
Hai jangan lupa tinggal kan jejak..
Happy reading...
Di pagi yang cerah ini abel terbangun terganggu dengan silau an matahari yang menerpa mata nya.
Bola mata hitam legam milik nya menatap langit-langit kamar milik nya.
mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi tadi malam membuat tubuh nya sakit dan linu-linu.
Di lirik nya jam diatas nakas pukul 07.00 wib
abel ada kuliah siang .
ia beranjak dari ranjang nya berniat pergi ke kamar mandi untuk bersiap-siap .
ting...
Suara pesan masuk di benda pipih di atas nakas.
"pesan dari Habi" gumam abel membaca notifikasi di posel dan membuka nya.
Habi
bel ini alamat resort aku ..
jalan kemuning no 52 gedung Roses Diamond.
Abel
okay.
****************
"Elo ngapain di Resort gue".? ucap dirga ketus melihat kehadiran abel.
"Gue yang mempekerja kan abel" sahut Habi di belakang dirga.
"Tapi kan gue belom setuju Bii."jawab dirga menatap habi dengan kesal.
"Saya nggak papa kok ,kalau tidak di izin kan bekerja disini ".sahut abel yang melihat berdebatan antara habi dan dirga.
Namun dirga mengacuh kan ucapan abel seolah-seolah bahwa tidak ada kehadiran abel disana.
"Habii Elo kn tau, Resort kita ini bukan sembarangan orang yang bekerja disini".Ucap dirga masih tak setuju dengan keputusan sang sahabat
"Abel buka orang lain dirga, dia temen gue".Ujar Habi ngotot dengan keputusan nya.
__ADS_1
"Temen atau demen elo bii ,Elo nggak pernah belain cewek kayak gini.Dulu pas elo sama Exsa juga cuek aja."selidik dirga tersenyum sinis tanda mengejek.
Habi yang dengar tuturan dirga menyangkal nya dengan cepat
"Dirga , Elo nggak kasian sama abel, dia kehilangan pekerjaanya gara-gara elo."
"Okayy Gue biarin dia kerja disini , tapi kalo kerja nya nggak bener gue pecat dia tampa persetujuan elo". Ujar dirga mengalah kepada habi sambil menatap tajam abel yang sedari tadi mematung di depan pintu.
"Iya saya janji akan berusaha ,terima kasihh ."
ucap abel tersenyum senang kepada dirga dan Habi .
"Yaudah kerja sana elo." usir dirga
Abel kaget dengan ucapan dirga namun dia sadar dia tidak punya pilihan lain lagi .
karna dia membutuhkan perkerjaan ini untuk membiayai kehidup nya.
lalu dia pun pamit keluar dari ruangan itu.
"Abel perkenal saya manager di resort kuliner disini,nama saya Nita saya yang akan memandu kamu pekerjaan disini ".sahut
manager itu
"Ah iya bu manager makasih".jawab abel membalas uluran tangan nita.
"Ah, iya mba Nita. "ujar Abel
Abel mengikuti langkah Nita yang menjekas kan kepada abel memandu apa saja yang dikerjakan abel seperti belanja Buah,Sayur dan persedian lain nya di resort.
"Alhamdulilah..selesai juga" Ucap abel yang sibuk membereskan barang nya dan berniat untuk mengganti baju di kamar mandi.
setelah abel melewati pintu belakang untuk pulang dari resort tampa sengaja iya melihat Seorang laki-laki yang sedang terduduk lemas menahan kesakitan .
Abell pun menghampiri nya dengan tergesa-tergesa
"Maaf permisi,apa anda tidak papa.? "ujar abel melihat laki-laki yang sedang menunduk menahan sakit di dadanya..
"Tolong sa-saya ,ambil kan Inhaler di meja saya ." ucap laki-laki itu.
"meja mana,bahkan disini tidak ada meja ,apa kah anda pengunjung resort ini tuan"..sahut abel
Laki-laki itu pun mendongkak kan wajah nya menatapa abel.
abel pun terkejut bahwa laki-laki di depan nya itu adalah Dirgantara boss nya.
"Pak dirga ! tunggu bentar saya ambil kan Inhaler bapak di ruangan kerja "
__ADS_1
abell pun panik dan belari sekuat nya menuju ruangam dirga ..
setelah sampai di depan pintu ruangan dirga pun dia masuk hingga tergesa-tergesa. sampai tidak melihat ada kaca besar disana dan jidat abel pun terbentur dengan keras hingga memar .
tetapi abel tidak peduli ia pun terus mengobrak abrik laci disana.
setelah menemukan Inhaler , abel pun belari menuju pintu belakang resort untuk menemui Dirga yang bener-benar
lemas .
abel membantu memberikan inhaler itu kepada dirga .
dirga pun mulai bernafas normal dengan keringat dingin membasahi tubuh nya.
"pak Dirga udah baikan."? ujar abell kaku sedikit khawatir menciba mengatur nafas nya.
dirga pun menganguk kan kepala nya dengan pelan ia pun menatap abel dengan tatapan tampa ekspresi.
"Abel terimakasih sudah membatu saya.".Ucap Dirga sambil berdiri di depan gadis itu.
"iiya pak sama-sama ,kalau begitu saya pulang dulu". sahut abell
abel pun pamit kepada Dirga dan iya mulai melangkah menuju pintu belakang.
tapi langkah nya terhenti karna ada yang memanggil nya..
"Tunggu bel.! maafin saya karna udah bersikap kasar sama kamu kemaren-kemaren "Teriak Dirga melangkah menuju abel.
Abel pun tersenyum manis, iya menatap Bos nya itu dengan tatapan tulus nya..
"Iya pak nggak papa"..Ucap abel .
"Yaudah kalau begitu bel,kamu boleh pulang."
sahut Dirga salting melihat senyuman manis di bibir mungil dan tatapan mata milik abel.
"Iya pak ,saya permisi." sahut abel pamit
Abel sudah pergi dan menghilang dari pandangan nya.
namun Dirga engan untuk memalingkan wajah nya.
"Elo mikirin apa sih dirga".. gumam nya.
dirga pun masuk menuju resort nya.
untuk mengecek para pegawai yang sibuk mondar mandir Dari tadi.
__ADS_1
karna ini hari weekend dan resort sedang sibuk-sibuk nya banyak pengujung datang untuk menginap atau pun untuk makan saja.