Anak Geng Motor

Anak Geng Motor
Bab 34


__ADS_3

Saat bersamaan Kitty juga datang ke toilet, dan benar saja perasaan buruknya tentang Bulan benar-benar terjadi.


" Woi! ngapain lo pada?! " pekik Kitty berani.


" Cih, pahlawan kesiangan nih? " ucap salah satu teman Naura mengolok-olokan Kitty.


" Gua ingetin sama kalian semua, mulai hari ini jangan ada yang berani nyentuh Bulan sedikitpun ngerti kalian! " ucap Kitty serius, mendengar ucapan Kitty semua teman Naura langsung tertawa terbahak-bahak.


" Heh emang nya lo siapa hah?! " ucap salah satu teman Naura sambil memegang pundak Kitty.


" Jangan nyentuh gua! " ucap Kitty menatap tajam.


" Ouw,berani banget!!! ih gua takut nih!!! " ucap teman Naura masih mengolok-olok.


" Kit udah aku gapapa! " ucap Bulan khawatir, dia tidak mau karna dirinya orang lain harus berkorban.


" Lo udah diginiin masih bisa bilang gapapa?! jangan bodoh Lan! " ucap Kitty marah, Bulan yang mendengar itu hanya bisa menunduk pasrah.


" Apa mau lo hah?! " tanya Naura menatap Kitty dingin.


" Kaya yang gua bilang tadi, jangan berani-beraninya lo nyentuh Bulan sedikitpun! " ucap Kitty tak kalah dingin.


" Kalo gua nggak mau gimana?! " ucap Naura menghampiri Bulan dan langsung menjambak Bulan.


" Astaghfirullah Kak... sakitt!! " ucap Bulan memegangi kepalanya.


" Naura! " bentak Kitty keras. Dia sangat marah dengan perlakuan Naura yang menyakiti sahabat nya.


" Turunin nada bicara lo! " bentak Naura juga.


" Lepasin sekarang atau semuanya gua bongkar! " ancam Kitty pada Naura.


Bukannya takut Naura marah tertawa jahat dengan sikap Kitty yang sok pahlawan, padahal sebelumnya dia berkhianat kepada sahabatnya sendiri.


" Kitty, Kitty... lo pikir gua takut hah?! " ucap Naura dengan smirknya.


" Heh anak nyusahin! lo tau nggak kalau sahabat lo ini udah berkhianat! " sambung Naura.


" B-berkhianat apa Kak?! " tanya Bulan penasaran.


" Naura!! " bentak Kitty.


" Kenapa?! lo takut? " ucap Naura dengan smirknya.


" Pergi nggak lo sekarang juga! kalau nggak gua jamin sekarang juga hidup lo bakal hancur! " ancam Kitty benar-benar serius.


" Cih! kali ini lo bakal gua lepasin, tapi inget tawaran gua sebelumnya, kalau lo setuju semuanya berjalan dengan lancar, paham?! " ucap Naura lalu segera pergi bersama teman-temannya.


" Lan lo gapapa kan?! " ucap Kitty membantu Bulan berdiri.


" Aku gapapa Kit, tapi apa maksud Kak Naura tadi, kamu berkhianat apa Kitty?! " tanya Bulan penasaran.


" A-anu.. lupain aja! dia lagi ngaur itu! " ucap Kitty berusaha mengganti topik pembicaraan.


Sebenarnya Bulan masih penasaran, tapi dia tidak ingin memaksa Kitty mengucapkannya jadi dia akan menunggu sampai Kitty siap. Setelah itu mereka kembali ke kantin dan makan bersama.

__ADS_1


...----------------...


Di kantin.


" Lan, besok kan minggu pergi liburan yok?? " ajak Kitty semangat.


" Duh Kit gimana ya? aku ada urusan penting soalnya!! " ucap Bulan tidak enak hati.


" Hah, urusan apa emang? mau aku bantu gak?! " tawar Kitty.


" Hah! ng-nggak perlu.. hehe gapapa aku bisa sendiri kok! " ucap Bulan gagap, masalahnya 5 hari lagi dia dan Bintang akan segera menikah, otomatis dia akan sangat sibuk membantu orang tuanya dan orang tua Bintang menyiapkan semuanya.


" Kalo kamu ikut bisa berabe semuanya Kitt " ucap Bulan dalam hatinya.


" Ouh.. yaudah kapan-kapan aja.. " ucap Kitty senyum terpaksa.


" Hahah.. iya, maaf ya Kit kapan-kapan aku pasti bisa.. " ucap Bulan berusaha normal.


" Hmm.. iyaa "


Setelah selesai makan mereka kembali ke kelas dan mengikuti pelajaran dengan fokus.


Skip jam sudah menunjukkan pukul 16.30.


" Apa kalian semua paham? " tanya dosen Bulan.


" Paham pak!! " jawab semua siswa serentak.


" Baiklah segini dulu pelajaran kita, kalian boleh pulang " ucap dosen itu lalu kemudian pergi.


" Lan, ada yang mau aku omongin.. " ucap Kitty serius.


" Yaudah bilang aja, kayaknya ada yang serius.. " ucap Bulan melihat Kitty sekilas lalu kembali merapikan barangnya.


Semakin Kitty ingin jujur, maka semakin ragulah dia. Dia tidak ingin hanya karna lelaki persahabatan nya dengan Bulan akan hancur, tapi disisi lain dia juga tidak bisa membiarkan dirinya tersakiti.


" Kamu mau ngomong apa? " tanya Bulan, karna Kitty tak kunjung berbicara.


" A-ah, gak jadi.. lain kali aja kita omongin " ucap Kitty tersenyum.


" Ouhh.. yasudah kalau gitu aku duluan ya, dahh " ucap Bulan lalu kemudian pergi.


" Huffhh.. gua harus gimana? gua kecewa sama lo Lan karna udah ngerebut Kak Bintang dari gua, tapi disisi lain gua juga nggak mau nyakitin lo " ucap Kitty termenung.


Di parkiran.


" Kak, Kakak yakin gak bakal ada yang tau? " tanya Bulan pada Bintang.


" Lo tenang aja, gua bawa mobil jadi kalian pake mobil gua aja " ucap Reno.


" Ouhh gitu, makasih ya Kak.. " ucap Bulan tersenyum manis.


" Heh! siapa yang nyuruh lo senyum-senyum ke dia " ucap Bintang posesif.


" Aku nggak senyum-senyum Kak, aku cuman bilang makasih " ucap Bulan menahan tawa.

__ADS_1


" Sama aja, nggak ada yang boleh lo senyumin selain gua " tegas Bintang.


" Iuww.. jijik banget gua ngeliat sikap lo yang bucin akut! " ucap Reno julid.


" Dih biarin, kalo lo mau sana cari cewek " ucap Bintang sinis.


" Bisa diam nggak?! " ucap Win pusing.


" Nggak! " ucap Reno dan Bintang serentak.


" Astaghfirullah.. udah-udah nanti kita keburu ketauan " ucap Bulan ikut pusing.


" Yaudah lo sana gih, biar gua yang bawa motor lo " ucap Win lalu diangguki oleh Bintang.


Disisi lain, ternyata ada seseorang yang menguping pembicaraan mereka sekaligus mengambil beberapa foto Bulan dan Bintang.


" Gw nggak bakal biarin lo bisa deket sama Bintang! " ucap orang itu lalu kemudian pergi mengikuti mobil yang dikendarai Bintang.


...----------------...


" Inikan rumahnya Bintang, kenapa mereka kesini?! " ucapnya terus mengintai dari jauh.


Saat sedang memperhatikan rumah Bintang, tiba-tiba ada yang mengetuk kaca mobil orang itu.


Tok.. tok.. tok..


" Dimas?! " ucap orang itu kaget.


" Hai Naura!! " ucap Dimas tersenyum. Ya orang yang kemaren bertemu dengan Dimas adalah Naura.


" Lo kenapa disini?! " tanya Naura kaget.


" Seharusnya gua yang tanya gitu sama lo " ucap Dimas santai.


" G-gua.. " belum sempat Naura menjawab, Dimas sudah memotong nya.


" Lo lagi ngawasin rumah Bintang?! " tebak Dimas.


" Maksud lo?! "


" Gua tau lo suka kan sama Bintang! " ucap Dimas dengan smirknya.


" L-lo tau dari mana?! " ucap Naura gagap.


" Itu nggak penting, yang penting sekarang adalah gimana kalau lo kerja sama, sama gua kita batalin acara ini. Jadi kalau udah batal lo bisa dapetin Bintang sepenuhnya.. " rayu Dimas, dan seperti rencananya Naura mulai terhasut olehnya.


" Oke, gua terima kerja sama lo! tapi dengan syarat, lo ikutin semua kata gua! " ucap Naura sombong.


" Huh, oke kita mulai besok! " ucap Dimas lalu pergi.


" Bulan! tunggu aja pembalasan gua! " ucap Naura dengan Smirknya lalu kemudian pergi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Haii semuanya.. author baru bikin ig nih namanya : Queenmay_4 bantu follow yahh... 😊💙

__ADS_1


Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙


__ADS_2