
Di perjalanan menuju rumah sakit, Naura sangat panik dan berusaha menghubungi Dimas. Tapi Dimas tak kunjung bisa dihubungi.
" Kalau terjadi sesuatu sama Bintang awas lo! " ucap Naura dalam hati.
Setelah beberapa saat akhirnya mereka telah sampai di rumah sakit, dan langsung menuju ruangan Bintang.
" Bulan.. Bintang kenapa nak? " tanya Mama Bintang menghampiri nya.
" Mama.. Kak Bintang Ma.. " ucap Bulan sambil menangis.
" Iyaa, Bintang kenapa nak?? " tanya Mama Bintang juga ikut menangis.
" Bulan nggak tau kenapa Kak Bintang bisa dibawa kesini Ma "
" Yaudah, kamu tenang dulu ya.. kita do'a in Bintang sama-sama " ucap Mama Bintang berusaha menenangkan Bulan.
Naura yang melihat itu semua jadi terbakar api cemburu, seharusnya dia lah yang akan mendampingi Bintang bukan Bulan.
" Tante, dia siapa? " tanya Naura pura-pura bertanya.
" Ah, Naura kenalin ini Bulan calon istrinya Bintang " ucap Mama Bintang memperkenalkan.
Bulan yang melihat ada Naura disana jadi sedikit takut.
" Kenapa Kak Naura disini? " tanyanya dalam hati.
Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya dokter keluar dari ruangan Bintang. Segera Mama dan Papa Bintang bertanya pada dokter tersebut.
" Bagaimana kondisi anak saya dok? " tanya Mama Bintang.
" Pasien mengalami sedikit kerusakan pada tulang punggung nya, tapi Alhamdulillah kami telah berhasil mengobatinya, saat ini pasien hanya butuh istirahat yang cukup agar segera sembuh kembali " ucap Dokter itu menjelaskan.
" Alhamdulillah Ya Allah.. terimakasih dokter " ucap Papa Bintang lalu kemudian dokter itu pergi.
Saat mereka semua masuk, ternyata Bintang sudah sadar dan langsung tersenyum pada orang tuanya dan Bulan. Mama Bintang yang melihat anaknya babak belur jadi semakin sedih.
" Bintang gapapa kok Ma, jadi Mama jangan sedih lagi ya.. " ucap Bintang, kali ini Bintang berbicara lembut dengan orang tuanya tidak dingin seperti sebelumnya.
" Mama khawatir tau nggak sama kamu " ucap Mama Bintang lalu memeluk anaknya itu.
Saat Bulan ingin mendekati Bintang, Naura langsung buru-buru menyelipnya.
" Bintang kamu gapapa kan? " tanya Naura berekting.
" Ouh, ada lo juga ternyata.. gue gapapa kok " ucap Bintang dingin dan berusaha tenang, padahal dihatinya Bintang sangat terkejut, dia takut jika Naura telah mengetahui hubungannya dengan Bulan.
" Kamu kenapa bisa masuk rumah sakit sih? " tanya Naura basa-basi.
" A-anu.. gue juga nggak tau, tiba-tiba aja ada orang yang ngeroyok gue " ucap Bintang tidak ingin menjelaskan.
" Kamu inget wajah orang-orangnya? " tanya Papa Bintang.
__ADS_1
" Nggak Pa, mereka semua pake masker " ucap Bintang seadanya.
Saat masih mengobrol dengan Bintang, tiba-tiba ponsel Naura berbunyi dan disana tertera nama Dimas. Dengan cepat Naura izin pergi dengan orang-orang yang ada disana.
" Bintang aku masih ada urusan, kalo gitu aku pergi dulu ya.. " ucap Naura ingin pergi tapi langsung ditahan oleh Bintang.
" Kenapa? " tanya Naura panik.
" Gue minta maaf ya tentang di raftoop kemaren, gue nggak bermaksud nuduh lo " ucap Bintang dingin, lalu dibalas senyum senang oleh Naura.
" Gapapa kok, aku udah maafin.. kalo gitu aku pergi dulu ya dahh.. Om Tante, Naura pulang dulu ya " ucap Naura lalu kemudian pergi.
...----------------...
Setelah keluar dari ruangan Bintang, barulah Naura mengangkat telfon Dimas.
[ Halo, kenapa lo lama banget sih ngangkatnya! ]
[ Gue lagi dirumah sakit ]
[ Lo sakit? ]
[ Bukan gue yang sakit, tapi Bintang! sekarang lo jujur sama gue, lo kan yang bikin Bintang masuk rumah sakit?! ]
[ Kalo iya gimana? ]
[ Lo gila hah?! Kita kan udah bikin perjanjian kalo lo nggak bakal nyakitin Bintang, gue nggak mau ya kalo terjadi sesuatu sama Bintang! kalo Bintang kenapa-napa lo bakal tanggung semua akibatnya! ]
[ Maksud lo?! ]
[ Cih, seharusnya lo bisa ngemanfaatin kondisi tadi buat ngejelek-jelekin Bulan, lo bisa ngebuat orang tua Bintang percaya kalo Bintang kaya gitu semuanya gara-gara Bulan! tapi sekarang semuanya percuma karna lo udah ngebuang kesempatan itu! ]
[ Terus sekarang gimana? ]
[ Gw bakal ngejalanin rencana selanjutnya, tapi lo harus bisa ngebuang otak bodoh lo itu ]
[ Jaga ya mulut lo! pokoknya gue nggak mau tau, rencana lo selanjutnya nggak boleh nyelakain Bintang lagi, ngerti lo! ]
Setelah itu Naura langsung memutuskan panggilan secara sepihak, dia sangat kesal karna perbuatan Dimas tadi bisa mengancam nyawa Bintang.
Tapi dia juga membenarkan perkataan Dimas tadi, bahwa situasi tadi sangatlah menguntungkan baginya.
" Sialan, kenapa gue nggak kepikiran tadi! " ucap Naura lalu menaiki salah satu taksi.
...---------------...
Setelah lama disana, Abi terpaksa harus kembali ke kantor karna masih ada yang harus diurus.
" Bintang maaf Abi nggak bisa nemenin kamu sekarang ya, soalnya Abi masih ada urusan " ucap Abi.
" Gapapa Abi, makasih juga ya Abi udah mau repot-repot kesini " ucap Bintang.
__ADS_1
" Nggak repot kok, kalau gitu kami pulang dulu ya " ucap Abi.
" Abi, boleh Bulan tinggal disini dulu? " tanya Bulan.
" Yaudah kalo gitu, Abi sama Umi pulang dulu ya.. Assalamu'alaikum "
" Waalaikumsalam.. " jawab Bulan dan yang lain serentak.
" Bulan, Mama minta maaf ya harus ngerepotin kamu.. soalnya temen-temen Mama kerumah sekarang " ucap Mama Bintang tidak enak hati.
" Gapapa kok Ma, biar Kak Bintang, Bulan yang jagain " ucap Bulan ramah.
" Yaudah kalo gitu Mama sama Papa pulang dulu ya, nanti Mama kesini lagi.. Assalamu'alaikum " ucap Mama Bintang lalu kemudian pergi.
Saat orang tua mereka sudah pergi, Bintang langsung menanyakan tentang video yang ada di kampus tadi.
" Bulan.. " panggil Bintang.
" Hmm, kenapa Kak? " tanya Bulan.
" Gue mau tanya sama lo, dan lo harus jujur sama gue ngerti? "
" Iyaa, ngerti "
" Bener lo yang nyebarin video Kitty di medsos kampus? " tanya Bintang.
" Demi Allah aku nggak pernah nyebarin video itu Kak " ucap Bulan jujur.
" Terus gimana bisa video itu terkirim atas nama lo?" tanya Bintang lagi.
" Aku juga nggak tau, seinget aku waktu aku ke aula hp nya ketinggalan di loker " ucap Bulan, lalu Bintang hanya ngangguk-ngangguk mengerti.
" Coba sini hp lo " ucap Bintang lalu Bulan memberikannya.
Bintang mengecek galeri di ponsel Bulan, dan benar saja bahwa video itu tidak ada sama sekali.
" Apa ada orang lain waktu lo masih diloker? "
" Hmmm... ouh ada! " ucap Bulan baru teringat.
" Siapa orang nya? " tanya Bintang.
" Namanya Naya, junior yang dibully Kak Naura waktu itu " ucap Bulan, dan seketika Bintang mencoba mengingat wajah junior itu.
" Yaudah, mulai sekarang lo harus hati-hati.. gue nggak tau siapa yang diincer diantara kita berdua " ucap Bintang lalu diangguki oleh Bulan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Haii semuanya.. author baru bikin ig nih namanya : Queenmay_4 bantu follow yahh... 😊💙
Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙
__ADS_1