
Setelah mengetahui semua masalah yang menimpa Bulan di kampus 3 hari yang lalu, Bintang jadi marah terhadap Reno dan Win.
" Jadi gitu ceritanya Kak, makanya gue nanya dulu kalo lo emang ada hubungan sama Kak Bulan, gue ngalah " ucap Afdan setelah menceritakan semuanya.
" Dia milik gue, sampai kapanpun nggak akan gue lepasin " ucap Bintang dingin.
" Lo berdua ikut gue! " ucap Bintang pada Win dan Reno lalu kemudian pergi.
" Lo tunggu gue! gue bakal bikin perhitungan sama lo " ucap Win sambil menunjuk-nunjuk Afdan.
" Lah salah gue apa anjir?! " ucap Afdan bingung dan cemas.
...-----------------...
Selama mengikuti Bintang, Win sangat cemas tapi tidak dengan Reno, dia hanya biasa saja.
" Ren, lo yakin aman nih?! " bisik Win pada Reno.
" Ikutin aja " ucap Reno santai.
" Gue deg-degan anjir! " ucap Win.
" Lo takut apa? biasanya juga lo nggak takut apa-apa " ucap Reno bingung dengan Win.
" Nggak tau, tapi kali ini beda.. rasanya gue lagi diambang kematian gitu " ucap Win parno.
" Udah diem aja " ucap Reno lalu mereka mengikuti kemana arah Bintang berjalan.
Ternyata, Bintang membawa mereka ke raftoop, dan saat ini Bulan juga ada di raftoop yang sedang merenungi perkataan Naya tadi.
" Maksud lo ngerasiain ini dari gue apa hah?! " ucap Bintang langsung mencengkram kerah baju Win dan Reno.
" Lepasin Win, Tang! " ucap Reno dingin.
" Jawab dulu! " sarkah Bintang.
" Lo ngelarwng orang buat nyakitin Win, tapi lo sendiri yang nyakitin dia?! " ucap Reno menatap tajam pada Bintang, dengan terpaksa Bintang melepaskan mereka berdua.
__ADS_1
" Tang, ini bisa diomongin baik-baik.. " ucap Win berusaha memenangkan Bintang.
" Bulan udah disakitin, terus dimaki-maki lo bilang bisa diomongin baik-baik? nggak Win! gue nggak akan tinggal diem " ucap Bintang emosi.
" Tenang dulu " ucap Reno santai.
" Kak Bintang... " ucap Bulan yang menyaksikan pertengkaran itu.
" Pas banget, sini lo! " panggil Bintang pada Bulan.
" Kenapa? " tanya Bulan sambil mendekat. Dibelakang Bintang, Bulan melihat wajah Win yang sudah terlihat cemas.
" Kenapa Kak? " tanya Bulan lagi setelah sampai di depan Bintang.
" Kenapa lo nggak jujur hah?! " tanya Bintang dingin.
" Jujur apa? " tanya Bulan bingung.
" Nggak usah pura-pura bodoh! " ucap Bintang menatap tajam kearah Bulan.
" B-bukan gitu.. tapi aku beneran nggak tau, maksud Kakak jujur tentang apa?! " tanya Bulan sedikit khawatir, karna saat ini Bintang pasti sedang marah.
Win yang dilihat hanya melambai-lambaikan tanyanya pertanda bukan dialah yang memberitahu, sedangkan Reno hanya membuang mukanya ke arah lain.
" Jawab!! " desak Bintang lagi.
" Bukan bermaksud ngerahasiain Kak, tapi.. "
" Tapi apa?! " tanya Bintang tak ingin bertele-tele.
" Lo pada mikir ini sepele ya? apa gunanya coba lo nutup-nutupin ini dari gue? " ucap Bintang marah kepada Win, Reno, dan Bulan.
" Dia nutupin demi lo " ucap Reno santai.
" Demi gue? demi apaan, kalo gue nggak tau masalahnya bakal ilang gitu? atau kalo gue nggak tau, di nggak bakal dibully kaya gini gitu? " ucap Bintang.
" Demi kesehatan lo! dia yakin kalo lo tau masalah ini, lo nggak bakal tinggal diem, sedangkan lo saat ini sedang masa pemulihan " ucap Reno melindungi Bulan.
__ADS_1
" Tapi tetep aja! lo semua nggak boleh ngerasiain apa-apa sama gue " ucap Bintang kesal.
" Sekarang bilang sama gue siapa aja yang ngebully lo " ucap Bintang pada Bulan.
" Kak udah, nggak usah diperpanjang masalahnya.. " ucap Bulan menahan Bintang.
" Nggak! gue nggak terima calon istri gue disakitin, buruan bilang atau gue yang nyari sendiri " ucap Bintang menuntut.
" Udah Kakak tenang aja, biar aku sama Kak Reno dan Kak Win yang nyelesain masalahnya ya? " ucap Bulan membujuk.
" Bilang buruan! " ucap Bintang tidak peduli.
" Kakk... "
" Yaudah berarti gue yang nyari sendiri! " ucap Bintang ingin pergi tapi langsung ditahan oleh Bulan.
" Yaudah oke, aku kasih tau.. tapi nggak usah bales dendam Kak mereka semua cuman salah paham " ucap Bulan.
" Kasih tau! "
" Tadi Naya nyamperin aku kesini.. "
" Naya?!! " ucap Reno dan Win.
" Iya Kak, junior yang kita cari belakangan ini " ucap Bulan membenarkan.
" Kok bisa dia kesini? " tanya Reno.
" Nggak tau, tapi Naya bilang cek CCTV di loker maka semua masalah di kampus akan terjawab " ucap Bulan.
" Di loker nggak ada CCTV " ucap Win bingung.
Tanpa berfikir panjang, Bintang langsung pergi dari sana dan mencari petujuk dari Naya.
" Ayo Kak, kejar Kak Bintang " ucap Bulan lalu mereka menyusul Bintang.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Haii semuanya.. author baru bikin ig nih namanya : Queenmay_4 bantu follow yahh... 😊💙
Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙