Anak Geng Motor

Anak Geng Motor
Bab 51


__ADS_3

Saat Bintang mengecek keadaan diluar gedung, dia sempat melihat Dimas yang pergi dari sana menggunakan mobil, dengan seorang wanita yang terlihat sangat familiar oleh Bintang.


" Kenapa lo pada teledor! " ucap Bintang marah pada Reno, Win, dan anggota lainnya.


" Semuanya udah diatur sama Dimas sebelum bokap lo milih tempat ini! " ucap Reno dingin.


" Coba tanya bokap lo, siapa yang nyaranin dia buat milih tempat ini " ucap Win, kemudian pergi mengejar Dimas.


" Buruan kejar dia! " ucap Reno pada anggota lainnya, lalu mereka semua pergi menyusul Win.


Bintang juga segera mengambil motornya dan mengejar Dimas namun dengan jalan pintas.


Selama aksi kejar-kejaran itu, Win memberi arahan pada anggota nya untuk berpencar dan mengepung Dimas.


[ Lo yakin, kita mencar? ]


Tanya Reno melalui earphone nya.


[ Gue yakin, udah nurut aja! ]


Balas Win melalui earphone nya.


Saat ingin berpencar, tiba-tiba Bintang juga tersambung dengan earphone anggota nya.


[ Jangan mencar, kalian udah diikutin gengster suruhan Jelangkung! ]


Ucap Bintang melalui earphone nya.


[ Dari mana lo tau?! ]


Tanya Win bingung.


[ Gue dibelakang kalian, gue bakal ngambil jalan pintas buat ngehambat jalan Dimas, lo pada arahin dia ke jalan **** mumpung jalannya sepi ]


Ucap Bintang memberikan arahan pada semua anggota nya.


Sesuai arahan Bintang, mereka melakukan segala cara agar Dimas melajukan mobilnya ketempat yang dimaksud Bintang.


" Lo yakin kita bakal lolos?! mereka udah ngepung kita! " ucap Naura panik.


" Lo tenang aja, kalo kita dikepung, mereka juga dikepung anak buah gue! " ucap Dimas dengan smirknya.


" Jangan pernah lo ngelukain Bintang lagi Dimas! " ucap Naura memperingati.


" Berkorban dikit kenapa hah?! kalo lo terus gitu rencana kita gak bakal berhasil! " ucap Dimas marah, dia muak karna Naura selalu membatasinya.


" Tapi perjanjian kita gitu! " ucap Naura yang juga ikut marah.

__ADS_1


" Oke kita berenti disini! " ucap Dimas menghentikan mobilnya, Naura yang takut ketahuan tentu saja panik.


" LO GILA YA, BURUAN JALAN SEBELUM KETANGKEP!! " bentak Naura marah.


" KALAU IYA KENAPA HAH?! KALO LO MAU SELAMET IKUTIN KATA-KATA GW NGERTI LO?! " ucap Dimas ikut membentak.


Sehingga mau tidak mau Naura harus menuruti semua keinginan Dimas.


" Y-ya yaudah! gue ikutin! " ucap Naura pasrah, akhirnya Dimas kembali melajukan mobilnya saat Win dan Reno sudah hampir dekat dengannya.


" Sialan, hampir dapet tadi! " umpat Win kesal.


" Itukan Naura! " ucap Reno melihat wanita yang didalam mobil Dimas.


" Hah, serius lo?! " tanya Win.


" Ngapain juga gue bohong! " ucap Reno.


" Yaudah lanjut kejar! " ucap Win , lalu mereka kembali mengejar Dimas.


Dibelakang mereka juga sudah ada para gengster bayaran Dimas, yang juga ingin mengepung Bintang dan anggota nya.


Saat sedang melaju kencang, Dimas dikagetkan dengan kemunculan Bintang yang sudah menantinya diujung jalan.


" Sialan, kenapa Bintang bisa disini?! " tanya Naura panik. Dia yakin pasti saat ini Bintang melihatnya.


" Cih, lama nggak ketemu Kodok! " ucap Dimas saat sudah keluar dari mobilnya.


" Lo kan yang udah ngehancurin acara gw?! " ucap Bintang sambil duduk santai di motor nya.


" Kalo iya kenapa? ucap Dimas menantang.


" Tentu harus lo bayar! " ucap Bintang langsung menyerang Dimas.


Saat pertarungan sedang sengit , para anggota Dimas ingin membantu Dimas tapi langsung dihadang oleh Reno, Win, dan anggota lainnya.


" Kalo lo mau nyampe sana, langkahin dulu mayat gue! " ucap Win menghadang anggota Dimas.


" Cih, anak kecil nggak usah belagu lo! " ucap anggota Dimas lalu kemudian menyerang Win dan yang lainnya.


Para gengster bayaran Dimas pun tidak tinggal diam, mereka juga ikut membantu anggota Dimas sehingga membuat anggota Bintang kewalahan. Banyak dari anggota Bintang yang terluka akibat senjata tajam yang dibawa oleh para gengster tersebut.


Tetapi karna tekat mereka yang kuat, anggota Bintang berhasil melumpuhkan anggota Dimas satu persatu, begitupun dengan gengster bayarannya.


Karna Naura sudah tidak sanggup melihat Bintang dan yang lain terluka, akhirnya dia memutuskan untuk menelfon polisi.


[ Selamat pagi dengan polisi, ada yang bisa kami bantu? ]

__ADS_1


[ Tolong datang ke ***** secepatnya, disini terjadi keributan! ]


Setelah mengucapkan itu, Naura langsung memutuskan telfonnya.


Karna sudah mulai tersudutkan, akhirnya Dimas memakai rencananya yang kedua, yaitu menjadikan Naura senderaan nya. Segera dia berlari ke mobilnya dan menarik Naura keluar dari mobilnya.


" Kalo lo nggak mundur cewek ini bakal gue bunuh! " ucap Dimas mengancam Bintang.


" N-naura! kenapa lo bisa disini?! " tanya Bintang terkejut.


" Bintang tolong aku!! " pekik Naura sambil pura-pura menangis.


[ Jangan percaya Tang, mereka udah kerja sama! ]


Ucap Reno melalui earphone nya.


[ Maksud lo apa?! ]


Tanya Bintang pada Reno melalui earphone nya.


[ Mereka udah kerja sama, tadi gue ngeliat dia di mobil Dimas ]


Ucap Reno menjelaskan.


Tidak lama setelah itu, terdengar lah suara sirene polisi yang mendekat kearah mereka.


" Polisi!! " pekik Win saat melihat mobil polisi.


Seketika mereka semua berhamburan untuk menyelamatkan diri masing-masing. Bintang dan anggotanya langsung pergi meninggalkan Dimas dan antek-antek nya sehingga merekalah yang tertangkap polisi.


" Bintang!! tolongin aku!!! " pekik Naura.


" Bodoh! lo pikir dia mau nolongin lo hah?! " ucap Dimas kesal.


Gue nggak bakal nyerah sampe disini aja! " ucap Dimas makin dendam kepada bintang.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Haii semuanya.. author baru bikin ig nih namanya : Queenmay_4 bantu follow yahh... 😊💙


Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙



Baju Bulan.


__ADS_1


Baju Bintang.


__ADS_2