Anak Geng Motor

Anak Geng Motor
Bab 49


__ADS_3

Setelah mengetahui semua masalah yang menimpa Bulan di kampus 3 hari yang lalu, Bintang jadi marah terhadap Reno dan Win.


" Jadi gitu ceritanya Kak, makanya gue nanya dulu kalo lo emang ada hubungan sama Kak Bulan, gue ngalah " ucap Afdan setelah menceritakan semuanya.


" Dia milik gue, sampai kapanpun nggak akan gue lepasin " ucap Bintang dingin.


" Lo berdua ikut gue! " ucap Bintang pada Win dan Reno lalu kemudian pergi.


" Lo tunggu gue! gue bakal bikin perhitungan sama lo " ucap Win sambil menunjuk-nunjuk Afdan.


" Lah salah gue apa anjir?! " ucap Afdan bingung dan cemas.


...-----------------...


Selama mengikuti Bintang, Win sangat cemas tapi tidak dengan Reno, dia hanya biasa saja.


" Ren, lo yakin aman nih?! " bisik Win pada Reno.


" Ikutin aja " ucap Reno santai.


" Gue deg-degan anjir! " ucap Win.


" Lo takut apa? biasanya juga lo nggak takut apa-apa " ucap Reno bingung dengan Win.


" Nggak tau, tapi kali ini beda.. rasanya gue lagi diambang kematian gitu " ucap Win parno.


" Udah diem aja " ucap Reno lalu mereka mengikuti kemana arah Bintang berjalan.


Ternyata, Bintang membawa mereka ke raftoop, dan saat ini Bulan juga ada di raftoop yang sedang merenungi perkataan Naya tadi.


" Maksud lo ngerasiain ini dari gue apa hah?! " ucap Bintang langsung mencengkram kerah baju Win dan Reno.


" Lepasin Win, Tang! " ucap Reno dingin.


" Jawab dulu! " sarkah Bintang.


" Lo ngelarwng orang buat nyakitin Win, tapi lo sendiri yang nyakitin dia?! " ucap Reno menatap tajam pada Bintang, dengan terpaksa Bintang melepaskan mereka berdua.

__ADS_1


" Tang, ini bisa diomongin baik-baik.. " ucap Win berusaha memenangkan Bintang.


" Bulan udah disakitin, terus dimaki-maki lo bilang bisa diomongin baik-baik? nggak Win! gue nggak akan tinggal diem " ucap Bintang emosi.


" Tenang dulu " ucap Reno santai.


" Kak Bintang... " ucap Bulan yang menyaksikan pertengkaran itu.


" Pas banget, sini lo! " panggil Bintang pada Bulan.


" Kenapa? " tanya Bulan sambil mendekat. Dibelakang Bintang, Bulan melihat wajah Win yang sudah terlihat cemas.


" Kenapa Kak? " tanya Bulan lagi setelah sampai di depan Bintang.


" Kenapa lo nggak jujur hah?! " tanya Bintang dingin.


" Jujur apa? " tanya Bulan bingung.


" Nggak usah pura-pura bodoh! " ucap Bintang menatap tajam kearah Bulan.


" B-bukan gitu.. tapi aku beneran nggak tau, maksud Kakak jujur tentang apa?! " tanya Bulan sedikit khawatir, karna saat ini Bintang pasti sedang marah.


Win yang dilihat hanya melambai-lambaikan tanyanya pertanda bukan dialah yang memberitahu, sedangkan Reno hanya membuang mukanya ke arah lain.


" Jawab!! " desak Bintang lagi.


" Bukan bermaksud ngerahasiain Kak, tapi.. "


" Tapi apa?! " tanya Bintang tak ingin bertele-tele.


" Lo pada mikir ini sepele ya? apa gunanya coba lo nutup-nutupin ini dari gue? " ucap Bintang marah kepada Win, Reno, dan Bulan.


" Dia nutupin demi lo " ucap Reno santai.


" Demi gue? demi apaan, kalo gue nggak tau masalahnya bakal ilang gitu? atau kalo gue nggak tau, di nggak bakal dibully kaya gini gitu? " ucap Bintang.


" Demi kesehatan lo! dia yakin kalo lo tau masalah ini, lo nggak bakal tinggal diem, sedangkan lo saat ini sedang masa pemulihan " ucap Reno melindungi Bulan.

__ADS_1


" Tapi tetep aja! lo semua nggak boleh ngerasiain apa-apa sama gue " ucap Bintang kesal.


" Sekarang bilang sama gue siapa aja yang ngebully lo " ucap Bintang pada Bulan.


" Kak udah, nggak usah diperpanjang masalahnya.. " ucap Bulan menahan Bintang.


" Nggak! gue nggak terima calon istri gue disakitin, buruan bilang atau gue yang nyari sendiri " ucap Bintang menuntut.


" Udah Kakak tenang aja, biar aku sama Kak Reno dan Kak Win yang nyelesain masalahnya ya? " ucap Bulan membujuk.


" Bilang buruan! " ucap Bintang tidak peduli.


" Kakk... "


" Yaudah berarti gue yang nyari sendiri! " ucap Bintang ingin pergi tapi langsung ditahan oleh Bulan.


" Yaudah oke, aku kasih tau.. tapi nggak usah bales dendam Kak mereka semua cuman salah paham " ucap Bulan.


" Kasih tau! "


" Tadi Naya nyamperin aku kesini.. "


" Naya?!! " ucap Reno dan Win.


" Iya Kak, junior yang kita cari belakangan ini " ucap Bulan membenarkan.


" Kok bisa dia kesini? " tanya Reno.


" Nggak tau, tapi Naya bilang cek CCTV di loker maka semua masalah di kampus akan terjawab " ucap Bulan.


" Di loker nggak ada CCTV " ucap Win bingung.


Tanpa berfikir panjang, Bintang langsung pergi dari sana dan mencari petujuk dari Naya.


" Ayo Kak, kejar Kak Bintang " ucap Bulan lalu mereka menyusul Bintang.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Haii semuanya.. author baru bikin ig nih namanya : Queenmay_4 bantu follow yahh... 😊💙


Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙


__ADS_2