Anak Geng Motor

Anak Geng Motor
Bab 50


__ADS_3

Sesampainya di area lemari loker, Bintang langsung mencari CCTV tersebut dengan mengecek berbagai tempat. Saat masih mencari-cari, Bulan, Reno dan Win sampai disana dan ikut membantu Bintang.


Setelah satu jam mencari, mereka tak kunjung menemukan CCTV tersebut sehingga mereka telat masuk kelas.


" Hufffh...dimana CCTV nya? " tanya Bintang pada Bulan.


" Aku juga nggak tau Kak, Naya cuman bilang CCTV nya ada di area ini " ucap Bulan lemas karna sudah lelah.


" Kalian nemuin nggak?! " tanya Bintang pada Reno dan Win, lalu hanya dibalas gelengan oleh mereka.


" Yaudah deh, kita lanjut cari waktu udah sekolah lagi aja " putus Bulan karna besok dia akan menikah dengan Bintang, lalu disetujui oleh mereka semua.


Saat mereka pergi, ternyata CCTV itu menangkap semua pergerakan dan percakapan mereka, dan terlihat bahwa CCTV tersebut terletak di mata salah satu foto yang dipajang oleh sekolah.


Disaat mereka sudah diparkiran untuk pulang, tiba-tiba ban mobil Bintang lepas 2 buah yang membuat Bintang jadi semakin kesal.


" Arrggghh!! ini semua apa-apaan sih?! siapa yang ngelakuin ini! " pekik Bintang marah.


" Astaghfirullahalazim.. kenapa bisa gini Kak?! " tanya Bulan.


" Hadehh nggak ada habis-habisnya! " ucap Reno memijit kepalanya yang pusing.


" Tang, pake motor gue aja! mobil lo biar anak-anak nanti yang urus " ucap Win, mau tidak mau Bintang harus memakai motor Win untuk pulang.


Tanpa mereka ketahui, ternyata ada orang lain yang mengintip mereka di parkiran.


" Cih, sampai kapanpun gue nggak akan ngebiarin lo hidup tenang! " gumam seseorang dengan smirk jahatnya.


...----------------...


Keesokan harinya.


Hari ini adalah hari dimana yang sangat dinanti-nanti oleh Bulan dan Bintang. Pasangan yang tadinya menentang keras pernikahan ini, kini malah menerima pernikahan ini dengan sangat gembira seiring berjalannya waktu.


Pernikahan mereka dilakukan di sebuah gedung, yang sudah disewa oleh Papa Bintang.


Di kamar rias.


" Wahh.. cantik banget calon menantu Mama!! " ucap Mama Bintang heboh.


" Makasih Ma, tapi kenapa Bulan takut ya Ma? " tanya Bulan sedikit gelisah.


" Gapapa, namanya juga pengantin baru.. " ucap Mama Bintang menenangkan calon menantu nya itu.


" Selamat ya Nak, bentar lagi kamu bakal jadi seorang istri, jadi istri yang baik buat suami kamu ya " ucap Umi pada anak semata wayang nya itu.


" Aaa.. Bulan deg-degan Umi!!!! " rengek Bulan masih takut.


" Baca do'a Nak, berdo'a sama Allah semoga semuanya baik-baik aja.. " ucap Umi mengingatkan.


" Iyaa Umi.. " jawab Bulan mengatur perasaannya.


Saat sedang mengobrol dengan Ibu dan mertuanya, Bulan tiba-tiba mendapatkan telfon dari nomor yang tidak dikenal.


" Yaudah kamu angkat telfon aja dulu, Umi bakal keluar dulu buat nyambut tamu " ucap Umi.

__ADS_1


" Iyaa Umi.. " ucap Bulan, lalu Ibu dan mertuanya keluar dari kamar rias Bulan.


Setelah kedua orang itu keluar, barulah Bulan mengangkat telfon tersebut. Dan siapa yang menyangkat ternyata itu adalah...


[ Halo Assalamu'alaikum ? ]


Ucap Bulan saat sudah mengangkat telfon tersebut.


[ Pernikahan lo nggak bakal lancar, karna Bintang itu milik gue, bukan milik lo atau siapapun! ]


Ucap orang itu mengancam Bulan. Bulan yang tau itu adalah Naura, langsung menguatkan tekatnya untuk tidak takut lagi pada Naura.


Sebenarnya yang membuat Bulan seperti ini adalah kata-kata Naya kemarin. Bulan sudah mencerna semua ucapan Naya dan baru sadar jika selama ini dia terlalu lemah dan takut untuk membela dirinya sendiri.


[ Apa yang udah Kakak lakuin?! ]


[ Lo nggak perlu tau! yang jelas hidup lo nggak akan pernah tenang! ]


[ Aku nggak takut sama ancaman Kakak, karna semua akan terjadi atas izin Allah. Jadi jangan terlalu percaya diri Kak, karna suatu saat nanti semua perbuatan Kakak akan aku bongkar ]


Ucap Bulan penuh keyakinan, sehingga Naura emosi mendengarnya.


[ Kita liat seberapa kuat lo ngelawan gue! ]


Setelah mengucapkan itu, Naura langsung mematikan telfonnya. Bulan yang mendapatkan ancaman itu jadi kepikiran.


" Apa mungkin selama ini yang bikin masalah adalah Kak Naura?! " gumam Bulan, saat Bulan termenung tiba-tiba Umi nya masuk.


...----------------...


Disisi lain, Bintang sibuk menghubungi Reno dan Win untuk menjaga keamanan selama acara berlangsung. Bukan apa-apa, Bintang hanya takut acara bahagia nya rusak, karna 4 hari yang lalu Reno dan Win melaporkan bahwa orang-orang bertato yang dimaksud Bintang adalah gengster yang ada di daerah Bang Mamat berjualan.


[ Tang, lo udah ngomongin ini 10× loh! lo nggak capek apa? ]


[ Gue kan cuman ngingetin! gue nggak mau ya acara gue rusak karna kalian teledor ]


[ Udah tinggal nikah aja susah amat hidup lo! lagian semua anggota kita udah gue kasih arahan kok ]


[ Yaudah lo atur aja semuanya, btw Win mana? ]


[ Noh, dia lagi makan ]


[ Bilangin jangan teledor tu anak! ]


[ Ya ya ya ya ya ya... ]


Setelah itu Bintang memutuskan sambungannya secara sepihak.


" Hufhh, selesai acara ini gue nggak bakal ngebiarin kalian semua hidup tenang! " ucap Bintang penuh dendam. Dia kesal karna banyak sekali orang-orang yang mengincarnya.


...----------------...


Di kamar rias.


" Ayok Bulan, acaranya udah mau dimulai " ucap Umi tersenyum.

__ADS_1


" Iyaa Umi... " ucap Bulan juga tersenyum, lalu mereka berdua keluar.


Saat menuju kearah Bintang, semua tamu begitu takjub dengan kecantikan Bulan, sehingga Bulan yang ditatap oleh semua orang tiba-tiba jadi salting dan malu.


" Merah banget tu pipi " bisik Bintang saat Bulan sudah berada disamping nya.


" Kak jangan gitu " ucap Bulan menahan malu.


Kemudian acara pun berlangsung, yang hadir di pernikahan itu tidak lah terlalu ramai, karna yang hadir hanya saudara dan kerabat dekat.


" Baiklah, apakah ananda Bintang bersedia menikahi ananda Bulan? " tanya bapak KUA.


" Bersedia Pak " jawab Bintang mantap.


" Bagaimana dengan ananda Bulan? apa kamu bersedia menikah dengan ananda Bintang? " tanya bapak KUA tersebut. Dengan malu-malu Bulan mengamgguki pertanya bapak KUA tersebut.


" Baiklah silakan pak " ucap Bapak KUA itu menyuruh Abi dan Bintang berjabat tangan, setelah itu membacakan ijab kabul.


Setelah Abi membacakan ijab kabul, kini giliran Bintang memjawabnya, karna kemantapannya Bintang dia mampu membacakan ijab kabul dengan sekali percobaan.


" Bagaimana para saksi?! "


" SAHH!!!!! " jawab semua para tamu undangan.


" Ren, Bintang kawin Ren!! " ucap Win terharu.


" Lebay amat lo, pake nangis segala! " ucap Reno menertawakan Win.


" Gue bukan nangis ogeb, tapi gue terharu " ucap Win.


" Cih, cengeng lo " ucap Reno lalu merangkul sahabatnya itu.


Baru saja mereka semua. bahagia, tiba-tiba lampu digedung mati dan membuat semua orang bingung. Belum selesai disana, setelah lampu mati disusul dengan suara petasan yang berada di dekat Bulan, dengan segera Bintang menariknya dan memeluk Bulan.


" Lo gapapa kan? " tanya Bintang sambil memeluk Bulan.


" Gapapa kok Kak " ucap Bulan tenang, dia sudah tidak takut lagi dengan hal seperti ini, karna sudah terbiasa, ditambah lagi dia sudah tau dibalik ini semua pasti dalangnya adalah Naura.


Semua tamu kini sudah berhamburan dan bubar dari acara tersebut, tidak lama akhirnya lampu kembali menyala berkat Win.


Karna lampu sudah menyala barulah orang tua Bulan dan Bintang menghampiri mereka dengan perasaan cemas. Sedangkan Reno dan Win langsung mencari pelaku yang sudah melakukan ini semua.


" Bulan, kamu gapapa kan sayang?! " tanya Umi mengecek kondisi Bulan.


" Bulan gapapa Umi, Umi tenang aja " ucap Bulan tersenyum.


" Bintang kenapa ini?! " tanya Papanya, karna Papanya yakin bahwa ini semua pasti berkaitan dengan Bintang.


" Ceritanya panjang Pa, sekarang mending kalian semua tunggu disini, Bintang bakal nyelesain semuanya " ucap Bintang lalu kemudian pergi.


" Bintang!! kamu mau kemana?! " pekik Mamanya.


" Udah, biarin dia nyelesain semua masalahnya Ma, sekarang ayok kita pulang " ucap Papa Bintang.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Haii semuanya.. author baru bikin ig nih namanya : Queenmay_4 bantu follow yahh... 😊💙


Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙


__ADS_2