
Saat ini jam sudah menunjukan pukul 18.35 waktunya sholat maghrib. Jadi Bulan segera mengambil wudhu dan sholat. Setelah selesai sholat, Bulan segera membangun Bintang yang tertidur.
" Kak... " panggil Bulan pelan.
" Hmm.. " jawab Bintang masih terpejam.
" Bangun udah maghrib.. " ucap Bulan sambil membereskan mukenanya.
" Jam berapa sekarang? " tanya Bintang serak.
" Udah jam 18.48 " ucap Bulan lalu duduk dikursi disamping Bintang.
" Yaudah gue ambil wudhu dulu " ucap Bintang ingin turun.
" Nggak tayamum aja Kak? " tanya Bulan.
" Nggak, lagian luka gue nggak kenapa-napa kok kalo kena air " ucap Bintang lalu berjalan ke toilet, jawaban itu sedikit membuat Bulan tersenyum. Dia kira Bintang anak yang suka meninggalkan sholat demi bermain diluaran sana, tapi ternyata dugaannya salah.
" Biar aku bantu " ucap Bulan ingin memegangi infus Bintang.
" Gue mau pipis, mau ikut?! " ucap nya santai.
" Astaghfirullahalazim.. n-nggak Kakak aja " ucap Bulan lalu sedikit menjauh dari Bintang, Bintang yang melihat itu langsung terkekeh.
Setelah selesai berwudhu Bintang langsung mengembangkan sajadah.
" Nggak sholat sambil duduk aja Kak? takutnya pusing " ucap Bulan.
" Gue masih bisa berdiri juga ngapain sholat duduk?! " ucap Bintang dingin lalu kemudian sholat, sungguh hari ini semua perkiraan Bulan terhadap Bintang berubah 100% . Dia menyesal karna telah berburuk sangka kepada seseorang apa lagi orang itu adalah tunangannya.
" Maafkan hamba yang sudah berprasangka buruk pada ciptaan-Mu ini Ya Rabb " ucap Bulan dalam hati sambil tersenyum.
Saat masih asik melihat Bintang beribadah pada Tuhan Yang Maha Esa, tiba-tiba pintu ruangan Bintang diketuk dari luar, dengan segera Bulan membukakan pintu.
" Mbak ini makan malam buat pasien " ucap perawat ramah.
" Ouh iya, terimakasih suster.. " ucap Bulan lalu mengambil makanan tersebut, setelah otu kembali ke dalam. Saat kembali ternyata Bintang telah selesai sholat.
__ADS_1
" Siapa? " tanya Bintang.
" Ini makan malam buat Kakak.. " ucap Bulan lalu menaruh makanan tersebut diatas meja.
" Buruan makan Kak, mumpung masih panas " ucap Bulan lagi.
" Lo belum makan kan? "
" Belum, tapi gapapa kok aku bisa makan nanti " ucap Bulan duduk disofa.
" Bagi dua aja nasinya " ucap Bintang dingin.
" Nggak usah, Kakak makan aja biar cepet sembuh " ucap Bulan menolak.
" Nggak ada penolakan, ambil piringnya " suruh Bintang lalu duduk disofa disebelah Bulan.
" Nggak usahh Kak Bintang... Kakak makan aja " tolak Bulan sekali lagi.
" Buruan ambil " paksa Bintang.
Sehingga mau tak mau Bulan mengambil piring satu lagi lalu kembali duduk disofa.
" Iyaa.. makasih Kak " ucap Bulan lalu mereka makan bersama.
Saat asik makan sambil mengobrol, tiba-tiba Reno dan Win masuk ke ruangan Bintang sambil membuka pintu dengan kasar.
Bugh...
" Astaghfirullahalazim!! " pekik Bulan terperanjat, beda dengan Bintang dia hanya melihat sekilas lalu melanjutkan makannya.
" Kakak kenapa kayak gitu, kaya habis dikejer aja " ucap Bulan sambil mengelus-elus dadanya.
" Sorry, sorry... gue khawatir tadi waktu orang tua Bintang bilang kalo dia masuk rumah sakit " ucap Reno ngos-ngosan.
" Parah sih Tang lo nggak ngasih tau kita berdua! " ucap Win juga ngos-ngosan.
" Sini Kak duduk dulu.. " ucap Bulan ingin mengambilkan air minum, tapi ditahan oleh Bryan.
__ADS_1
" Udah biarin aja, mereka bisa ngambil sendiri " ucap Bintang dingin.
" Nggak boleh gitu, mereka tamu " ucap Bulan lalu tetap mengambilkan air minum untuk Reno dan Win.
" Bulan mah baik, nggak kaya lo kejam! " ucap Win sinis.
" Mau ngapain lo pada kesini? " tanya Bintang mengalihkan pembicaraan.
" Mau nonton konser! " ucap Reno kesal.
" Tau, udah jelas-jelas orang ngejenguk masih ditanyain " ucap Win juga ikut kesal.
" Santai dong santai... " ucap Bintang terkekeh.
" Astaghfirullah Kak... bisa nggak sehari aja nggak berantem? " ucap Bulan pusing.
" Nggak!! " ucap mereka bersamaan.
" O-oh... okee " ucap Bulan lalu kembali memakan makanannya.
" Siapa yang bikin lo kayak gini? " tanya Reno pada Bintang.
" Gue nggak tau pasti karna mereka semua pakek masker, tapi yang jelas di leher mereka ada tato ular " ucap Bintang kembali mengingat kejadian tadi siang.
" Tato ular?! geng apaan tuh? " tanya Win, lalu Bintang dan Reno hanya menggeleng.
" Dimana kejadiannya? " tanya Win.
" Di jalan **** , segera lo cari pelakunya " ucap Bintang, lalu diangguki oleh Win dan Reno.
" Kakak bahas apa? " tanya Bulan tidak mengerti.
" Udah makan aja, inget jangan sampai nggak habis " ucap Bintang lalu Bulan hanya mengikutinya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Haii semuanya.. author baru bikin ig nih namanya : Queenmay_4 bantu follow yahh... 😊💙
__ADS_1
Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙