Anak Geng Motor

Anak Geng Motor
Bab 46


__ADS_3

Pagi harinya, Bulan sedang menunggu Reno dan Win, mereka akan pergi bersama karna Bintang yang memintanya agar Bulan baik-baik saja.


Tidak beberapa, akhirnya yang ditunggu datang juga.


" Morning!! " ucap Reno sambil masuk bersama dengan Win.


" Heh, orang kalau masuk tu baca Assalamu'alaikum, bukan morning ogeb! " ucap Bintang sinis, sedangkan Bulan hanya terkekeh melihat mereka berdebat.


" Hehe.. lupa, Assalamu'alaikum " ucap Reno sambil cengengesan.


" Waalaikumsalam.. " jawab Bulan dan Bintang bersamaan.


" Tumben pagi-pagi Kakak udah senyum-senyum aja, sedangkan Kak Win tumben juga pagi-pagi nggak ngerusuh " ucap Bulan bingung.


" Tau, dari tadi diem aja dia " ucap Reno sambil duduk.


" Napa lo, ada masalah? " tanya Bintang, lalu hanya dijawab gelengan oleh Win.


" Kakak pusing ya? " tanya Bulan, lalu kembali dibalas gelengan oleh Win.


" Terus kenapa? " tanya Reno juga bingung, lagi-lagi dijawab gelengan oleh Win sehingga mereka semua jadi gregetan.


" Ngomong Woi ngomong!!! "


" Ngomong Kak ngomong!!! "


ucap Bulan, Bintang, dan Reno serentak.


"Gapapa!!! gue cuman capek aja " ucap Win malas.


" Kalo ada masalah curhat aja Kak, siapa tau kita bisa bantu " ucap Bulan ramah.


" Thanks Lan, but it's okay I don't have a problem " ucap Win lemas.


" Dih, sok Inggris lo! " ledek Bintang, tapi tidak ditanggapi oleh Win.


" Yaudah yok berangkat Kak, nanti telat " ucap Bulan lalu diangguki oleh Reno.


" Tugas lo pada cuman jagain Bulan ya, bukan buat deketin dia! " ucap Bintang memperingati teman-temannya.


" Gue bukan temen makan temen kali! " ucap Reno sinis.


" Ya siapa tau aja, kan gue cuman ngingetin " ucap Bintang acuh.


" Lo juga, jangan genit-genit sama orang lain " ucap Bintang pada Bulan.


" Astaghfirullahalazim Kak.. nggak mungkin lah " ucap Bulan istighfar.


" Yaudah bagus, gue pegang kata-kata lo " ucap Bintang posesif.


" Hadehh... yaudah aku pamit ya Kak, Assalamu'alaikum " ucap Bulan pamit.


" Gue kampus dulu " ucap Reno lalu diangguki oleh Bintang, sedangkan Win hanya mengikuti langkah Reno tanpa berpamitan.


" Woi, nggak mau pamitan lo?! " tanya Bintang.

__ADS_1


" Buat apa, lo bukan orang tua gue! " ucap Win langsung pergi gitu aja.


" Cih, parah banget tu anak! " ucap Bintang ngedumel.


...----------------...


Di kampus, Bulan, Reno, dan Win telah sampai. Saat mereka berjalan memasuki kampus, semua mahasiswi sedikit melihat sinis kearah Bulan, hal itu membuat semua orang ditegur oleh Reno.


" Ngapain lo pada ngeliatin gue kaya gitu? ada yang nggak seneng? " ucap Reno sedikit meninggikan suaranyasuaranya, seketika semuanya langsung mengalihkan pandangannya.


" Kenapa pada diem? lo pada kalo nggak suka bilang, kenapa harus ngeliatin orang kaya gitu hah?! " ucap Reno kesal.


" Ren, mereka bukan ngeliatin lo! " ucap salah satu mahasiswa yang satu angkatan dengan Reno.


" Maksud lo?! " tanya Win bingung, begitupun dengan Reno.


" Lo lagi ada hubungan ya sama ni cewe? " tanya mahasiswa lainnya, Reno yang ditanya seperti itu langsung terdiam dan melihat kearah Win dan Bulan.


" Lo nggak perlu tau! " ucap Win dingin.


" Cih, lo pada liat mading gih, biar tau siapa cewe yang lagi lo deketin " ucap mahasiswa itu.


Dengan segera, Bulan, Reno dan Win pergi melihat mading. Disana sudah banyak mahasiswa/i yang mengerubuni mading.


" Bisa kasih gue jalan!! " pekik Win, seketika para mahasiswa/i memberikan mereka bertiga jalan.


Saat sampai didepan mading, betapa terkejutnya Bulan karna disana terdapat fotonya bersama Bintang yang sedang saling pandang, dan foto lain dia bersama dengan Ibra yang sedang pelukan.


" Astaghfirullahalazim... " ucap Bulan terkejut, begitupun dengan Reno dan Win.


" Apa ini Lan? " tanya Reno pelan.


" Dasar cewek merahan! udah sama orang lain juga masih aja mau deketin Kak Bintang! " ucap salah satu mahasiswi yang cemburu.


" Heh, jaga mulut lo! " ucap Win pada mahasiswi itu.


" Jauh-jauh deh lo, sama Kak Bintang! Kak Bintang nggak butuh kali cewek murahan kaya lo! " ucap mahasiswi lain memaki Bulan.


" Tau dasar sasimo!! "


" Uuuuuu.. dasar murahan! " ucap mahasiswi lain lalu melempari Bulan dengan kertas dan telur.


" Akkh.. kalian salah paham!! " ucap Bulan sambil menangis.


Reno dan Win yang melihat itu, langsung melindungi Bulan dan berusaha menghentikan para mahasiswa/i itu.


" Kalian salah paham.. hiks " ucap Bulan sesegukan.


" Ya Allah cobaan apa lagi ini, Bulan salah apa Ya Allah.. " ucap Bulan dalam hati sambil menangis sesegukan.


" CUKUP!! " bentak Win yang sudah muak.


" Jangan ada yang ngelempar lagi! kalo masih ada yang ngelempar, kalian berurusan sama gue! " ucap Reno marah.


" Kak, kenapa Kakak ngebelain parasit kaya dia sih?! " tanya salah satu mahasiswa yang seangkatan dengan Bulan.

__ADS_1


" Tau, mana tega banget lagi nuduh sahabat sendiri ngelakuin yang enggak-enggak! " ucap mahasiswi lain.


" Bentar maksud lo? " tanya Win pada mahasiswi itu.


" Kami udah tau Kak kalo video itu ternyata editan, awalnya kami memang ngira kalo itu Hanna ternyata itu bukan Hanna Kak, melainkan Naya junior kita " ucap mahasiswi itu.


Lagi-lagi Bulan dibuat terkejut dengan hal itu, seketika wajah lugu Naya terbayang-bayang di otak Bulan.


" Sekarang anaknya mana? " tanya Reno.


" Dia udah dikeluarin Kak " ucap mahasiswi tadi.


" Sekarang lo pada bubar dari sini! " ucap Win dingin, seketika semua mahasiswa/i bubar.


" Lo gapapa kan? " tanya Reno, lalu diangguki oleh Bulan yang masih menangis.


" Yaudah ayok kita cari junior itu, siapa tau kita dapet jawabannya " ucap Win lalu diangguki oleh Reno dan Bulan.


Saat Bulan, Reno, dan Win ingin pergi dari sana, mereka langsung dihadang oleh Kitty yang sudah berpenampilan beda.


Tanpa aba-aba Kitty langsung mendekati Bulan dan...


Plakk..


Satu tamparan kuat mendarat di pipi mulus Bulan, sehingga pipi yang tadinya putih berubah warna menjadi warna merah muda.


" Akhh.. Kitt, sakitt.. " rintih Bulan, tidak menyangka bahwa sahabatnya itu akan melakukan kekerasan pada dirinya.


" Lo apa-apaan sih! " ucap Win langsung mendorong Kitty untuk jauh dari Bulan.


" Sakit yang di pipi lo itu nggak sebanding sama sakit hati gue waktu dibully anak- anak gara-gara video yang lo sebar! " ucap Kitty marah.


" Kitty, aku udah bersumpah kalo itu bukan aku yang ngirim, kenapa kamu tega sih Kit? " ucap Bulan sambil menangis.


" Bukan gue yang tega Lan! tapi lo, kenapa harus gue yang lo fitnah Lan? gue ngelakuin apa emang sama lo?! " tanya Kitty juga ikut menangis.


" Kitt, itu bukan aku...!! "


" Lo nggak tau kan rasanya dibully satu kampus padahal lo nggak ngelakuin apa-apa! "


" Kitty, itu bukan aku sumpah.. "


" Terus siapa Lan? siapa yang nyebarin video itu padahal akunnya itu punya lo! "


" Aku nggak tau Kit.. "


" Jujur aja kenapa sih Lan? buktinya udah kuat, dan coba kasih tau gue apa tujuan lo ngefitnah gue? "


" Kitt, aku mohon percaya sama aku kali ini aja.. "


" Gue udah muak Lan! " ucap Kitty lalu kemudian pergi begitu saja.


" Kitt..!! Kitty dengerin aku dulu!! " ucap Bulan menahan Kitty, tapi Kitty tidak menghiraukan nya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Haii semuanya.. author baru bikin ig nih namanya : Queenmay_4 bantu follow yahh... 😊💙


Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙


__ADS_2