Antara Cinta Dan Cita-citaku

Antara Cinta Dan Cita-citaku
ACDC bab 22


__ADS_3

Tringggg....!!


"Hallo ..iya ? saya sahabat nya ,ada apa iya mas.?"


"......"


"APA ! kecelakaan , okay saya akan segera kesana!"


Iya perempuan itu adalah mima sahabat Abel,ia mendapat kabar bahwa abel mengalami kecelakan .


Fikiran gadis itu tiba-tiba kosong ,tubuh nya bergetar menahan tangis dan dada sesak ,seperti terhantam sebuah benda tumpul


.


****************


"Dok... gimana ke adaan temen saya.?"


mima panik setelah melihat sosok pria berpakain serbah putih serta teleskop di kalungkan dileher nya keluar dari IGD.


"pasien banyak mengeluar kan darah, harus secepat nya melakukan operasi .Karena kepala nya terbentur dengan keras ,saya khawatir ada pembekuan darah diotak nya.."


"Ya Allah ..abel." ucap mima gelisah menatap nanar kearah abel yang terbaring lemah.


"segera isi data untuk mensetujui operasi nya , kalo terlambat sedikit saja akan fatal akibat nya." printah sang dokter memberi pringatan.


"baiklah dok ." ucap mima lirih dan di balas angukan dari sang dokter.


"habi kemana sih? hp nya nggak aktif sejak tadi.?"


omel mima mencoba menelpon habi berkali-kali."Ck!." decak nya mulai kesal ."Shitt..." umpat mima mengusap kasar wajah nya frutasi.


*************"


Pranggg...!!


suara gelas yang di banting dengan keras di lantai .


Terlihat sosok pria yang tengah duduk di depan binder bartender ,tidak luput dengan sebotol vodka dan segelas koktail tequila yang ada ditangan nya.


"Tuan anda sudah mabuk beratt.?" ucap bartender memperingat kan pria di depan nya ,yang nampak kacau dengan penampilan berantakan .


"hustt...berikan saja aku whisky.!" ucap Habi


yang menutup mulut nya dengan jari telunjuk nya memberi isyarat bartender untuk tidak ikut campur..


"Baiklah tuan , segelas whisky." ucap nya memberikan pada nya.


habi menerima nya ,meneguk whisky itu dengan sekali tegukan.


"hahaha."


"Abel...kau tau ? aku mencintaimuu ,tapi kau! malah menghiayanati ku dengan Dirga." racau nya mengacak rambut nya frutasi menatap cincin yang melingkar manis di jari nya.


"Tuan kami sudah tutup." ujar pemilik night club itu.


"Ck ,baiklah aku pergi.." ucap habi melangkah kan kaki nya yang terhuyung-huyung seakan ingin jatuh.


stopp..!!


"Tolong ! antar kan saya ke apartment afaresidence.." ucap habi yang tengah menyetop taxi yang melintas .


"tapi tuan saya tidak menerima penumpang lagi."Tolak sang supir taxi .


"Saya mohon pak..!!" teriak nya pelan melengkup kan kedua tangan nya memohon.


"B-baiklah.. tuan ,silakan naik ." ucap supir taxi

__ADS_1


lagi .


20 menit pun berlalu taxi pun sampai ke tujuan di depan gedung apartment afaresindence.


"tuan.. anda sudah sampai tujuan." ucap supir taxi menepuk pipi habi mencoba membangunkan pria mabuk itu.


"Heegh.. baiklah, ini uang nya.."


habi memberikan beberapa lembar uang berwarna merah kepada supir"Tuan ini kebanyakan ?"ucap nya mengebalik kan uang habi yang berlebih.


habi mengeleng pelan ."Tidak pa ,untuk bapak ."


bapak itu pun tersenyum lebar ,menganguk kecil "Terima kasih tuan."


habi mengaguk pelan,setelah supir taxi itu pergi meninggal kan gedung itu.


pria itu berjalan dengan sepoyongan masuk ke dalam gedung.


dor..dor..!! gedoran pintu .


"ABEL.! BUKA PINTU.!!"teriak habi yang tengah bersander di pintu apartment milik nya.


"Ahk..! persetanan lahh !! Umpat habii mulai kesal


tampa terasa pun mata nya pun mulai memberat dan tertidur..


****************


"Mas..mas bangun." ucap pria yang tengah berjongkok membangun kan habi yang tidur tersender di diding koridor .


"Eeghh." lenguh habi yang mulai terusiik tidur nya ,mulai membuka matanya dengan perlahan ..


"mas ..kok tidur di koridor apartment.?" tanya nya penasaran.


habi mengerjap-ngerjap kan mata nya.dan mulai tersadar ,melihat sekeliling nya berada .Ah benar ,iya tertidur diluar.


"Akh ,aku minum terlalu banyak..!" gumam nya memegangi kepala nya yang sedikit berat.


habi mendongak kan kepala nya melihat security yang tengah membungkuk didepan nya..


"mas tidak papa kan.?" tanya security lagi, kepada nya.


habi pun membalas dengan anggukan kecil dan tersenyum "terima kasih pak." cicit habi sopan.


dan security itu tersenyum tipis menimpali dan mulai melangkah kaki nya menjauh meninggal kan habii..


habi merongoh kedalam celana nya dan mengambil access card milik nya, dan mulai mendorong pintu panrhouse.


Mata nya menyusuri seluruh ruangan tamu, namun tidak terlihat menemukan sosok wanita yang di carinya.


kakinya pun mulai melangkah menuju pintu kamar milik nya.


dan menekan knop pintu secara perlahan, namun tetap nihil tidak ada sosok abel disana.


"dimana abel, apa iya tidak pulang semalaman.?"monolognya .


habi meraih ponsel milik nya, dan mulai menekan nomer abel. berharap ada jawaban disana, namun nihil tidak tersambung melainkan suara operator.


"tidak seharus nya kemaren aku bersikap seperti itu kepada abel , sebelum mendengarkan penjelasan nya terlebih dahulu ."monolog nya menyesali perbuatan nya kemarin.


angan nya pun melayang memikir kan sosok abel yang entah dimana.


namun lamunan itu pun buyar seketika, mendengar suara ponsel nya yang ada ditangan nya berdering.


"Hallo...!"Teriak seseorang di seberang sana.


"Hallo ini siapa.?"ketus habi bertanya.

__ADS_1


"Ini aku mima.?" jawabnya datar.


"mima ,ada apa menelpon ku sepagi ini ? monolog nya sendiri.."ada apa mim.?" cicit Habi.


"Habi ! cepat datang kerumah sakit ,A-abel kecelakaan!" ucap mima spontan setengah berteriak.


"APAA.!!" teriak habii tak percaya sontak membulat kan kedua bola matanya.


"Okayy, aku kesana sekarang.!"


habii yang tengah belari menuju mobil milik nya .dan memacu kendaraan nya dengan kecepatan tinggi..


setelah sampai di depan rumah sakit, habi bergegas belari menuju Resepsionis dan bertanya kepada salah satu wanita disana dimana abel di rawat..


setelah belari menuju ICU habi pun melihat sosok wanita yang tengah berdiri di depan pintu.


melihat sosok wanita yang tengah berbaring disana lewat celah pintu ruangan ICU..


"Mima abel gimana.?" tanya Habi panik .


Hiks..hiks..tangis Mima pecah kembali. "dia harus di operasi siang ini.." sahut mima menatap habi yang tengah mondar mandir di depan nya.


"Habi !Elo kemana aja sih ? elo HA! "ucap Mima bergetar menaikan satu oktaf ."hp nggak aktif dari kemaren Abel butuh elo tau nggak.?" mima tersendu meminta penjelasan dari sosok di depan nya.


"Gue kemaren ada konflik sama abel ,makan nya gue nggak aktifin nomer nya." jawab habi spontan .


mima yang mendengar itu pun mengeryit kan kening nya.


jadi kemaren abel ada konflik sama habi makanya dia bisa kecelakan kayak gini fikir nya.


"Sodara Aqisya nafabella.!" ucap dokter yang keluar dari ruangan ICU abel dengan tergesa.


"Saya suaminya dok." ucap habi maju menghampiri dokter pria itu.


"Pasien akan segera melakukan operasi, harap anda mengisi formulir persetujuan." kata dokter menimpali dengan mimik serius.


"baik dok." ucap habi berlari melangkan menuju resepsionis .


"Dok giman keadaan abel.?" tanya mima yang tengah berdiri di depan dokter .


"pasien kritis , kecelakan ini fatal akibat nya kalau tidak segera di lakukan.? ucap nya .


mima pun gelisah memikir kan keadaan abel yang tengah berjuang untuk hidup .


fikiran nya melayang saat iya bersama abel.


dada nya sesak mendengar Abel koma,Mima takut kehilangan sosok sahabat nya .


****************


Tittt.....!!!


suara lampu ruang operasi, tanda bahwa operasi yang dilakukan abel selesai.


mima dan habi yang mendengar suara itu pun mendongkak kan kepala nya .


menatap ke arah pintu ruangan operasi itu dengan cemas.


Tak berselang lama knop pintu di tekan sosok dokter yang keluar dari ruangan operasi .


habi pun menghampiri nya dengan gelisah..


"dok gimana operasi nya.?" Tanya habi kepada dokter yang tengah berdiri di depan .


"alhamdulilah operasi nya lancar , pasien akan segera di pindah kan di ruang inap.?"


"hufh ,alhamdulilah ." ucap habi mengucap syukur dan mengulas senyuman tipis di bibir nya."makasih dok." ucap habi dan dibalas anggukan kecil sang dokter.

__ADS_1


"sama-sama." sahut dokter itu berlalu meninggal kan Habi dan Mima disana.


__ADS_2