
Setelah kejadian Dimas disekap oleh Bintang, kini sudah tidak ada lagi kejadian yang menimpa mereka.
Ditambah dengan Naura yang sudah ditangkap oleh polisi dengan gugatan 4 tahun penjara, karna sudah melakukan bullying dan perdagangan orang secara ilegal.
Saat ini Bintang, Bulan, dan yang lainnya sudah kembali ke kampus, begitupun dengan Naya. Setelah pihak Kampus mengetahui kejadian yang sebenarnya, Bintang meminta pada Rektor untuk kembali memasukan Naya. Sebenarnya tidak perlu dimintapun dia bisa menyuruh Naya kembali ke kampus, toh kampus itu miliknya sendiri.
Saat awal masuk kampus kembali, Bulan dan Bintang langsung diterpa dengan seribu pertanyaan dari semua mahasiswa/i. Karna memang semua anak-anak dikampus sudah tau dengan statusnya saat ini, jadi Bintang terang-terangan mengumumkan hubungannya.
" Oke, berhubung kalian semua udah tau tentang hubungan gue dengan Bulan, jadi sekarang gue bakal ngumumin secara langsung " ucap Bintang sambil naik diatas kursi kantin, para mahasiswa/i tentu bersorak-sorak, meski ada beberapa yang terlihat tidak rela. " Gue, Bintang Putra Amanta, mengumumkan bahwa seorang mahasiswi yang bernama Sri Bulan, telah resmi jadi Istri gue! " ucap Bintang lantang, lalu semua yang ada disana langsung heboh dan bertepuk tangan.
" Kepada Nyonya muda Amanta, silahkan menaiki panggung " ucap Bintang ala-ala drama difilm.
" Apasih Kak, malu tau.. " ucap Bulan yang sudah sangat malu, sampai-sampai tidak bisa menahan senyumnya.
" Gapapa, ada gue kok! " ucap Bintang mengulurkan tangannya, lalu disambut oleh Bulan.
" Gila, gilaaa! ada PJ nya nggak tuh?! " pekik Win pada Bintang.
" Ish Kak, dikira mereka pacaran apa dimintain PJ! " ucap Kitty mencubit perut sixpack Win.
" Akhh.. sakit! kenapa dicubit sih?! " rintih Win memegangi perutnya.
" Tau tuh, seenggaknya traktir kami semua lah " pekik Reno juga.
" Lo semua tenang aja! berhubung hari ini hari bahagia gue, jadi semuanya gratis! lo pada bisa ambil apapun sepuasnya " ucap Bintang semangat, hal itu tentu membuat para mahasiswa/i menjadi gembira, tanpa berlama-lama lagi mereka langsung mengerumuni dagangan dikantin.
" Anjayy, udah public nihh " goda Reno pada Bulan dan Bintang.
" Iya dong, gue mah main sat set-sat set aya! " ucap Bintang sedikit songong.
" Dih, dih! belagu dia Ren " ucap Win julid, lalu hanya dibalas kekehan oleh Bintang.
" Lo berdua kapan nih?! " tanya Bintang tiba-tiba.
" Kapan apaan?! " tanya Win dan Reno serentak.
" Ituu, nyusulnya! kapan?! " goda Bintang.
" Sama siapa? orang gue nggak punya gebetan! " ucap Win acuh.
" Wah, Kak Win mengabaikan sahabat aku yang cantik ini hah?! " goda Bulan pada Kitty dan Win.
" Dihh, sama dia ogah aku Lan " ucap Kitty sok gengsi.
" Yee, siapa juga yang mau sama lo! udah jelek, galak, nyusahin lagi " ucap Win julid.
" Ihhh, gue nggak ada ngehina lo ya Kak, kenapa malas ngejudge orang sih! " ucap Kitty kesal.
" Ya lagian lo, sok-sok begitu, kaya seolah-olah gue itu jijik banget dimata lo! " ucap Win tidak ingin kalah.
" Yakan gue nggak ngehina bocil! " ucap Kitty.
" Tuhh! katanya nggak ngehina, itu barusan apa?! " ucap Win.
" Ihh udah-udah.. kok malah berantem sih?! " ucap Bulan memisahkan Kitty dengan Win, kemudian membawa Kitty pergi.
__ADS_1
" Ngeselin banget ya jadi cewe! nggak mau ngalah sama sekali anjir " ucap Win heran.
" Ya lagian lo yang salah! kenapa juga dilawan " ucap Bintang terkekeh.
" Nay, ikut gue sebentar ya " bisik Reno.
" Kemana Kak?! " tanya Naya pelan.
" Udah ikut aja " ucapnya lalu hanya diangguki oleh Naya.
" Tang, Win! gue pergi bentar ya " ucap Reno pada sahabat-sahabatnya.
" Mau kemana lo?! " tanya Win dan Bintang serentak.
" Ada urusan penting bentar, nanti gue balik lagi kok " ucap Reno lalu pergi sambil menggandeng tangan Naya.
" Anak orang jan lo apa-apain! " pekik Bintang sambil terkekeh, lalu hanya dibalas tatapan tajam oleh Reno.
...----------------...
Di Raftoop.
" Kita ngapain kesini Kak?! " tanya Naya pada Reno.
" Gue mau ngomong sesuatu sama lo " ucap Reno setelah menyuruh Naya untuk duduk disalah satu kursi.
" Kayak nya serius banget? " ucap Naya sambil menatap Reno.
" Hm, ini emang serius, soalnya ini masalah hati ke hati " ucap Reno membalas tatapan Naya lembut. Tatapannya sungguh teduh sehingga membuatnya terlihat begitu tampan dimata Naya.
" Lo mau nggak jadi pacar gue?! " tanya Reno tiba-tiba.
" What?!! " pekik Naya terkejut.
" I-ini serius?! " tanya Naya masih terkejut.
" Gue serius Nay, gue nggak mau ngulang kesalahan untuk kedua kalinya " ucap Reno meyakinkan.
" Ta-tapi.. bukan dulu Kakak nolak aku ya?! " ucap Naya masih tidak percaya.
" Itu dulu Nay, dan gue nyesel udah nolak lo " ucap Reno sambil menggenggam kedua tangan Naya.
" Andai gue nerima lo dari dulu, pasti lo nggak bakal kayak gini " ucap Reno menyesal.
" Hei, ini semua bukan salah Kakak, jangan ngomong gitu lagi ya " ucap Naya sambil menatap Reno lengket.
" Gue mohon Nay, kasih gue kesempatan sekali lagi ya! " ucap Reno memohon.
Naya yang mendengar itu tentu senang, tapi dia tidak bisa bersama dengan Reno. " Maaf Kak.. " ucap Naya sambil tersenyum kecut dan air mata yang turun tanpa izin.
" Kenapa Nay? gue tau gue salah Nay, gue mohon kasih gue kesempatan sekali lagi Nay! " ucap Reno sambil berlutut.
" Kak, jangan gini, aku mohon jangan gini,, hiks " ucap Naya menahan Reno dan memeluk pria itu erat.
" Maafin gue Nay, gue mohon tolong maafin gue " ucap Reno yang juga ikut menangis di pelukan Naya.
__ADS_1
" Hiks,, aku udah maafin Kakak, tapi kita emang nggak bisa sama-sama Kak " ucap Naya terisak.
" Kenapa Nay? kenapa?! " tanya Reno melepaskan pelukannya dan menatap Naya.
" A-aku.. "
" Kamu kenapa Nay? " tanya Reno.
" A-aku udah nggak suci lagi Kak.. " ucap Naya lirih sambil menunduk, badannya semakin bergetar hebat karna menahan isak tangisnya.
" Liat gue Nay.. " panggil Reno pelan, namun Naya jelas menolak, dia sangat malu dengan dirinya yang sudah tidak suci lagi.
" Hei, liat aku.. " ucap Reno, panggilan yang awalnya terdengar sangat tidak akrab,berubah menjadi sebuah panggilan yang terdengar mengikat sesuatu. Reno menarik dagu Naya lembut sehingga gadis itu menatap wajahnya.
" Aku nggak peduli Nay, aku cinta sama kamu tulus dari sini.. " ucap Reno meletakkan telapak tangan Naya didada bidangnya. " Gimanapun kamu aku terima kok, karna dimata aku kamu yang terbaik " ucap Reno.
" Aku nggak sanggup Kak,,hiks aku udah nggak layak buat Kakak.. " ucap Naya.
" Siapa yang bilang? kamu layak Nay sangat layak, kamu yang terbaik buat aku Nay.. jadi aku mohon, kasih aku kesempatan sekali lagi ya?! " ucap Reno kembali memohon.
Setelah yakin dengan ucapan Reno, akhirnya Naya menganggukkan kepalanya.
" Seriusan?! " tanya Reno kaget, lalu diangguki lagi oleh Naya.
" Wahhhh, makasih sayang " ucap Reno langsung memeluk Naya erat, sampai-sampai saking bahagianya, dia menggendong Naya dan berputar-putar.
" Hahahahha... Kak berenti nanti pusing " ucap Naya terkekeh.
" Aku bahagia banget.. " ucap Reno menurunkan Naya dan menangkup kedua pipi Naya.
" Makasih sayang.. " ucap Reno lagi sambil menghapus sisa air mata Naya.
" Hmmm, sama-sama Kakak ganteng " ucap Naya tersenyum lepas.
" Aku janji Nay, bakal jaga kamu sebaik mungkin " ucap Reno sambil mengusap surai Naya.
" Aku bakal pegang semua janji Kakak " ucap Naya.
" Hm, yaudah kita balik sekarang yok, nanti mereka nyariin " ucap Reno lalu diangguki oleh Naya, dan kemudian mereka pergi.
Setelah hari itu, hubungan Reno dan Naya semakin erat, memang diantara Bintang, Bulan, Win, dan Kitty tidak ada yang mengetahui hubungan Reno dan Naya, karna mereka menutupinya. Dan akan memberitahu jika Naya sudah siap menerima lamaran Reno.
Jika ada yang bertanya bagaimana dengan orang tua Naura dan orang tua Dimas setelah mengetahui kelakuan anak-anak nya, jawabannya adalah Marah! tentu saja mereka marah, karna anak-anak mereka sudah membuat nama baik mereka jadi terancam.
Dan awalnya, pertunangan antara Naura dan Dimas
Sudah ingin dibatalkan oleh kedua belah pihak, namun Dimas menolak kuat keputusan kedua orang itu. Entah kenapa, dia hanya ingin melindungi Naura dan memulai semuanya dari awal.
Dia sadar jika selama ini hidupnya sudah salah jalan, makanya dia tidak pernah menemukan kebahagiaan. Dia hanya diatur oleh Dendam dan keegoisannya, sehingga dia tidak berfikir jernih lagi akan sesuatu.
Kalau untuk Win dan Kitty, mereka masih sama saja, selalu bertengkar jika bertemu, dan saling rindu jika berpisah. Memang rumit ya kisah cinta anak muda!
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sekian dulu ya guys cerita Anak Geng Motornya, makasih buat teman-teman yang udah nungguin cerita aku selama ini, dan makasih juga atas dukungannya, aku sangat-sangat berterima kasih.
__ADS_1
Tunggu cerita-cerita aku selajutnya yaaa daaaaaahhhhhhhhh..... ❤❤❤❤