Antar Aku Ke Surga

Antar Aku Ke Surga
chapter 17


__ADS_3

Di rumah Desi.


“Desi buka pintunya, ayah sudah menunggumu di meja makan nak” panggil ibu Desi.


“Makan saja mah, aku belum lapar” teriak Desi


“Des ayo makan jangan sampai ayah kamu marah” bujuk ibu Desi.


Akhirnya Desi pun mengalah lalu keluar kamar menuju meja makan.


“Loh kok makannya cuma sedikit, kalau begitu cara makannya nanti kamu jatuh sakit nak” kata Ibu Desi.


“Aku lagi ngga nafsu makan mah” jawab Desi dengan nada malas.


“Desi minggu depan keluarga pak Yusuf akan datang untuk melamar mu karena nak Farhan sudah selesai kuliahnya, jadi pak Yusuf berencana menikahkan kalian berdua secepatnya. soalnya pak Yusuf ingin ada yang mengurusi Farhan saat pergi dan pulang kerja”. Jelas Ayah Desi.


“Emangnya nanti Farhan kerja di mana Yah?” Tanya Ibu Desi.


“Loh emang ibu nggak tahu kalau pak Yusuf kan punya kebun teh yang luas dan terkenal. Jadi anaknya Farhan yang akan di percayakan mengurus kebun itu” kata Ayah dengan bangga.


Desi tidak mau lagi mendengar lebih jelas lagi perbincangan antara kedua orang tua nya. Desi kemudian berdiri dan melangkah pergi meninggalkan mereka. Tetapi seketika langkah Desi terhenti saat mendengar ayah nya berbicara.


“Mau kemana kamu, orang tua belum selesai bicara main kabur saja” Ayah Desi terlihat sangat marah.


Desi hanya bisa pasrah dan kembali duduk di tempat yang sama.


“Dengarkan kata-kata Ayah, kamu harus nurut jangan bikin ayah malu. Ayah tahu Angga itu orang kaya , tapi disini Ayah hanya ingin mencari calon imam yang baik untuk kamu. Ayah tidak menginginkan harta orang nak, ayah hanya ingin kamu bahagia” kata Ayah Desi dengan nada lembut.

__ADS_1


Desi tidak membantah perkataan Ayah nya hanya air mata yang dapat menjelaskan betapa kesedihan yang kini ia rasakan.


Sudah hampir seminggu pertemuannya dengan Angga, tak ada komunikasi secara langsung atau pun melalui sosial media. Desi sengaja menonaktifkan handphone nya selama seminggu karena perasaannya tak karuan. Dia takut jujur sama Angga sehingga membuat dia menjadi seorang pengecut.


“Sebenarnya ada apa dengan Desi mengapa handphone nya tidak aktif, apa aku samperin ke rumahnya saja yah” kata Angga dengan penuh semangat.


Dengan penuh semangat Angga pun ingin menemui Desi di tempat kerjanya.


“Assalamu’alaikum Rendi, Desi nya ada?” Tanya Angga.


“Oh pak Angga Wa’alaikumussalam, maaf pak sudah 2 hari ini Desi tidak masuk kerja, katanya dia sakit” jelas Rendi.


Meskipun Rendi bersaudara dengan Desi, tapi Rendi sendiri belum tahu tentang rencana perjodohan itu.


“Oh begitu yah terima kasih Rendi atas infonya”.


Sejenak Angga berpikir.


Dengan langkah yang pasti Angga menuju ke rumah Desi. Setelah beberapa saat Angga sampai di kompleks perumahan Desi ia pun melihat dari kejauhan Angga melihat ada beberapa buah mobil yang parker di depan rumah Desi.


“Kira-kira disini ada acara apa?” Angga bertanya pada dirinya sendiri.


Angga pun turun dari mobilnya dan melangkah menuju rumah Desi. Ia pun berinisiatif untuk bertanya pada tetangga Desi.


“Permisi pak kalau boleh tahu di rumah Desi ada acara apa yah kok rame banget?” Tanya Angga pada salah satu tetangga Desi.


“Oh itu pak, hari ini Desi di lamar oleh Mas Farhan anaknya Pak Yusuf” kata bapak tersebut.

__ADS_1


Dunia seakan berhenti berputar , kaki Angga terasa lemas tak berdaya untuk bergerak berbicara pun lidahnya terasa keluh, air matanya jatuh tanpa permisi membasahi pipi. Siapa sangka gadis yang baru saja menerima cintanya itu harus menjadi milik orang lain. Dengan langkah yang berat Angga harus pergi meninggalkan tempat itu.


“Ternyata ini yang kamu sembunyikan dari aku Des. Kamu bohong, kamu bilang cinta sama aku, tapi nyatanya apa, kamu mengkhianati ku Des. Sehingga aku tak menyangka bahwa sesakit ini mencintaimu”.


Di tepi pantai Angga berteriak seperti orang gila dia sangat frustasi dengan keadaan ini. Untuk yang kedua kalinya ia di sakiti oleh wanita yang ia cintai.


“Aku pikir kamu beda Des, aku pikir kamu yang akan menyembuhkan luka lama ini yang bahkan belum kering. Tapi kamu justru menambah kelukaan ini Des. Kenapa kamu khianati aku, kalau kamu ngga cinta sama aku kenapa kamu terima cintaku, kenapa kamu berikan harapan itu padaku Des” kata Angga dengan lirih seakan mengadu pada ombak.


“Desi tadi ada seorang lelaki yang datang kemari dan menanyakan kamu” lapor seorang tetangga tetangga Desi.


“Orangnya tampan, tinggi, dan sepertinya orang kaya”. Lanjut orang itu.


Mendengar penjelasan Bapak itu membuat Desi yakin bahwa orang yang di maksud oleh tetangganya itu tak lain adalah Angga.


“Apa Angga sudah tahu semuanya. Maafkan aku Ngga aku tidak bermaksud untuk menyakitimu” lirih Desi.


Setelah acara lamaran itu selesai keluarga besar Pak Yusuf berpamitan untuk pulang. Desi yang mengurung diri di dalam kamar sejak tahu bahwa Angga sudah tahu semuanya. Akhirnya ia keluar karena keluarga pak Yusuf memanggil dirinya untuk berpamitan pad mereka.


“Nak jaga kesehatan yah, aku yakin pak bahwa Farhan tidak akan menyesal dengan pilihan bapak. Karena Desi sangatlah cantik” puji ibu Farhan.


Desi hanya berusaha tersenyum manis di depan semua keluarga.siapa yang tahu isi hatinya saat ini hancur berkeping-keping.


“Desi mari duduk sini, Ayah dan Ibu ingin bicara. Kami sudah memutuskan bahwa sebulan setelah pernikahan Rendi dan Farah, baru kita akan adalan pesta pernikahanmu dengan Farhan. Ayah berpikir nanti akan terlalu repot jika jaraknya terlalu dekat dengan pernikahan Rendi” kata Ayah menjelaskan.


Tak ada jawaban dari mulut gadis itu. Desi hanya bisa tersenyum mendengar penjelasan ayahnya.


“Baiklah Ayah semua terserah Ayah. Aku masuk kamar dulu mau istirahat”. Kata Desi berlalu pergi masuk kamar.

__ADS_1


Desi pun berfikir untuk menceritakan hal ini pada Farah. Ia pun mengambil handphonenya dan menghubungi Farah. Ia merasa sangat tertekan dalam situasi seperti sekarang, dadanya sudah terasa sesak hingga tak terbendung lagi.


Ia menceritakan semua isi hatinya pada Farah , sebagai sahabat Farah juga bingung harus mengambil sikap seperti apa dan memberi saran apa. Di sisi lain Angga adalah orang baik dan cinta pertama Desi meski mereka belum lama menjalin hubungan namun Desi dari dulu sudah jatuh hati pada Angga jauh sebelum mereka mengenal secara dekat.


__ADS_2