
Selesai sholat magrib berjamaah, Bulan bersama keluarga nya segera pulang. Saat dirumah, ada seseorang di depan rumah Bulan.
" Bi, itu siapa?! " tanya Bulan.
" Abi juga nggak tau, kayanya itu Nak Bintang deh, soalnya pake motor gede juga kan " ucap Abi menebak.
" Tapi kok beda ya motor Kak Bintang dari biasanya.. " ucap Bulan masih belum yakin, ditambah lagi tadi sore mereka sedang ada masalah.
" Udah, kamu samperin aja sana.. " ucap Umi, lalu dengan semangat Bulan menghampiri orang itu.
" Kak Bintang!! " panggil Bulan dari belakang, sontak orang itu langsung berbalik badan.
Saat orang itu berbalik badan, ternyata dia bukan lah Bintang, melainkan Win. Saat sudah mendekati Bulan, Abi langsung bertanya pada anaknya itu mengenai siapa pria yang didepan rumahnya saat ini.
" Assalamu'alaikum.. " ucap Umi dan Abi serempak.
" Waalaikumsalam.. " jawab Bulan dan orang itu.
" Bulan, siapa?! " tanya Abi pada Bulan. Belum sempat Bulan menjawab, orang itu langsung memperkenalkan dirinya.
" Ah, perkenalkan saya temannya Bintang Om, Tante.. " ucap Win memperkenalkan diri.
" Ouhh..yasudah masuk dulu " ajak Abi.
" Nggak usah Om, saya disini aja.. soalnya ada yang mau diomongin sama Bulan " ucap Win sopan.
" Ouhh.. yaudah, kalo gitu kami masuk dulu " ucap Umi lalu membawa Abi masuk.
__ADS_1
Bulan yang ditinggal berduaan dengan Win, sontak menjadi canggung. Bulan hanya bisa diam sambil menunduk. Setelah beberapa menit diam, akhirnya Bulan memberanikan diri untuk bertanya.
" A-ada apa Kak? " tanya Bulan sambil menunduk.
" Gua kesini cuman mau nanya, lo ada masalah apa sama Bintang? " tanya Win to the point.
Mendengar pertanyaan Win, Bulan jadi ragu antara memberi tahu Win atau tidak. Takutnya jika dia jujur Bintang akan marah dengan nya karna telah membiarkan orang lain ikut campur dalam masalahnya.
" Gua udah kenal Bintang dari kecil, dan kami tumbuh bareng-bareng. Jadi lo nggak usah ragu " ucap Win mengetahui keraguan Bulan.
" S-sebenarnya bukan masalah besar Kak, Kak Bintang salah paham sama aku karna belum ngedengerin penjelasan aku.. " ucap Bulan masih menunduk.
" Haiss.. tu anak emang keras kepala, makanya lain kali kalo lo ngomong sama dia langsung ke intinya aja! " ucap Win memberi tahu Bulan.
" B-baik Kak.. "
Win yang sedikit terganggu karna Bulan sejak tadi terus menunduk, langsung menanyakan nya.
" M-maaf Kak bukan bermaksud gitu, tapi kita nggak muhrim.. " ucap Bulan menjelaskan.
" Bodoh! gua lupa kalo dia anak kyai " ucap Win merutuki dirinya sendiri.
" Ouh, iya hehe.. sorry gua lupa! " ucap Win jadi salting.
" Jadi sebenernya si Bintang marah sama lo karna soal apa? " tanya Win lagi.
" Karna Kak Bintang emosi Kak, Kak Bintang marah karna sahabat aku waktu kecil dulu ngelamar aku di depan Kak Bintang.. " jelas Bulan.
__ADS_1
" Terus lo terima? " tanya Win penasaran.
" Di Islam kalo kita udah nerima lamaran orang maka kalo ada yang ngelamar lagi kita nggak boleh terima juga Kak, jadi tentu aja aku nolak lamaran itu Kak.. " jelas Bulan lagi.
" Lah jadi yang bikin dia salah paham apa?! " tanya Win bingung.
" Karna Kak Bintang nanya aku suka sama orang itu atau nggak, awalnya aku diam karna ragu bilangnya. Tapi karna aku diam, Kak Bintang malah ngambil kesimpulan sendiri.. padahal aku mau bilang kalo dulu aku memang cinta sama orang itu, tapi waktu udah tunangan sama Kak Bintang, aku udah fokusin hati aku buat Kak Bintang nggak ada yang lain Kak.. " ucap Bulan jujur.
" Ouhh gitu, dasar kodok! belum tau jawaban orang sesuai otak ceteknya malah langsung ngambil kesimpulan sembarangan! " ucap Win memaki Bintang.
" Jangan dimaki Kak, walaupun gitu Kak Bintang tunangan aku.. " ucap Bulan membela Bintang. Win yang melihat itu langsung tersentak.
" Sorry gua keceplosan.. yaudah kalo gitu gua pamit dulu Assalamu'alaikum.. " pamit Win lalu segera pergi.
" Waalaikumsalam.. " ucap Bulan lalu kemudian masuk.
...----------------...
Saat dalam perjalanan menuju rumah sakit, Win terus mengumpati Bintang yang sangat bodoh menurut nya.
" Dasar Kodok.. kodok! dia mukul gua karna cemburu, sedangkan cemburu dia itu karna kebodohan dia nggak nanya dulu! andai lo bukan sahabat gua, udah gua cincang lo! " ucap Win kesal.
Saat sudah sampai di rumah sakit. Win melihat ada motor sport milik Bintang di parkiran. Rasanya sangat malas bertemu si Kodok! tapi gimana lagi, mereka nggak mungkin kaya gini terus.
" Hufhh.. tenang, tenang! " ucap Win lalu kemudian masuk ke rumah sakit menuju ruangan Reno.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Haii semuanya.. author baru bikin ig nih namanya : Queenmay_4 bantu follow yahh... 😊💙
Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙