
Saat sudah selesai mengantarkan Bulan, Bintang ingin kembali ke kelasnya, tapi terhentikan karna tiba-tiba ada Naura dibelakangnya.
" Ngapain kamu kesini? " tanya Naura dengan nada menyelidiki.
Bintang yang ditanyai seperti itu sempat salting, namun buru-buru dia tutupi dengan wajah datar dan suara dinginnya.
" Bukan urusan lo! " ucap Bintang dingin lalu melewati Naura.
" Ini kan kelas anak yang nyusahin itu! " ucap Naura sinis menghentikan langkah kaki Bintang.
Naura yang melihat itu langsung tersenyum miring, dia yakin kalo Bintang pasti mempunyai hubungan dengan wanita itu.
" Dia siapa? " tanya Naura.
" Kepo! " ucap Bintang lalu kembali melanjutkan langkah kakinya.
" Cih, gua gak bakal ngebiarin siapapun jadi pacarnya Bintang ataupun ngedeketin Bintang! " ucap Naura dengan Smirknya.
...----------------...
Saat mata kuliahnya selesai, Bintang memang sengaja menyuruh Bulan untuk tidak pulang terlebih dahulu dan meminta Bulan untuk menunggunya di raftoop.
" Astaghfirullahalazim.... Kak Bintang dimana Ya Allah!!! panas banget disini " keluh Bulan sambil merengek.
" Awas aja ya kalo Kak Bintang sampe nggak dateng, aku kasih balesan nanti sama yang lebih parah " sambungnya.
Tidak lama setelah Bulan mengoceh, tiba-tiba ada seseorang yang membuka pintu raftoop. Mendengar pintu raftoop terbuka, Bulan langsung berjalan ke arah pintu itu dengan mengomel.
" Kak, Kakak kenapa lama banget sih?! Kakak tau nggak, disini tuh panas ba-nget.. " Bulan terkejut bukan main, karna yang datang bukanlah Bintang melainkan Naura.
" Kak?! maksud lo siapa? " tanya Naura dengan nada menyelidiki dan terus berjalan mendekati Bulan.
" Ah, a-anu.. K-kak salah denger, iya salah denger! " ucap Bulan gugup dan terus berjalan mundur.
__ADS_1
" Cih, ngapain anak angkatan 19 ke raftoop? lo tau kan kalo dikampus ini ada peraturan dari senior! yaitu raftoop adalah milik anak angkatan 17 dan 18 paham?! " ucap Naura dengan nada sinis dan sedikit membentak.
" M-maafin Bulan Kak, Bulan cuman pengen ngehirup udara bebas " ucap Bulan bohong.
" Huh, sekarang lo jujur sama gw atau gua kasih pelajaran lo! " ancam Naura.
" A-apa K-kak? " tanga Bulan panik.
" Punya hubungan apa lo sama Bintang? " tanya Naura tiba-tiba.
Bulan yang ditanyai itu secara tiba-tiba, langsung terkejut dan hilang kendali. Bulan langsung terduduk dan tetap berusaha mundur dari Naura.
" Jawab gua!! lo ada hubungan apa sama dia?! " bentak Naura sambil mencengkram kedua pipi Bulan kuat.
" Akh.. auw.. K-kak sakit! l-lepaas Kak... " pekik Bulan kesakitan.
" Makanya lo jawab gua! " ucap Naura geram.
" G-gak ada Kak! " ucap Bulan takut.
" S-senior Bulan Kak, angkatan 19 " ucap Bulan spontan.
" Sebut namanya! " ucap Naura makin geram, karna menurutnya ucapan Bulan terlalu belibet.
Belum sempat Bulan menjawab pertanyaan Naura, pintu raftoop tiba-tiba terbuka kasar karna dobrakan seseorang.
" Naura! " bentak seseorang, seketika Bulan dan Naura melihat bersamaan. Ternyata orang yang datang adalah Bintang.
" B-bintang.. " ucap Naura terkejut, dia panik karna takut ketahuan.
" Apa-apaan ini? lo ngebully junior? " ucap Bintang marah, sebenarnya bukan karna Naura membully orang dia marah, tapi karna yang dibully adalah Bulan makanya dia marah.
" Lo nggak papa?! " tanya Bintang panik.
__ADS_1
" Siapa yang ngelakuin ini? " tanya Bintang lagi.
Seketika Naura langsung memberi isyarat kepada Bulan untuk berbohong, karna jika dia berkata jujur Naura mengamcam akan membun*hnya.
Mengerti dengan isyarat itu, Bulan hanya bisa menangis sejadi-jadinya.
" Naura jawab gua! lo kan yang ngebully dia?! " tanya Bintang emosi.
" Bintang tega banget kamu nuduh aku sembarangan! aku juga nggak tau siapa yang ngebully dia, aku datang kesini tiba-tiba dia udah kaya gitu aja! " ucap Naura bohong.
" Lo pikir gua percaya gitu sama ucapan lo?! " ucap Bintang masih tidak percaya.
" Kalo kamu nggak percaya tanya aja sama dia! " ucap Naura pura-pura emosi karna dituduh.
" Jawab gua! bener dia yang ngelakuin ini? " tanya Bintang pada Bulan sambil menunjuk Naura.
Karna terus diancam oleh Naura akhirnya Bulan menggelengkan kepalanya sembari menangis ketakutan.
" Tu kamu liat kan? bisa-bisanya kamu nuduh orang sembarangan tanpa ada buktinya! " ucap Naura pura-pura menangis dan kemudian pergi.
" Nau.. Naura.. bukan gitu maksud gua! Naura! " Bintang berusaha menahan Naura tapi Naura tetap jalan.
" Lo nggak papa kan? atau masih ada yang sakit? " tanya Bintang khawatir.
" Maafin gua karna dateng lama.. " ucap Bintang menyesal.
" Aku nggak papa Kak.. ayok kita pulang " ucap Bulan masih sesegukan.
" Yaudah ayo gua anterin "
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Haii semuanya.. author baru bikin ig nih namanya : Queenmay_4 bantu follow yahh... 😊💙
__ADS_1
Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙