Anak Geng Motor

Anak Geng Motor
Bab 66


__ADS_3

Setelah selesai dari gedung pernikahan Bintang, rencana nya Win langsung ingin ke markas. Namun dia teringat jika saat ini Reno sedang menjalankan misi berbahaya.


" Kita nyusul Reno! " titah Win melalui earphone nya.


" Oke Bos!! " ucap semua anggota, lalu mereka berbelok arah ke tempat Bang Mamat.


...----------------...


Di rumah Bintang dan Bulan.


" Kitt, mereka kemana sih?! " ucap Bulan mondar-mandir.


" Kak, Kakak tenang dulu, mereka pasti baik-baik aja " ucap Naya menenangkan Bulan.


" Aku kepikiran terus Nay " ucap Bulan cemas.


" Gimana kalo kita telfon aja?! " ucap Kitty memberikan ide.


" Apa gapapa?! " tanya Bulan ragu.


" Diakan suami kamu Lan! nggak mungkin marah lah " ucap Kitty.


" Oiya, lupa aku.. " ucap Bulan sambil cengengesan.


" Ih, parah banget Kak " ucap Naya juga ikut terkekeh.


Setelah itu Bulan langsung menghubungi Bintang, awalnya Bintang tidak mengangkat telfonnya, tapi setelah dicoba kembali akhirnya Bintang mengangkat nya.


[ Halo, Assalamu'alaikum.. ]


[ Waalaikumsalam, kenapa?! ]


tanya Bintang dingin.


[Kakak dimana? masih lama nggak?! ]


[ Masih, kenapa emang? ]


[ Nggak, aku cuman nanya aja, Kakak baik-baik aja kan?! ]


[ Iyaa.. kenapa belum tidur hm? ]


[ Aku nungguin Kakak aja ]


[ Nggak usah, tidur aja sayang ]


[ Biasa aja dong panggilnya, nggak usah sayang-sayang!! ]


Pekik Kitty sinis, rasanya sangat tidak enak jika kita harus menjadi nyamuk.


[ Diem lo! ]


Ucap Bintang tambah dingin.


[ Kak, yang lain dimana?! ]


Kini giliran Naya yang bertanya.


[ Mereka lagi ngejalanin misi, kasih lagi hp nya sama Bulan ]


[ Kenapa Kak? ]


[ Udahan dulu ya, gue mau nyelesain semuanya dulu, inget jangan tidur malem-malem dan nggak usah nungguin gue oke! ]


[ Iyaa, yaudah Assalamu'alaikum ]


[ Waalaikumsalam cantik.. ]


Lalu kemudian panggilan terputus.


Bulan yang habis digoda oleh Bintang langsung merasakan panas pada wajahnya.


" Cieee.. cieee... romantis banget sihhh " ucap Kitty dan Naya serentak.


" Ihh, jangan gitu! " ucap Bulan malu.


" Ihhh, ada yang malu " ucap Kitty terus menggoda Bulan. Sungguh rasanya saat ini pipi Bulan benar-benar panas dan merah karna saking malunya.


" Walaupun dingin, tapi romantis juga ya Kak.. " ucap Naya juga ikut menggoda Bulan.


" Nay jangan kayak gitu.. " ucap Bulan yang benar-benar sudah malu.

__ADS_1


" Eh, btw kenapa Kak Bintang nggak ngerubah cara ngomong nya sih?! kaliankan udah nikah, masa masih 'lo gue' " ucap Kitty, lalu diangguki oleh Naya.


" Aku sih nggak masalah sama cara komunikasi Kakak, karna kalo disuruh rubah takut nanti dianya nggak nyaman " ucap Bulan menjelaskan.


" Oouu... so sweet.. " pekik Kitty dan Naya serentak.


...----------------...


Setelah beberapa menit, akhirnya mereka sampai di warung Bang Mamat.


" Eh ada den Win.. " sambut Bang Mamat.


" Iya Bang, mau nanya nih. " ucap Win sambil menghampiri Bang Mamat.


" Apa?! " tanya Bang Mamat penasaran.


" Ngeliat Reno nggak Bang?! "


" Ohh den Reno, tadi sih sempat mampir disini sama temen-temen nya. Tapi sekarang nggak tau deh kemana " ucap Bang Mamat.


" Ouhh, nggak ada ngomong kemana lagi ya Bang?! " tanya Win lagi.


" Hmm, nggak sih. Tapi tadi den Reno bilang mau ketemu den Bintang " ucap Bang Mamat.


" Ouh gitu ya Bang, yaudah deh kalo gitu Win balik dulu " ucap Win pada Bang Mamat.


" Nggak mampir nih?! " tanya Bang Mamat bergurau.


" Nggak lah Bang, masih kenyang " ucap Win, lalu naik ke atas motornya. Sebelum Win benar-benar pergi, Bang Mamat langsung teringat sesuatu.


" Eh, eh, eh...! den Bang Mamat inget sesuatu " ucap Bang Mamat langsung menghentikan Win.


" Apaan Bang?! " tanya Win.


" Tadi den Reno sempat nanya tentang markas gengster yang kemaren sama Abang "


" Hah?! emang markasnya dimana Bang?! " tanya Win cemas.


" Kamu tinggal lurus aja, habis itu sebelah kanan ada gang, nah disitu markasnya " ucap Bang Mamat memberitahu.


" Yaudah kalo gitu kami pamit Bang! " ucap Win langsung pergi dengan yang lainnya.


...----------------...


Di Markas Gengster.


Saat ini pertarungan makin sengit, dan jumlah anggota Reno juga semakin sedikit karna sudah banyak yang tepar.


Saat sedang berjuang melawan semua anggota gengster disana, tiba-tiba Reno mendengar suara seseorang yang menyuruh mereka semua berhenti.


" STOP!! " pekiknya tegas.


Spontan Reno dan yang lainnya melihat siapa orang itu, dan betapa terkejutnya Reno melihat orang itu.


" Malam Bos.. " ucap para anggota gengster yang masih sadar.


" Kenapa nih?! " tanya orang itu sambil mendekat dengan tatapan tajamnya, dan sepertinya orang itu belum sadar dengan kehadiran Reno karna kondisi lampu yang juga kurang mendukung.


" Afdan!! " pekik Reno setelah beberapa menit terdiam.


" Eh?! " orang yang dipanggil Afdan oleh Reno langsung melihat kearahnya.


" Loh?! Kak! " ucap Afdan terkejut.


" L-lo.. "


" Renoo..!! " pekik seseorang yang masuk ke markas itu sambil berteriak.


" Kak Win.. " ucap Afdan kembali terkejut.


" Afdan?! kenapa lo disini?! " tanya Win juga terkejut.


" Guee.. "


" Bos, mereka udah berani ngehancurin markas kita! " ucap salah satu anggota Afdan yang membuat Win dan Reno terkejut bukan main.


" Jadi lo.. " ucap Win dan Reno serentak.


...----------------...


Saat ini, Bintang dengan yang lainnya sudah berada dirumah Naura, namun rumah itu terlihat sepi. Hanya ada seorang satpam yang berjaga.

__ADS_1


" Pak, ada Nauranya nggak?! " tanya Bintang pada satpam itu.


" Neng Naura lagi pergi dek " ucap satpam itu.


" Pergi kemana Pak?! "


" Duh, kurang tau bapak " ucap satpam itu.


" Yaudah deh, makasih ya Pak " ucap Bintang lalu kemudian pergi dari sana.


" Gimana Bos?! " tanya salah satu anggota melalui earphone nya.


" Kita cari Dimas, kayaknya mereka lagi ketemuan! " ucap Bintang dingin.


" Kitakan nggak tau dimana rumahnya "


" Bikin rusuh markas dia, habis itu jadiin semuanya senderaan " ucap Bintang lalu diangguki oleh para anggota, kemudian mereka pergi ke markas Dimas.


...----------------...


Dimarkas, Reno dan Win telah sampai 20 menit yang lalu, mereka juga membawa Afdan ke markas lalu diikat di kursi.


" Sewa 1 dokter " titah Reno pada anggota nya.


" Siap Bos.. " ucapnya lalu menelfon seseorang.


" Lo pada, bawa anggota kita yang sakit ke ruang medis, kalo kurang kalian bisa pake kamar pribadi kami " ucap Win.


Mendengar itu, para anggota baik yang sehat maupun yang terluka tadi langsung berlari pontang panting menuju kamar pribadi bos mereka, karna bisa masuk kamar pribadi para bos merupakan keberuntungan.


" INGET BUAT YANG SAKIT AJA!! " pekik Win keras.


" Akhhh... sakit bet kuping gue!! " rintih Afdan.


" Win kuping gue ah! " ucap Reno kesal.


" Ckckckck.. sorry " ucap Win cengengesan.


" Kak lepasin gue napa, mana perih banget lagi " rintih Afdan kesakitan.


" Oiya, kenapa gue juga ya.. " ucap Win langsung melepaskan Afdan.


" Akhh, hancur dah wajah tampan gue! " ucap Afdan kesal.


" Emang sakit? " tanya Win.


" Menurut lo! " ucap Afdan ngegas.


" Wehh, biasa aja dong! gini-gini gue senior lo! " ucap Win tidak terima.


" Lagian lo anjir banget Kak, udah tau sakit pake nanya " ucapnya masih kesal.


" Dan, mending lo ubah dah panggilan lo sama kita, geli banget anjir dipanggil Kak sama cowok! " ucap Reno.


" Trus gue harus panggil apa? Oppa?! Hyung?! Ahjussi?! Om?! atau-- "


Pletak!


" Akhh.. " pekik Afdan.


" Si bego malah becanda! " ucap Reno kesal.


" Ckckck.. sorry sorry " ucapnya cengengesan.


...----------------...


Saat ini Bintang telah berada di markas Dimas, awalnya dia ingin bertanya dengan cara baik-baik. Namun anggota Dimas terlalu menguji kesabarannya sehingga terjadilah pergelutan antara Bintang dan anggota Dimas.


Bintang yang memang sudah tersulut emosi, jelas hilang kendali dan tidak tau takut. Jika tidak ditahan oleh anggota nya, mungkin saat ini salah satu anggota Dimas akan mati ditangannya.


" Gue udah nanya baik-baik, tapi respon kalian terlalu buruk, jadi bukan salah gue kalo kalian memang pengen kayak gini! " ucap Bintang menatap tajam semua anggota Dimas yang sudah tidak bisa melawan.


" Iket mereka semua! " titah Bintang lalu diangguki oleh anggota nya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...________________________...


...' Like yang banyak ya biar author makin semangat ngehibur kalian semua... '...


...See youuu..........

__ADS_1


__ADS_2