
Di tengah malam pukul 01.00 wib .Abel terbangun dari tidur nya dan mulai terjaga.
mungkin karna ia tadi terlalu cepat tidur .makan nya tengah malam begini iya sulit untuk tidur kembali.
Di lirik nya jam yang terletak di atas nakas tepat di samping tidur nya.
Pukul 01.00 lewat dini hari.
masih terdengar beberapa kali suara kebisingan yang ada di sekitar penthouse.
Abel membalik kan tubuh nya menoleh ke arah samping kanan tubuh nya.
terdapat sosok pria yang terlelap dengan polos .
Abel sebenar nya merasa lapar , mungkin karna kemaren iya terlalu sibuk dengan pernikahan nya dan pindah ikut sang suami disini.
Dan Ia sampai melupakan untuk mengisi perut nya.
Abel sedikit bergerak perlahan ,merasa tak nyaman dengan posisi tidur nya dan terus membolak balikan badan nya dengan hati-hati takut bila nanti nya habi terusik dengan pengerakan nya.
Karna merasa perut nya semakin melilit .
iya pun menghela nafas nya dengan kasar.
"Huh..aku lapar."gumam abel menggigit bibir bawah nya menahan sakit di perut nya.
Merasa tidur nya sedikit terganggu dengan gerakan tubuh abel.
Habi pun sedikit membuka kedua kelopak mata nya dan melihat abel yang sedang
duduk menyender di tempat tidur sambil memegangi perut nya dengan tatapan nanar.
"Abel ...Kenapa kau tengah malam begini bangun .?"gumam parau Habi setengah membuka mata nya..melihat gerak-gerik sang puan.
"Aku tidak bisa tidur, Aku lapar. "gumam abel pelan sangat pelan hampir tak terdengar.
Habi yang mendengar ucapan abel pun sempotan membuka kedua mata nya dan menatap abel lekat.
"Abel kau lapar."? ujar habi yang di balas dengan anggukan dari abell.
"Di kulkas ada makanan yang aku bawa tadi dari resort, kau bisa memanas kan dulu kedalam mecrowave terlebih dulu."
habi menatap lekat wajah abel .
__ADS_1
tetapi istri nya itu sama sekali tak bergeming atau menjawab ia hanya diam tampa berekspresi.
"Abell ada apa ? "
Habi bertanya ,merasa heran dengan perubahan sikap wanita di depan nya ini. netra kecoklatan milik nya menatap abel dengan lekat ,namun abel masih tak bergeming dan seperti nya tak berniat untuk menjawab pertanyaan yang di lontarkan Habi barusan.
"Bel ,apakah kau takut.? ucap habi menimpali dan di balas dengan anggukan cepat dari abell.
"Hahaha. .." tawa habi pecah .
"Kenapa kau tidak bilang ,kalau kau takut ."
habi tersenyum lebar sambil mengacak rambut abel pelan .
Deg...
abel yang tercengang dengan tawa suami nya mulai tersadar bahwa habi sedang mengoda nya.
abel yang merasa di ejek pun melotot kan kedua mata nya dan menatap habi sinis, memilih membuang muka nya yang merah padang karna terpana dengan tawa dari habi yang baru ia lihat.
"huff...okay , Ayok aku temani ."
habi pun turun dari ranjang nya dan pergi menuju dapur terlebih dulu .
mereka segera melangkah menuju pojokan dapur tempat kulkas itu berada.
Tangan Habi dengan cekatan membuka kulkas dan mengambil 2 kotak makanan yang iya bawa tadi sepulang dari resort untuk abel.
dan mulai memasukan nya dalam microwave tepat di samping kulkas.
Tak butuh waktu lama pun makanan itu sudah siap untuk disajikan .
Habi mengambil nya, lalu memberikan nya kepada abel yang tengah duduk di meja makan .
"Nih makan yang kenyang". ucap habi sambil menyodor kan sepiring nasi lengkap dengan lauk pauk nya.
"Makasih". ucap abell tersemyum lebar dan mulai memakan nya .
"kamu nggak makan bi.?" tanya abel menoleh kearah sang suami .
"Aku sudah makan duluan tadi di resort."
abel menganguk kecil mengerti dan mulai melanjutkan makan lagi.
__ADS_1
Habi yang melihat abel yang sedang makan pun mengeryit kan dahi nya..
"Abel pelan-pelan makan nya .tidak ada yang mau ambil." ujar habi spontan melihat abel yang makan dengan sedikittergesa-gesa
Uhukk..uhukk..
habi spontan berdiri memberikan segelas air putih kepada abell dan mengusap-usap secara pelan pungung milik sang puan.
Deg..
mereka pun saling bertatapan mata satu sama lain .
abel yang menyadari itu pun langsung memalingkan mukanya di tempat lain .
"Ehem,"
habi pun berdeham untuk menghilangkan kegugupan nya.
kembali duduk di samping abel
"Aku udah selesai ,Ayo habi kita kembali ke kamar." ajak abel yang meninggal kan habi duluan.
"Ada apa dengan ku kenapa jantung ku berdegup dengan kencang .?"
apa aku mulai mencintai nya." gumam abel yang sedikit belari ke arah kamar.
dan menutup pintu dengan rapat-rapat.
"huff abel ada apa dengan mu? "monolog abel.
yang mondar mandir di depan pintu kamar.
matanya tertuju ke arah jam di samping ranjang pukul 3 dini hari.
abell pun berniat untuk kembali tidur namun fikiran sulit untuk berkompromi dengan nya .
"Kemana habi, kenapa dia tak masuk ." gumam abell bertanya-tanya menoleh kearah pintu berharap sosok habi muncul disana.
dan tak lama mata nya memberat tetapi fikiranan nya engan untuk tidur kembali .
entah lah apa yang membuat nya memilih terjaga ,apa karna menunggu suami nya ? mungkin.
Sudah 30 menit abel meninggal kan habi sendiri di luar .tetapi habi tetap tak menunjukan batang hidung kembali.
__ADS_1
mata abel pun kian memberat dan tak lama terpenjam kembali untuk tidur.