
BAB 7..
Habi ...kamu disini ? Dan kau siapa.?"
Sapa lelaki paruh baya berpakain formal tengah menghampiri mereka.
"Habi...dia ayah mu."ucap abell melirik kearah frey yang sedang mengintimidasi nya.membuat abel sedikit risih dan sungkan.
Habi yang sadar dengan perubahan sikap abel yang hanya menunduk sembari memainkan jari-jari nya .
melirik kearah ayah nya yang menatap tajam kerah mereka.
"papi..ngapain sih ,disini.?" ucap habi kerah frey.
"dari kalangan mana ,wanita ini bi.?"ucap nya bertanya
"apa beduli papi ,dia dari kalangan mana, menurut ku semua orang itu sama derajat nya."sahut habi mulai tak suka dengan sikap ayah nya.
"kamu jangan pernah memilih sembarangan wanita bi, apa lagi wanita dari kalangan rendah.mereka tidak pantas sejajar denagan kita ."ucap frey kearah habi.
Abel yang mendengar pun mendegus kesal .
iya ingin sekali menjawab itu.tapi iya tau dia bukan siapa-siapa .abel tidak ingin membuat masalah di kemudian hari apa lagi pria di hadapan nya punya wawenang dimana-mana.
"jangan membuat malu keluarga cleonerisen dan joy shiren bi.!!"ucap frey menimpali .
__ADS_1
habi yang tak tahan dengan sikap arogan ayah nya pun kesel .iya berniat pergi dari hadapan ayah nya dengan mengandeng tangan abell.
"Kata siapa habi akan mempermalukan joy shiren group.?"ucap seseorang pria paruh baya yang menghampiri nya .mereka pun kompak menoleh kerah sumber suara .
Frey yang melihat flexio pun sedikit terkejut dengan kehadiran nya yang menatap sinis kearah nya.
"Kakek..apa kabar, udah kembali ke sini sejak kapan."ucap habi tersenyum hangat memeluk ayah dari ibu nya itu.
"Habi ..cucuku,kakek sudah 3hari disini nak.bagaimana dengan kuliah S2 mu."sahut flexio .
"semua lancar kakek sebentar lagi habi lulus."ucap habi .
Flexio pun menganguk mengerti.mata nya pun menatap sosok abell yang ada di belakang nya.dengan raut wajah yang tak bisa di jelaskan.
"kakek ..habi pergi dulu iya mau anterin abell pulang karna ini sudah larut malam ."ucap habi meminta izin sang kakek .dengan sesekali melirik kearah ayah nya.habi yang sudah merasakan aura benci kakek nya terhadap ayah nya itu, memilih pergi mengandeng tangan abell meninggal kan ayah dan kakek nya.
Merasa habi sudah ilang dari padangan nya dengan abell disamping nya.membuat xio menatap tajam kearah frey .Aura pembunuh xio membuat bulu kuduk frey merinding.
"kau bilamg apa tadi ,habi akan mempermalukan cleonerisen dan joy shiren apa maksud mu hah..!! Apa karna wanita yang di bawa nya dari kalangan kelas bawah yang tidak ada apa-apa nya di banding kn dirimu."ucap flexio mengintimidasi frey.dengan tangan dipingang seolah mengajak ribut menantu nya."kau pikir kau siapa.? Menatu joy shiren, tidak...,kau bahkan tidak pantas disebut menatu .tetapi pembunuh.!"ucap nya latang .
"Tidak..pah.itu salah paham..aku sangat mencitai Ale... ucap nya terpotong saat xio menarik kera jas nya dengan mata tersulut kebencian.
"Jangan pernah kau sebut putri ku dengan mulut kotor mu..!! Habi akan menikah dengan dasar CINTA.meski wanita yang di pilih nya hanya wanita biasa,aku tidak akan mengulangi kesalahan ku terdahap cucuku.putri ku menikah dengan mu berdasar perjidohan dan bisnis hanya dia yang mencintai mu ,sedangkan kau.!!menghianati nya hingga iya harus bunuh diri.Aku memaaf kan mu dan tetap hidup itu hanya untuk HABI .Kalau tidak sudah ku bunuh kau dan pacar simpanan mu itu ."teriak nya kesel mengingat Alena .putri kesayangan nya ,
Sebelum meninggal alena pernah berpesan bahwa apa pun yang terjadi dia tidak akan membunuh freyan .karna iya tak mau anak tunggal nya menjadi anak yatim piatu yang kehilangan sosok orang tua.biar lah dia yang pergi ,bahkan Flexio pernah mencoba membunuh frey tapi tak jadi karna mengingat pesan sang putri .xio memilih menembakan salah satu kaki frey untuk menyiksa nya perlahan namaun cucuku yang menghentikan aksi nya saat kakek nya ingin menukan cuka di kaki ayah nya.
__ADS_1
Habi yang saat itu berumur 12tahun.menatap nanar kearah ayah dan kakek nya yg berkelahi di hadapan nya tampa sepengetahuan xio.iya takut dan bergetar menyasikan kakek yang ingin menyiksa ayah nya.karna ayah telah berselingkuh di belakang ibunya yang membuat habi kehilangan sosok ibu sekarang.
Habi kecil berteriak ketakutan tak mampu mencerna percakapan pria dewasa di depan nya .mata nya melotot menatap kaki sang ayah yang terluka dengan darah segar bercucuran di lantai dengan erangan kesakitan memohon ampun.sejak kejadian itu mebuat mental hsbi trauma sampe ke psikis nya,membuat nya tak bisa tidur dengan nyeyak tampa obat tidur membuat iya terpengantungan .
"Pa-a-a..!!"ucap frey terbata-bata membuyar kan lamunan xio di masalalu yang kelam.xio yang tersadar pun melepas kan cengkeraman tangan nya di kera jas frey..iya menarik nafas nya dan membuang nya secara kasar memperhatikan sekeliling mereka yang menjadi pusat totonan gratis .bak film adegan psikopat kali iya..
Flexio yang sudah tersulut api kemarahan tak peduli dengan sekitar nya .iya menyodor kan tangan kanan nya di hadapan bodygurt nya meminta sesuatu didalam tas nya.merasa tau apa yang diingin kn bos nya iya pun mengeluarkan senjata api dibalik tas itu memberikan nya kepada bos besar nya.frey yang melihat pun kalang kabut ingin kabur ,frey tau betul sifat mertua nya yang tidak bisa di ajak bernegoisasi .
"Ha..ha..ha kenapa kau takut.? Bagaimana kalau aku tebak lagi salah satu kaki mu lagi,yang dulu kan sebelah kanan .bagaimana sekarang sebelah kiri,kaki mu sudah sembuh ingin merasakan nya lagi.?" tawar xio membuat frey membelakan mata nya takut dan mengeleng cepat.
"pa-a-pa ..jang-an frey mohon ."ucap nya berlutut dan memohon dihadapan nya.bahkan iya tak peduli martabat nya akan hancur yang penting iya selamat dulu.
"Ayah ...kak frey ada apa ini.?" ucap adele tiba-tiba di hadapan mereka dengan tatapan menyelidik.frey dan xio pun sontak menoleh kearah wanita di samping nya.
"Adelle ...sedang apa kamu disini.? Membawa koper segala."mata xio menyisir gerak gerik putri bungsu nya.meskipun adele bulah lah anak kandung nya sendiri.buka nya menjawab adelle sibuk memperhatikan frey yang masih memohon ampun itu.membuat nya sedikit merasa iba ingin menolong nya.
"Adelle...!!"sapa xio menatap lekat putri nya menatap kosong kearah frey.membuat xio geram dan mengucang -gucang tubuh adelle agar iya tersadar dari lamunan nya.
"Oh ..tidak apa ayah, aku berniat staycotion di hotel ini,tapi aku tak sengaja melihat kerumunan karna aku penasaran .aku melihat ayah dan kak frey sedang bertengkar jadi aku ingin menengahi perkalian kalian ." ucap nya menatap manja kearah xio "Ayo ayah kita makan ,sudah lama kita tak bertemu .ucap adelle membujuk ayah untuk meninggal kan frey yang masih bersingkuh di lantai tampa berniat bangun.
"Ayah..ayok lah tinggal kan lelaki berengsek ini jangan kotori tangan mu lagi."ucap nya menarik tangan xio .iya pun mengalah dan pergi mengikuti langkah adelle.
Frey pun bernafas lega melihat mertua nya pergi .iya hampir mati tadi menahan sesak di dada nya .iya benar -benar takut melihat ke marahan ayah dari istri nya itu.
"Huuff...untung adelle datang."ucap nya mengelus dada .frey bersender ke dinding hotel loby mendadak kakinya merasa lemas.
__ADS_1