu mereka segera meninggalkan area parkiran itu dengan motor sport mereka masing-masing.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Haii semuanya.. author baru bikin ig nih namanya : Queenmay_4 bantu follow yahh... 😊💙
Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙
__ADS_1