Anak Geng Motor

Anak Geng Motor
Bab 36


__ADS_3

Malam harinya, Bulan pamit pulang kepada orang tua Bintang.


" Ma, Bulan pulang dulu ya udah malem soalnya.. " pamit Bulan.


" Huhfff... perasaan kita baru ketemu kenapa udah malem aja ya?! " ucap Mama Bintang tak ingin Bulan pergi.


" Ya bentar lah, orang Mama sama Bulan sibuk ngobrol dari tadi! Bintang nya jadi nyamuk " ucap Bintang meledek.


" Ya emang kenapa kalo kamu jadi nyamuk?! nggak terima? " tanya Mama Bintang.


" Nggak dong, masa Bintang jadi nyamuk terus! waktu Mama berduan sama Papa, Bintang jadi nyamuk masa sekarang sama calon Bintang, Bintang juga jadi nyamuk! " ucap Bintang protes.


" Udahh udah, anak sama Mama sama aja! " ucap Papa Bintang yang memang sudah bergabung sejak tadi sore.


" Tuh, sama ayang Mama sana Bintang mau berduan juga sama ayang Bintang " ucap Bintang.


" Ish anak ini ya, nggak ada sopan sopannya! masa orang tua sendiri diusir! " ucap Mama Bintang sinis.


" Biarin, lagian Mama sih keterlaluan! " ucap Bintang cuek.


Ckckckc...


" Udah, udah.. besok Bulan kesini lagi kok Ma, sama Umi sama Abi.. " ucap Bulan terkekeh.


" Tuh denger! besok Bulan kesini lagi kok, jadi stop berantemnya paham?! " ucap Papa Bintang melerai. Bintang dan Mamanya hanya saling memandang dengan tatapan sinis.


" Kak, nggak boleh gitu! " ucap Bulan menyenggol Bintang, karna Bintang benar-benar menatap sinis pada Mama nya.


" Yaudah lah, Bintang mau pergi dulu berduan Bye! Assalamu'alaikum.. " ucap Bintang lalu berjalan menuju mobilnya.


" Hadehh... Bulan pamit dulu ya Ma, Pa..Assalamu'alaikum " pamit Bulan.


" Waalaikumsalam.. " ucap Mama dan Papa Bintang serentak.


Akhirnya Bulan pulang dengan diantarkan oleh Bintang.


" Awas aja kalo dia pulang, Mama kunciin pintunya! " ucap Mama Bintang masih kesal.


" Ck, udah-udah! kamu udah gede juga masih aja nggak mau ngalah sama anak! " ucap Papa Bintang heran.


" Nggak mau tau, pokoknya Mama marah sama Bintang! " ucap Mama Bintang lalu masuk dengan perasaan kesal.


" Astaghfirullahalazim... ada ya orang tua yang nggak mau ngalah sama anaknya! tapi Alhamdulillah juga karna keluarga kita udah hangat lagi.. Terimakasih Ya Allah.. " ucap Papa Bintang tersenyum, lalu kemudian menyusul istrinya.


...----------------...


Di mobil Bintang.


Saat ini di dalam mobil hanya ada keheningan, Bintang hanya fokus menyetir tanpa ada niat mengobrol dengan sang tunangan.


Paham dengan mood Bintang yang sedang tidak baik, Bulan berusaha mencairkannya.


" Kak.. " panggil Bulan pelan, lalu hanya dibalas deheman oleh Bintang.

__ADS_1


" Tumben Kakak diem aja! "


" Gapapa, gua lagi males ngomong! " masih fokus menyetir.


" Ouh yaudah, nanti turunin aku di supermarket depan aja! " ucap Bulan santai.


" Mau ngapain?! "


" Aku pulang jalan kaki aja "


" Kok gitu, kan bisa gua anter! "


" Udah gapapa aku jalan aja "


" Kenapa sih, kan gua bisa nganterin lo?! "


" Gapapa aku jalan ajaaa, lagian kenapa Kakak banyak omong sih tadikan katanya males ngomong! " ucap Bulan menahan tawanya sekuat mungkin.


" Apaan sih! udah gua anter aja, nggak ada cerita pulang jalan, entar kalo dijalan ketemu preman mau lo! " ucap Bintang terus mengoceh.


Ckckck..


" Tumben perhatian! " ucap Bulan terkekeh pelan.


" Apaan sih, biasa aja " ucap Bintang masih sensi.


" Yaudah berhenti di supermarket depan ya Kak Bintang yang baik! " ucap Bulan, mendengar itu Bintang langsung menepikan mobilnya dan menatap tajam kearah Bulan.


" Kan gua udah bilang kalo gua bisa nganterin lo Sri Bulan yang terhormat! lagian lo kenapa sih, nggak mau banget kayanya gua anterin! " ucap Bintang kesal.


" Bilang dong dari tadi! bikin orang salah paham aja tau nggak " ucap Bintang lalu kembali melajukan mobilnya. Bulan yang melihat itu hanya bisa tertawa puas.


" Lagian salah Kakak kenapa nggak nanya dulu " ucap Bulan kembali menggoda Bintang.


" Ya lo bilangnya mau jalan kaki tadi, makanya gua langsung mikir gitu tadi " ucap Bintang sensi.


" Hahahahha... iyaa iya maaf, jangan marah lagi ya, wajah Kakak jelek kalo marah " ucap Bulan.


" Ngejek lo?! "


" Nggaak, makanya kalo nggak mau jelek jangan marah " ucap Bulan terkekeh.


" Tau ah, tuh supermarket tuh! mau disini apa di supermarket depan?! " ucap Bintang saat sudah melihat supermarket.


" Yang ini aja, kayanya disini lebih lengkap " ucap Bulan.


Akhirnya mereka berhenti di supermarket itu dan membeli barang-barang titipan Umi.


Beberapa menit akhirnya semua titipan Umi telah Bulan temukan dan segera ingin membayarnya.


" Cuman ini?! " tanya Bintang lalu diangguki oleh Bulan.


" Lo nggak jajan gitu?! " tanya Bintang bingung.

__ADS_1


" Mau, tapi aku lagi diet " ucap Bulan seadanya, mendengar itu Bintang langsung menarik Bulan ke tempat makanan.


" Eh, eehh.. Kak mau kemana?! " ucap Bulan ketarik.


" Tuh beli apa aja yang lo mau, nggak ada cerita diet-diet berat segini udah cukup! " ucap Bintang posesif.


" Ih tapi berat aku naik 3kg " rengek Bulan.


" Ya emang kalo naik kenapa, kan bagus! " ucap Bintang heran.


" Ih aku nggak mau gendut Kak! " ucap Bulan mengeluh.


" Gendut dari mana coba! berat lo cuman 45kg, dan tinggi lo 167cm, dari mana gendut nya?! " tanya Bintang sambil ceramah.


Karna Bulan tetap diam saja, akhirnya Bintang mengambil keranjang yang ada ditangan Bulan dan mengambil berbagai macam makanan untuk Bulan. Dan yang lebih mengejutkan adalah, Bintang mengambil satu keranjang lagi dan mengisinya dengan makanan hingga penuh.


" Astaghfirullahalazim Kak! ini banget banget! " ucap Bulan terkejut.


" Kurangin aja Kak, siapa yang mau makan sebanyak inii " ucap Bulan ingin mengembalikan makanan itu, tapi ditahan oleh Bintang.


" Udah gapapa, ayok bayar! " ucap Bintang kembali menarik Bulan ke kasir.


" Mbak, tolong hitung semuanya " ucap Bintang dingin, sambil meletakkan dua keranjang yang sangat penuh.


" Wow.. belanja bulanan ya Kak?! " ucap Mbak kasir itu ikut terkejut tapi berusaha Prepesional.


" Jadi berapa Mbak? " tanya Bintang saat semua belanjaannya sudah selesai di scen.


" Totalnya Rp 3.450.000 ribu rupiah Kak " ucap Kasir itu ramah.


" Apaa, 3jt " pekik Bulan pelan, sungguh dia tidak pernah belanja sebanyak itu, walaupun Bulan keluarga yang berkecukupan tapi sejak kecil orang tuanya mengajarkannya untuk hidup sederhana.


" Ini.. " ucap Bintang memeberikan kartu ATM nya, setelah selesai pembayaran Bintang langsung membawa semua belanjaan Bulan untuk dimasukan ke bagasi.


" Kak, Kakak yakin ini buat aku semua?! " ucap Bulan mengeluh.


" Iya, emang kenapa?! " tanya Bintang santai.


" Banyak bangetttttt!!!! " rengek Bulan tidak enak hati.


" Banyak apanya, ini dikit tau nggak " ucap Bintang masih sibuk memasukan barang ke bagasi mobil.


" Dikit Kakak bilang?! ini ada 5 kantong jumbo loh Kak! dan semuanya penuh " ucap Bulan tidak abis pikir.


" Shhttttt... semuanya udah kebeli, nggak bisa dikembaliin lagi, jadi bawa aja yaa!! " ucap Bintang, lalu menyuruh Bulan untuk segera masuk.


Setelah itu Bintang mengantarkan Bulan kerumahnya.


BIASALAH KALO ORANG TAJIR!!! tapi author juga pengen di posisi Bulan😭😭, Bulan gantian yukkk!!!


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Haii semuanya.. author baru bikin ig nih namanya : Queenmay_4 bantu follow yahh... 😊💙

__ADS_1


Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙


__ADS_2