
3 hari kemudian..
Setelah kejadian 3 hari yang lalu, Bulan tidak pernah lagi berkomunikasi dengan Kitty. Bulan sudah berusaha untuk selalu berkomunikasi, akan tetapi Kitty selalu membentaknya agar tidak lagi mengganggunya.
" Kitt, hari-hari aku kosong banget tanpa kamu.. " ucap Bulan lesu sambil melihat Kitty yang duduk jauh darinya.
" Heh cewek murahan! pindah lo sana, gue jijik deket-deket sama parasit! " ucap mahasiswi yang duduk di belakang Bulan.
" Dev.. aku kan memang duduk disini " ucap Bulan menahan air matanya.
" Ya tinggal pindah susah amat sih! " ucap mahasiswi yang bernama Devi itu sinis.
Dengan terpaksa Bulan pindah duduk jauh dari teman-temannya. Kitty yang melihat itu sebenarnya kasihan, tapi sakit hatinya pada Bulan lebih besar dari pada rasa kasihannya, ditambah lagi rasa cemburunya terhadap Bintang.
" Ya Allah.. Bulan nggak sanggup, Bulan bingung harus nyelesain masalahnya kayak gimana " ucap Bulan sambil meneteskan air mata, tapi buru-buru dia menghapusnya.
...----------------...
Di kelas Bintang.
" Tang lo yakin udah bisa ngampus nih? " tanya Win khawatir.
Ya, Bintang sudah keluar dari rumah sakit, sebenarnya dokter melarang keras untuk Bintang pulang, tapi Bintang yang keras kepala terus mendesak dokter itu hingga berhasil keluar.
" Udah, aman " ucap Bintang santai.
" Gue ragu, ntar lo pingsan gimana? atau tulang punggung lo bermasalah lagi gimana?! " ucap Win.
" Nggak bakal, tenang aja " ucap Bintang lagi.
" Ren, buruan lo robek semua foto Bulan yang ada di mading " bisik Win pada Reno.
" Aman, udah dari kemaren-kemaren gue robek " bisik Reno balik.
Bintang belum tau apa yang terjadi di kampus selama dia dirawat dirumah sakit, karna Bulan meminta untuk dirahasiakan agar Bintang bisa fokus dengan kesembuhannya.
" Lo berdua ngomongin gue ya?! " ucap Bintang menatap curiga pada sahabat nya itu.
" Nggak, ngapain juga kita ngomongin lo, nggak ada untungnya " ucap Reno asal.
__ADS_1
Saat mereka sedang asik mengobrol, tiba-tiba Naura menghampiri mereka.
" Haiiiii... para badboy, kecuali Bintang " pekik Naura girang, sehingga semua mahasiswa/i yang ada di kelas Bintang melihat kearahnya.
" Hadeh.. ngapain lagi si nenek lampir ini " ucap Reno mengeluh.
" Heh jaga ya mulut lo, cantik gini dibilang nenek lampir " ucap Naura sinis.
" Mau ngapain lo? " tanya Bintang dingin.
" Nih, aku bawain sandwich buat kamu.. " ucap Naura memberikan sandwich kepada Bintang.
" Gue nggak laper, jadi makan aja " ucap Bintang menolak.
" Yah, padahal aku udah berusaha bikin sampe tangan aku luka, yaudah lah kalo kamu nggak mau " ucap Naura pura-pura bersedih dan berniat ingin pergi.
" Heh nek lampir, kalo Bintang nggak mau gue mau kok " pekik Reno.
" Beli sendiri! " ucap sinis.
Karna kasihan melihat Naura yang sedih, akhirnya Bintang kembali memanggilnya.
" Kalo nggak ada, lo bisa taro disini " ucap Bintang dingin, dengan senang hati Naura menaruhnya sambil tersenyum.
" Semoga kamu suka ya.. " ucap Naura lalu pergi dengan hati yang gembira.
" Gila, diterima dong!! " ucap salah satu mahasiswi cemburu.
" Namanya juga Naura! lo tau kan kalo nyokapnya sama nyokap Bintang deket " ucap mahasiswi lain yang terlihat sudah biasa dengan hal itu.
" Gue pengen jadi Naura...!! " ucap mahasiswi tadi sambil merengek.
" Kenapa lo terima? " tanya Win dingin.
" Gue gini-gini masih punya hati kali " ucap Bintang santai.
" Lo nggak laperkan? jadi buat gue ya " ucap Reno langsung mengambil sandwich tadi.
" Mm.. " balas Bintang sambil ngangguk-ngangguk.
__ADS_1
" Jangan ada yang bilangin Naura, kalo sandwich dia gue yang makan! " ucap Reno pada teman-temannya.
" Eh, gue nggak jadi mau kayak Naura deh " ucap mahasiswi tadi, setelah tau bahwa makanannya bukan dimakan Bintang melainkan Reno.
" Walaupun dimakan Kak Reno, tapi kan mereka bertiga ganteng semua " ucap teman sebelahnya.
" Ahhh.. gue jadi bingung!! " ucap mahasiswi tadi kembali merengek.
...----------------...
Di kelas Bulan.
Di kelas, Bulan ditegur oleh dosennya karna sering melamun akhir-akhir ini.
" Bulan, jawab pertanyaan saya ini.. " ucap Mrs. Dona, tapi Bulan malah melamun.
" Bulan.. "
" Bulan!! " panggil Mrs. Dona kembali sambil meninggikan suaranya.
" E-eh... astaghfirullahalazim.. " ucap Bulan kembali tersadar.
" Kamu kenapa hah? kenapa akhir-akhir ini kamu sering ngelamun?! " tanya Mrs. Dona sedikit marah.
" Maafkan saya Mrs, lain kali saya akan fokus " ucap Bulan menunduk takut.
" Jika sekali lagi kamu ngelamun di pelajaran saya, kamu boleh keluar dan tidak perlu lagi masuk di jam pelajaran saya! " ucap Mrs. Dona tegas.
" B-baik Mrs.. " jawab Bulan pelan.
" Rasain lo, emang enak " ucap salah satu teman Bulan.
Sungguh beberapa hari ini Bulan seperti di dalam neraka, karna selalu mendapatkan perlakuan buruk dari temen-temannya.
" Kuatkan lah Bulan Ya Allah.. " ucap Bulan di dalam hatinya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Haii semuanya.. author baru bikin ig nih namanya : Queenmay_4 bantu follow yahh... 😊💙
__ADS_1
Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙