Anak Geng Motor

Anak Geng Motor
Bab 21


__ADS_3

Saat sudah selesai mengantarkan Bulan, Bintang ingin kembali ke kelasnya, tapi terhentikan karna tiba-tiba ada Naura dibelakangnya.


" Ngapain kamu kesini? " tanya Naura dengan nada menyelidiki.


Bintang yang ditanyai seperti itu sempat salting, namun buru-buru dia tutupi dengan wajah datar dan suara dinginnya.


" Bukan urusan lo! " ucap Bintang dingin lalu melewati Naura.


" Ini kan kelas anak yang nyusahin itu! " ucap Naura sinis menghentikan langkah kaki Bintang.


Naura yang melihat itu langsung tersenyum miring, dia yakin kalo Bintang pasti mempunyai hubungan dengan wanita itu.


" Dia siapa? " tanya Naura.


" Kepo! " ucap Bintang lalu kembali melanjutkan langkah kakinya.


" Cih, gua gak bakal ngebiarin siapapun jadi pacarnya Bintang ataupun ngedeketin Bintang! " ucap Naura dengan Smirknya.


...----------------...


Saat mata kuliahnya selesai, Bintang memang sengaja menyuruh Bulan untuk tidak pulang terlebih dahulu dan meminta Bulan untuk menunggunya di raftoop.


" Astaghfirullahalazim.... Kak Bintang dimana Ya Allah!!! panas banget disini " keluh Bulan sambil merengek.


" Awas aja ya kalo Kak Bintang sampe nggak dateng, aku kasih balesan nanti sama yang lebih parah " sambungnya.


Tidak lama setelah Bulan mengoceh, tiba-tiba ada seseorang yang membuka pintu raftoop. Mendengar pintu raftoop terbuka, Bulan langsung berjalan ke arah pintu itu dengan mengomel.


" Kak, Kakak kenapa lama banget sih?! Kakak tau nggak, disini tuh panas ba-nget.. " Bulan terkejut bukan main, karna yang datang bukanlah Bintang melainkan Naura.


" Kak?! maksud lo siapa? " tanya Naura dengan nada menyelidiki dan terus berjalan mendekati Bulan.


" Ah, a-anu.. K-kak salah denger, iya salah denger! " ucap Bulan gugup dan terus berjalan mundur.

__ADS_1


" Cih, ngapain anak angkatan 19 ke raftoop? lo tau kan kalo dikampus ini ada peraturan dari senior! yaitu raftoop adalah milik anak angkatan 17 dan 18 paham?! " ucap Naura dengan nada sinis dan sedikit membentak.


" M-maafin Bulan Kak, Bulan cuman pengen ngehirup udara bebas " ucap Bulan bohong.


" Huh, sekarang lo jujur sama gw atau gua kasih pelajaran lo! " ancam Naura.


" A-apa K-kak? " tanga Bulan panik.


" Punya hubungan apa lo sama Bintang? " tanya Naura tiba-tiba.


Bulan yang ditanyai itu secara tiba-tiba, langsung terkejut dan hilang kendali. Bulan langsung terduduk dan tetap berusaha mundur dari Naura.


" Jawab gua!! lo ada hubungan apa sama dia?! " bentak Naura sambil mencengkram kedua pipi Bulan kuat.


" Akh.. auw.. K-kak sakit! l-lepaas Kak... " pekik Bulan kesakitan.


" Makanya lo jawab gua! " ucap Naura geram.


" G-gak ada Kak! " ucap Bulan takut.


" S-senior Bulan Kak, angkatan 19 " ucap Bulan spontan.


" Sebut namanya! " ucap Naura makin geram, karna menurutnya ucapan Bulan terlalu belibet.


Belum sempat Bulan menjawab pertanyaan Naura, pintu raftoop tiba-tiba terbuka kasar karna dobrakan seseorang.


" Naura! " bentak seseorang, seketika Bulan dan Naura melihat bersamaan. Ternyata orang yang datang adalah Bintang.


" B-bintang.. " ucap Naura terkejut, dia panik karna takut ketahuan.


" Apa-apaan ini? lo ngebully junior? " ucap Bintang marah, sebenarnya bukan karna Naura membully orang dia marah, tapi karna yang dibully adalah Bulan makanya dia marah.


" Lo nggak papa?! " tanya Bintang panik.

__ADS_1


" Siapa yang ngelakuin ini? " tanya Bintang lagi.


Seketika Naura langsung memberi isyarat kepada Bulan untuk berbohong, karna jika dia berkata jujur Naura mengamcam akan membun*hnya.


Mengerti dengan isyarat itu, Bulan hanya bisa menangis sejadi-jadinya.


" Naura jawab gua! lo kan yang ngebully dia?! " tanya Bintang emosi.


" Bintang tega banget kamu nuduh aku sembarangan! aku juga nggak tau siapa yang ngebully dia, aku datang kesini tiba-tiba dia udah kaya gitu aja! " ucap Naura bohong.


" Lo pikir gua percaya gitu sama ucapan lo?! " ucap Bintang masih tidak percaya.


" Kalo kamu nggak percaya tanya aja sama dia! " ucap Naura pura-pura emosi karna dituduh.


" Jawab gua! bener dia yang ngelakuin ini? " tanya Bintang pada Bulan sambil menunjuk Naura.


Karna terus diancam oleh Naura akhirnya Bulan menggelengkan kepalanya sembari menangis ketakutan.


" Tu kamu liat kan? bisa-bisanya kamu nuduh orang sembarangan tanpa ada buktinya! " ucap Naura pura-pura menangis dan kemudian pergi.


" Nau.. Naura.. bukan gitu maksud gua! Naura! " Bintang berusaha menahan Naura tapi Naura tetap jalan.


" Lo nggak papa kan? atau masih ada yang sakit? " tanya Bintang khawatir.


" Maafin gua karna dateng lama.. " ucap Bintang menyesal.


" Aku nggak papa Kak.. ayok kita pulang " ucap Bulan masih sesegukan.


" Yaudah ayo gua anterin "


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Haii semuanya.. author baru bikin ig nih namanya : Queenmay_4 bantu follow yahh... 😊💙

__ADS_1


Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙


__ADS_2