
Saat sedang mendorong kursi roda Reno, Win selalu melamun memikirkan apa yang membuat Bintang bisa seperti tadi. Sehingga sering kali menabrak pot tanaman.
" Auhhh.. Win lo kenapa sih? masa pot bunga segede gaban itu lo nggak liat?! lo mau celakain gw! " omel Reno kesal.
" Sorry, sorry! gua ngelamun tadi! " ucap Win meminta maaf.
" Ngelamun apaan sih lo, sampe-sampe tega nyelakain gua! "
" Gua ngeliat cewek cantik tadi! " ucap Win bohong.
" Uuu dasar mata keranjang lo! udah sini biar gua aja yang dorong kursi roda nya! " ucap Reno.
" Udah lo mau kemana lagi! disini aja " ucap Win duduk disalah satu kursi taman.
" Dihh, gitu doang capek lo kaya gua dong! " ucap Reno meledek.
" Lah lo mah enak dikursi, lah gua jalan! "
Seketika Reno tertawa dibuat nya.
Ckckckckck....
" Kenapa lo " tanya Win kesal.
" Muka lo pengen gua tonjok sumpah " ucap Reno terus tertawa.
" Suka-suka lo dah "
" Eh Win, gua dirawat dimarkas aja ya? " ucap Reno memohon.
" Lah kenapa? "
__ADS_1
" Sumpah bau rumah sakit bikin gua enek woi! " ucap Reno terus memohon.
" Terus Mak lo gimana? nggak mungkin dong waktu dia pengen ngejenguk lo kita bawa ke markas! " ucap Win kurang setuju.
" Ya terus gua harus gimana, gua udah nggak kuat banget " rengek Reno.
" Lo tanya Bintang dah, yaudah yok masuk! " Win kembali mendorong kursi roda Reno untuk kembali ke ruangan Reno.
...----------------...
Di sebuah rumah yang megah.
" Naura!! " bentak seorang pria paruh baya.
" Naura nggak mau Dad! Naura nggak tertarik jadi pengusaha! Naura maunya jadi pelukis! " pekik Naura kepada pria paruh baya tadi yang ternyata adalah ayahnya.
" Dad, udahh kasihan Naura.. " ucap Momy Naura berusaha melerai anak dan suaminya itu.
" Dad! Naura selama ini udah ngikutin semua kemauan Daddy, tapi Daddy pernah nggak sekali aja ikutin kemauan Naura, pernah nggak Dad? nggak kan?! jadi Naura mohon kali ini aja Dad! Naura mohon.." ucap Naura menangis tersedu-sedu.
" Kamu pikir dengan lukisan jelek yang kamu buat itu kamu bisa hidup hah?! ini semua Daddy lakukan buat kamu juga Naura, kamu anak Daddy satu-satunya! " ucap Daddy Naura tetap kekeh.
" Daddy emang nggak pernah ngerti perasaan Naura! " ucap Naura lalu kemudian pergi sambil menangis.
" Naura.. sayang, dengerin Daddy dulu sayang.. " ucap Momy menahan Naura, tapi Naura tidak memperdulikan nya.
Karna ini lah Naura sering membully para mahasiswa di kampusnya, dia selalu meluapkan kekesalannya kepada anak-anak kampus yang tidak bersalah.
Bahkan pernah ada mahasiswa yang koma akibat perbuatan Naura, namun anak itu tidak mendapatkan keadilan, karna orang tua Naura menyogok kampus agar dapat tutup mulut.
...----------------...
__ADS_1
Dirumah Bulan.
Tok.. tok.. tok..
" Bulan, udah magrib Nak.. jangan tidur lagi.. " teriak Umi dari luar.
" Bulan nggak tidur Umi " jawab Bulan dari dalam.
" Yaudah kalo gitu ayok ke mesjid, kita sholat jamaah " ucap Umi.
" Iyaa Umi tunggu bentar.. " dengan cepat Bulan mengambil wudhu dan memasang mukenanya.
" Ayok Umi, Bulan udah siap.. " ucap Bulan saat sudah sampai di ruang tamu.
" Eh, kok mata kamu bengkak? habis nangis ya?! " tanya Umi.
" Nggak Umi, tadi Bulan habis nonton drakor.. " ucap Bulan bohong.
" Astaghfirullahalazim.. maafin Bulan Ya Allah, karna udah bohong sama Umi.. " ucap Bulan dalam hatinya.
" Hadehh..nonton drakor aja nangis kamu, yaudah ayok ke mesjid, nanti telat lagi! " ucap Umi.
" Abi mana Umi?! " tanya Bulan saat Umi sedang mengunci pintu.
" Abi udah duluan.. ayok! " ucap. umi, lalu mereka segera ke mesjid untuk melaksanakan ibadah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Haii semuanya.. author baru bikin ig nih namanya : Queenmay_4 bantu follow yahh... 😊💙
Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙
__ADS_1