Anak Geng Motor

Anak Geng Motor
Bab 48


__ADS_3

Saat jam istirahat Bulan pergi ke raftoop untuk menenangkan dirinya. Bulan melepaskan semua sesak di dadanya, mengeluarkan semua keluh kesahnya, dan membuang semua beban pikirannya.


" Bulan memang nggak sanggup Ya Allah, tapi Bulan yakin kalo Engkau tidak akan memberikan ujian pada hamba-Mu melewati batas kemampuan nya " ucap Bulan sambil menangis.


Saat sedang menikmati kesendirian itu, tiba-tiba Bulan dihampiri seseorang yang menggunakan pakaian tertutup.


" K-kamu siapa?! " ucap Bulan terkejut melihat orang itu.


Tapi tanpa aba-aba, orang itu langsung mendorong Bulan ke tepi raftoop dan ingin menjatuhkannya, tapi dengan sigap Bulan menahan dirinya dan berusaha melawan orang itu.


" K-kamu mau apa?! " tanya Bulan sambil menahan dirinya, tapi orang itu tidak menjawab sama sekali.


Saat diambang kematian, Bulan mendapatkan celah untuk melawan orang itu, dengan sigap Bulan menendang kaki orang tersebut hingga membuatnya jatuh.


Disaat orang itu sudah terjatuh, Bulan buru-buru mengambil kayu dan ingin memukul orang itu.


" Tunggu!! " tahan orang itu, seketika Bulan langsung berhenti karna seperti mengenali suara itu.


" Ini aku Kak.. " ucap orang itu sambil membuka masker dan topinya.


" N-naya!! " ucap Bulan terkejut.


" Iya, ini aku Kak " ucap Naya berusaha berdiri, lalu dibantu oleh Bulan.


" Astaghfirullahalazim Naya.. kenapa kamu mau bunuh Kakak?! " tanya Bulan masih panik.


" Maaf udah ngagetin Kakak, tapi aku nggak ada niat buat bunuh Kakak kok " ucap Naya meminta maaf.


" Ya Allah Naya, aku udah nyari-nyari kamu selama 3 hari ini, kamu kemana aja?! " tanya Bulan khawatir.


" Ceritanya panjang Kak, aku nggak bisa ngasih tau sekarang " ucap Naya.


" Terus kamu kesini gimana? anak-anak nggak tau kan? " tanya Bulan lagi.


" Nggak Kak, Kakak tenang aja "


" Kamu kesini mau ngapain Nay? "


" Aku cuman mau ngasih tau Kakak, kalo musuh yang sebenarnya itu pasti orang terdekat kita " ucap Naya.


" Maksud kamu?! "


" Aku udah nggak ada waktu Kak, aku pamit dulu " ucap Naya ingin pergi, tapi sebelum pergi dia ingat sesuatu.


" Cek CCTV yang ada di lemari loker, dan semua masalah di kampus akan beres Kak " ucap Naya.


" Ouh iya, cobalah untuk mengangkat kepala Kakak supaya Kakak bisa melihat jalan keluarnya, jangan nunduk terus karna itu cuman bikin Kakak selalu direndahkan! " sambung Naya lalu kemudian benar-benar pergi.

__ADS_1


" Nay..!! Naya!! " panggil Bulan.


" Maksud perkataan Naya apa?! " tanya Bulan pada dirinya sendiri.


...-----------------...


Di Kantin.


Seperti biasa, para gadis-gadis kampus akan selalu heboh dengan keberadaan Bintang dan sahabatnya. Ntah apa yang dipikirkan para wanita-wanita itu yang jelas mereka terlihat sangat mengagumi Bintang dan sahabatnya.


" Kak Bintang, katanya Kakak abis masuk rumah sakit ya? Kakak kenapa?! " teriak salah satu mahasiswi.


" Dia gapapa! " ucap Win dingin.


" Kak Win, kenapa makin gemesin sih!!! " pekik mahasiswi lain.


" Ya mana gue tau! " ucap Win cuek.


" Udah sana, mending kalian pada makan, kita juga mau makan " ucap Reno dingin.


" Yaudah deh, karna disuruh Kak Reno makan, kita semua makan dehh " ucap mahasiswi itu sambil senyum-senyum lalu bubar.


" Dih, GR! " ucap Win julid.


" Terserah dah, yang penting gue nggak dikerumunin lagi! " ucap Reno malas.


" Gue pengen, lo berdua berusaha buat ngamanin acara gue besok, karna gue punya firasat kalo besok itu pasti bakal terjadi sesuatu " bisik Bintang pada sahabatnya.


" Gue masih nggak nyangka kalo lo bakal nikah " bisik Win sedikit heboh.


" Shuutt... kecilin suara lo, kalo yang lain denger bisa berabe " ucap Bintang menegur.


Saat sedang berbisik, tiba-tiba ada junior yang menghampiri mereka.


" Ekhemm!! " ucap junior itu menyadarkan mereka, seketika Bintang dan sahabatnya langsung salting.


" Lagi ngomongin apa Kak? " tanya junior itu, dan duduk didepan mereka.


" Lo siapa? " tanya Reno dingin.


" Kenalin Kak, nama gue Afdan " ucap junior itu mengenalkan dirinya.


" Terus maksud lo kesini apa? " tanya Win dingin.


" Gue cuman mau tanya sama Kak Bintang aja.. " ucap junior yang bernama Afdan itu.


" Apa? " tanya Bintang to the point.

__ADS_1


" Jadi gini Kak, gue sebenernya suka sama salah satu senior gue tapi junior kalian-- "


" Intinya aja! " ucap Bintang memotong pembicaraan Afdan.


" Dengerin dulu napa! " ucap Win pada Bintang.


" Lama! " ucap Bintang dingin.


" Yaudah jadi gue suka sama Kak Bulan-- "


" APA?!!! " pekik Bintang, Win, dan Reno bersamaan.


Mendengar pekikan mereka, sontak seisi kantin melihat kearah mereka dengan wajah yang bingung.


" Astaghfirullah Kak Win, ngagetin tau nggak.." ucap mahasiswi disana sedikit manja.


" Sorry, sorry.. lanjutin makan kalian " ucap Win meminta maaf dingin.


" Kak, lo pada bisa dengerin gue dulu nggak sih! " ucap Afdan kesal karna terus dipotong.


" Gue males, sana lo pergi " usir Bintang cemburu.


" Udah, udah mending lo cabut! " ucap Reno berusaha mencegah Afdan bertanya, karna dia tau apa yang ingin di tanyakan Afdan


" Lah kok gitu? gue kan mau nanya Kak " ucap Afdan.


" Nggak ada, gue bukan guru lo jadi jangan tanya gue! " ucap Bintang bertambah dingin.


" Udah sana balik!! " ucap Win juga ikut membantu Reno.


" Gue cuman tanya.. "


" Emang lo jadian ya sama Kak Bulan? " ucap Afdan, membuat Bintang langsung diam membeku.


" Aishhh.. si kampret ini! " ucap Win ngedumel.


" Emang kenapa kalo gue tanya gitu?? " ucap Afdan yang tidak tau apa-apa.


" Sialan lo! " ucap Reno memarahinya.


" Lah, gue salah apa?! " tanya Afdan bingung.


" Lo tau dari mana?! " tanya Bintang.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Haii semuanya.. author baru bikin ig nih namanya : Queenmay_4 bantu follow yahh... 😊💙

__ADS_1


Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙


__ADS_2