
Sesampainya Bulan di rumahnya, ternyata dia berpapasan dengan Bintang, yang juga baru datang.
" Bulan?! " panggil Bintang.
Deg! Bulan kaget dengan kedatangan Bintang, karna dia pikir Bintang sudah ada dirumahnya. Bukan apa-apa Bulan hanya takut kalau Bintang jadi salah paham.
" Eh, Bintang? kenapa kamu ada disini? " tanya Mr. El.
" Seharusnya saya yang bertanya, kenapa Mr disini? " tanya Bintang balik.
" Ouhh, saya habis nganterin Bulan, soalnya kita habis dari mall tadi " ucap Mr. El terlihat senang dimata Bintang.
" Oh, yaudah kalo gitu saya masuk dulu! " ucap Bintang dengan wajah dingin dan tatapan tajamnya. Sebelum dia masuk kerumah Bulan, Bintang sempat bertatap sebentar dengan Bulan, dan disitulah Bulan melihat tatapan nan tajam seperti silet dari Bintang.
" Astaghfirullahalazim.. kayaknya Kak Bintang salah paham, Ya Allah bantu Bulan.. " ucap Bulan dalam hatinya.
" Mr, kalo gitu saya masuk dulu ya.. Assalamu'alaikum " pamit Bulan, lalu buru-buru dia masuk.
Sebenarnya Mr. El curiga, kenapa Bulan dan Bintang masuk kerumah yang sama, padahal mereka bukan saudara. Tapi setelah itu dia tepis pikiran nya, dan beranggapan kalo mereka sedang kerja kelompok.
...----------------...
Di dalam rumah.
" Assalamu'alaikum... " ucap Bulan baru masuk.
" Waalaikumsalam.. " jawab semua orang serempak.
" Nah.. akhirnya kamu datang juga Bulan, dari mana aja kamu? " tanya Abi tiba-tiba.
" A-anu.. Bulan habis dari mall Abi.. " ucap Bulan menunduk.
" Eh, kok Abi nggak tau kamu ke mall? " tanya Abi lagi.
" Maafin Bulan karna nggak minta izin dulu Abi, soalnya tadi tiba-tiba diajak sama dosen Bulan.. " ucap Bulan jujur.
" Alah bilang aja kalo lo mau pergi berduan sama tu dosen, pake segala bilang tiba-tiba diajak! " ucap Bintang dalam hatinya, sungguh cemburu rasanya melihat tunangan kita jalan sama orang lain.
" Lain kali jangan gitu ya, kalo kemana-mana bilang sama Abi " ucap Abi lembut.
" Baik Abi.. "
" Yasudah, Bulan sini deh.. Mama ada beberapa foto baju pengantin. Kamu pilih ya, bagusan yang mana " ucap Mama Bintang.
__ADS_1
Awalnya Bulan bingung mau pilih yang mana, karna semua baju pengantin itu bagus menurutnya. Saat melihat Bintang sekilas, muncul pertanyaan dibenaknya.
" Kak Bintang, Kakak suka warna apa? " tanya Bulan tiba-tiba.
" Buat apa? " tanya Bintang heran.
" Bilang aja, Kakak suka warna apa?! " tanyanya lagi.
" Abu-abu "
" Oke, yang ini aja Ma.. soalnya Kak Bintang suka warna abu-abu " ucap Bulan spontan.
" Hmmm.. so sweet " ucap Mama Bintang mendengar alasan Bulan memilih baju pengantin itu.
Saat orang tua mereka asik mengobrol, Bintang minta izin keluar sebentar dengan Bulan.
" Abi, boleh Bintang bicara bentar sama Bulan? " tanya Bintang tiba-tiba.
" Silakan, kalian ke taman belakang aja.. " ucap Abi lalu diangguki oleh Bintang.
Saat mengikuti Bintang ke taman belakang, jantung Bulan terus berdetak tak karuan. Dia takut jika Bintang marah padanya.
" Kenapa Kak? " tanya Bulan saat mereka sudah di taman belakang.
" Sekarang jelasin sama gua, kenapa lo bisa bareng si dosen itu hah? bukannya lo nggak ada kelas hari ini? " sambungnya.
" Tadi aku ke kampus buat ujian susulan, habis ujian tiba-tiba Mr. El nyamperin aku dan ngajak aku ke mall " ucap Bulan terus menunduk.
" Terus lo mau-mau aja gitu diajak ke mall? " ucap Bintang benar-benar marah.
" M-maafin aku Kak, a-aku nggak enak kalo nolak tadi " ucap Bulan berkaca-kaca.
" Ngapain aja lo sama dia? "
" Astaghfirullahalazim.. kami nggak ngapa-ngapain Kak serius.. " ucap Bulan jujur.
" Terus kenapa lo mau hah? sedangkan kalo sama gua lo selalu banyak alesan. Lo nganggep gua ada nggak sih? " ucap Bintang makin menggebu-gebu.
Mendengar ucapan Bintang akhirnya Bulan memberanikan diri menatap calon suaminya itu.
" Seharusnya aku yang nanya gitu sama Kakak! Kakak nganggep aku ada nggak? " tanya Bulan balik.
" Ada, kalo gua nggak nganggep lo ada, pasti gua udah macarin cewek lain diluar sana " ucap Bintang.
__ADS_1
" Kalo Kakak nganggep aku ada, kenapa Kakak nggak mau temen-temen kita dikampus tau kalo kita tunangan? Kakak malah tega ninggalin aku dijalan, terus kenapa waktu Kakak nolongin aku, Kakak nggak ngaku sama warga disana kalo aku itu tunangan Kakak, kenapa Kak? Kakak malu punya tunangan kaya aku? dan satu lagi, waktu Kakak pulang bareng cewek lain, sedangkan aku pulang sama bis yang akhirnya ketemu orang jahat ada nggak aku marah dan nuduh Kakak yang nggak-nggak? " tanya Bulan dengan air mata yang sudah tak terbendung.
" Gua ngelakuin itu semua ada alasannya, itu semua demi kebaikan lo, dan pulang sama Naura itu bukan kemauan gua, itu Mama yang nyuruh soalnya Naura anak sahabat Mama. Kebetulan kemaren itu orang tua dia lagi pergi jadi nggak ada yang ngejemput dia! " jelas Bintang panjang lebar.
" Terus kenapa Kakak nggak ngaku aja sama dia, kalo aku itu tunangan Kakak? " tanya Bulan sambil menangis.
" Justru dia orang yang gua takutin kalo sampe tau hubungan kita! kalo Naura tau lo itu tunangan gua, lo bisa aja di bully sama dia. Gua nggak ingin itu terjadi karna gua nggak mau lo terluka gara-gara siapa pun! " ucap Bintang panjang lebar, dia menjelaskan semuanya pada Bulan tanpa ada yang ditutupi.
Mendengar semua penjelasan Bintang, Bulan langsung terkejut. Dia pikir Bintang malu punya tunangan seperti dia, tapi ternyata tidak! justru demi kebaikannya Bintang melakukan itu semua.
Bulan makin menangis dibuatnya, bisa-bisanya dia berpikir buruk tentang tunangan nya ini.
" M-maafin aku Kak.. " ucap Bulan kembali menunduk dan menyesali semua kecurigaannya.
Melihat Bulan yang semakin menangis membuat Bintang tak berdaya, ada sesal dihatinya karna sudah memarahi Bulan sampai seperti ini.
" Huufhh.. udah nggak usah nangis lagi, gua maafin lo tapi dengan 1 syarat! "
" A-apa?,, hiks "
" Jangan deket-deket sama dosen itu lagi, kalo gua tau lo deket sama dia, gua nggak akan maafin lo lagi, paham? "
" P-paham Kak.. " ucap Bulan sambil manggut-manggut.
" Udah jangan nangis lagi, gua minta maaf udah bikin lo nangis " ucap Bintang lalu tiba-tiba langsung memeluk Bulan.
" K-ak belum muhrim.. " ucap Bulan lalu mendorong tubuh Bintang pelan.
Ckckc..
" Sorry gua lupa, yaudah hapus air mata lo abis itu kita balik lagi " ucap Bintang sedikit terkekeh dengan tingkah Bulan.
Setelah Bulan menghapus air matanya, mereka segera kembali dan bergabung dengan orang tua mereka.
" Kalian ngapain kok lama? " tanya Umi penasaran.
" Cuman pengen lebih kenal satu sama lain Umi.. " ucap Bulan.
" OMG... kenapa kalian so sweet banget sihh " ucap Mama Bintang senang lalu yang lain hanya tertawa mendengar ucapan Mama Bintang.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Haii semuanya.. author baru bikin ig nih namanya : Queenmay_4 bantu follow yahh... 😊💙
__ADS_1
Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙