
Saat mereka sudah membawa Reno ke rumah sakit, dokter menyarankan agar Reno menginap dirumah sakit. Agar Reno bisa cepat pulih.
" Tang gua nginep dirumah gua aja!! " rengek Reno ingin pulang.
" Nggak, diem aja disitu! " ucap Bintang dingin.
" Tang ayolah, gua males banget dirumah sakit! " ucap Reno terus memelas.
" Dia kenapa? " tanya Win baru masuk, karna tadi dia pergi mengambil obat Reno.
" Tau ngerengek trus dia pengen pulang " ucap Bintang pada Win.
" Pulang pulang, luka lo belum sembuh! jadi jangan harap bisa pulang " ucap Win sewot.
" Ishh lo pada emang tega ya " ucap Reno pasrah, lalu membelakangi Win dan Bintang.
" Anjir, jijik banget gua ngeliat dia sok manja! " ucap Win bergidik ngeri.
" Ini udah malem, lo tidur sana di bangkar itu " ucap Bintang.
" Lah terus lo tidur dimana? " tanya Win.
" Gua disofa aja " ucap Bintang lalu berbaring di sofa.
" Nggak usah lo aja disini, biar gua di sofa " ucap Win menolak.
" Udah lah, anak bayi nggak bisa tidur di sofa, entar jatoh " ucap Bintang terkekeh.
" Lah kalo jatoh dari bangkar lebih bahaya dodol " ucap Win kesal, lalu hanya dibalas kekehan oleh Bintang.
Saat Bintang sudah tertidur beberapa menit, tiba-tiba ponselnya berbunyi.
[ Halo Ma ]
[ Bintang kamu dimana? kok nggak pulang? ]
[ Dirumah sakit Ma, ]
[ Hah!! kamu sakit apa nak? ]
__ADS_1
[ Reno yang sakit Ma, bukan Bintang ]
[ Astaghfirullah.. bikin kaget aja kamu. Yaudah besok jangan sampai telat ke kampus, sekalian kirimin alamat rumah sakit nya ]
[ Iya iya, yaudah Bintang matiin ya Ma Assalamu'alaikum.. ]
[ Waalaikumsalam ]
Tutt..
" Siapa Tang? " tanya Reno bangun tidur.
" Nyokap gua, siap-siap aja besok lo diceramahin sama dia " ucap Bintang lalu kembali tidur.
" Hufhh.. besok hari gua padet banget diceramahin 2 ustazah " keluh Reno lalu kembali tidur.
...----------------...
Pagi hari 07.15 WIB.
" Win bangun ntar telat lo " ucap Bintang saat selesai mandi.
" Gua kasih lo pilihan, mau ikut ngampus bareng gua atau lo mau ngedengerin ceramah dari 2 ustazah entar?! " ucap Bintang menahan tawanya.
" Lo itu sahabat terbaik gua Win, gua sayang sama lo, lo pasti sayang juga kan sama gua? lo pasti mau kan nemenin gua disini?! " ucap Reno memohon.
Mendengar akan ada acara ceramah, Win langsung duduk dari tidurnya.
" Gua tau lo sahabat gua, gua juga sayang sama lo. Tapi kalo masalah ini, kayaknya urusan masing-masing deh! " ucap Win lalu segera mandi.
" Win.. Winnn.. aisshh! bisa gila gua " rengek Reno frustasi.
Ckckckck...
" Yang sabar yah! entar kalo Win nanya bilang gua udah berangkat duluan "
" Kenapa nggak sama aja? "
" Gua mau jemput Bulan " ucap Bintang lalu segera pergi.
__ADS_1
...----------------...
Saat sudah sampai dirumah Bulan, ternyata Bulan sudah menunggu Bintang di depan rumahnya.
" Umi.. Abi.. Bulan pergi ke kampus dulu ya, Assalamu'alaikum " ucap Bulan lalu langsung menghampiri Bintang.
" Umi, Abi mana? " tanya Bintang.
" Lagi didalam! kok Kakak make motor, nanti kalo ada yang liat gimana? " tanya Bulan.
" Nggak bakal ada yang tau, ayo buruan " ucap Bintang lalu Bulan segera naik.
Saat ingin berangkat ternyata Abi keluar dari rumah, melihat ada Abi di depan rumah, Bintang turun dari motornya lalu pamit dengan Abi.
" Bintang sama Bulan ke kampus dulu Abi.. Assalamu'alaikum " pamit Bintang lalu mencium tangan Abi.
" Waalaikumsalam.. kalian hati-hati " ucap Abi lalu diangguki oleh Bintang dan Bulan.
Selama diperjalanan Bulan sering terkejut saat Bintang menggas motor sport nya. Bintang yang mengetahui itu meminta Bulan untuk berpegangan padanya.
" Pegang jaket gua biar lo nggak jatoh " ucap Bintang, lalu dengan ragu-ragu Bulan memegangnya.
Beberapa saat akhirnya mereka hampir sampai ke sekolah, Bintang menurunkan Bulan ditempat biasanya. Namun hari ini Bintang tidak langsung pergi seperti biasanya.
" Kenapa Kakak masih disini? " tanya Bulan bingung.
" Mulai sekarang gua akan nemenin lo jalan ke sekolah " ucap Bintang dingin.
" Hah?! gimana caranya " ucap Bulan bingung.
" Udah lo jalan aja, gua bakal jagain lo dari belakang " ucap Bintang, awalnya Bulan sempat bingung dengan maksud Bintang tapi setelah itu dia menurutinya dengan berjalan duluan.
Ternyata, Bintang menemaninya berjalan dengan cara membawa motornya pelan dan pura-pura bermain ponsel. Bulan yang melihat itu langsung tersentuh hatinya, dia tidak menyangka jika Bintang akan melakukan ini semua demi menemaninya berjalan kaki.
" Walaupun Kak Bintang itu dingin dan cuek, tapi dia cukup romantis cuman caranya aja yang berbeda " ucap Bulan dalam hatinya lalu senyum-senyum sendiri.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Haii semuanya.. author baru bikin ig nih namanya : Queenmay_4 bantu follow yahh... 😊💙
__ADS_1
Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙