Anak Geng Motor

Anak Geng Motor
Bab 41


__ADS_3

Saat ingin menjemput Bulan, tiba-tiba Bintang dihentikan oleh beberapa orang yang menggukan motor sport dan penutup wajah.


" Apa-apaan sih, ganggu orang aja! " ucap Bintang kesal lalu turun dari mobilnya.


Karna kebetulan jalanan sedang kosong, tanpa aba-aba orang-orang itu langsung menyerang Bintang secara bersamaan, Bintang berusaha melawan mereka dengan sekuat tenaga dan hampir menang, tapi ternyata orang-orang itu terlalu licik.


Mereka menggunakan tongkat baseball lalu memukul punggung Bintang, sehingga Bintang tergeletak kesakitan.


" Akhh... sakit banget " rintih Bintang sangat kesakitan.


Karna melihat orang-orang umum ingin mendekati Bintang, jadi para pemotor itu langsung pergi meninggalkan TKP.


" Astaga, Nak apa kamu baik-baik aja? " tanya seorang wanita paruh baya.


" T-tolong saya buk.. " ucap Bintang menahan sakitnya.


" Tolong hubungi ambulan " ucap wanita paruh baya itu kepada masyarakat, lalu segera salah satu dari mereka menghubungi ambulan.


Setelah ambulan datang, Bintang langsung dilarikan kerumah sakit agar mendapatkan penanganan lebih lanjut.


...----------------...


Di rumah Bulan.


" Kak Bintang kok nggak dateng-dateng ya " gumam Bulan, dia merasa perasaannya tidak enak sekarang.


" Eh, belum pergi? " tanya Umi yang melihat Bulan masih duduk di teras rumah.


" Belum Umi, Kak Bintangnya belum dateng " ucap Bulan.


" Ouh, mungkin kena macet Bintang nya.. " ucap Umi lalu menemani Bulan.


Sudah sekitar 15 menit Umi dan Bulan menunggu Bintang namun yang ditunggu tak kunjung datang, saat ini Bulan benar-benar sudah cemas.


" Umi, kok Kak Bintang belum datang juga ya?! " tanya Bulan cemas.


" Coba kamu telfon dulu, siapa tau Bintang ada urusan mendadak " ucap Umi mencoba berfikir positif.


Saat Bulan menelfon Bintang, yang mengangkat adalah seorang wanita, dengan segera Bulan menanyakan keberadaan Bintang pada wanita itu.


[ Halo Kak, Kakak dimana? ]


[ *Halo, selamat siang dengan keluarga Bintang?! ]


tanya wanita itu*.

__ADS_1


[ *I-iya.. maaf ini dengan siapa ya? dimana Kak Bintang? ]


tanya Bulan lagi*.


[ Maaf Nona, kami dari rumah sakit **** ingin menyampaikan bahwa pasien bernama Bintang mengalami musibah dan saat ini sedang ada dirumah sakit *** ]


ucap wanita itu yang ternyata adalah seorang suster di rumah sakit Bintang dirawat*.


[ Astaghfirullahalazim... kalo gitu saya kesana sekarang, terimakasih informasinya mbak.. Assalamu'alaikum ]


Bulan lalu memutuskan sambungannya.


" Ada apa Nak? " tanya Umi melihat wajah Bulan yang sangat cemas.


" Umi, Kak Bintang dirumah sakit Umi... " ucap Bulan berkaca-kaca.


" Astaghfirullahalazim... kenapa bisa? " tanya Umi.


" Nanti aja kita cari tau, sekarang ayok kita ke rumah sakit Umi.. " ucap Bulan mendesak.


" Yaudah kamu tunggu bentar, Umi telfon Abi dulu " ucap Umi dan segera masuk kerumah.


Tidak beberapa lama akhirnya Abi datang menjemput istri dan anaknya.


" Assalamu'alaikum.. " ucap Abi.


" Apa yang terjadi? " tanya Abi penasaran.


" Abi.. Kak Bintang masuk rumah sakit " ucap Bulan menangis.


" Kenapa bisa? " tanya Abi lagi.


" Bulan juga nggak tau, ayok sekarang kita kerumah sakit Abi... " ucap Bulan sambil menangis.


" Yaudah ayok.. " ucap Abi lalu mereka segera ke rumah sakit tempat Bintang dirawat.


" Bulan kamu udah kasih tau Mama sama Papa Bintang belum? " tanya Umi.


" Belum Umi.. " ucap Bulan sambil sesekali sesegukan.


" Yaudah kamu kasih tau dulu Mama nya Bintang.. " suruh Umi, lalu diangguki oleh Bulan.


[ Halo Assalamu'alaikum Ma.. ]


[ Waalaikumsalam.. kenapa Bulan? prewed nya udah selesai ya?! ]

__ADS_1


[ B-belum Ma.. ]


[ Loh Bulan, kok suara kamu kayak orang habis nangis, kamu kenapa nak? ]


[ M-Ma..Kak Bintang masuk rumah sakit ]


[ Astaghfirullahalazim.. Bintang kenapa Bulan? ]


[ Bulan juga nggak tau Ma..Bulan juga baru dikasih tau sama perawat disana.. ]


[ Astaghfirullah.. sekarang kasih tau Mama dimana rumah sakitnya, biar Mama kesana sekarang.. ]


[ Yaudah, Bulan share lokasinya ya Ma..Assalamu'alaikum.. ]


[ Waalaikumsalam.. ]


...----------------...


Setelah dikirimkan alamat rumah sakit itu oleh Bulan, Mama Bintang segera memanggil suaminya.


" Papa.....!!!! Pa...sini!! " teriak Mama Bintang.


" Astaghfirullahalazim... kenapa teriak-teriak sih Ma? " tanya Papa Bintang bingung.


" Pa sekarang kita harus kerumah sakit, Bintang masuk rumah sakit Pa... " ucap Mama Bintang menangis.


" Astaghfirullahalazim... kenapa bisa masuk rumah sakit? karna balapan ya?! " tebak Papa Bintang.


" Bukan Pa!! Mama juga nggak tau, sekarang ayok kita kerumah sakit! " desak Mama Bintang.


Saat ingin berangkat, ternyata Naura berkunjung ke rumah Bintang dan melihat jika orang tua Bintang akan pergi.


" Eh, Tante sama Om mau kemana? " tanya Naura basa-basi.


" Tante mau kerumah sakit, Bintang masuk rumah sakit Naura " ucap Mama Bintang sambil menangis.


" Apa?! masuk rumah sakit? tapi kenapa Tante? " tanya Naura panik.


" Tante juga nggak tau, sekarang Tante mau pergi kesana " ucap Mama Bintang.


" Eee a-anu.. Naura boleh ikut nggak Tante? " tanya Naura.


" Yaudah ayok.. " ajak Mama Bintang, lalu mereka semua segera pergi ke rumah sakit.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Haii semuanya.. author baru bikin ig nih namanya : Queenmay_4 bantu follow yahh... 😊💙


Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙


__ADS_2