Antara Cinta Dan Cita-citaku

Antara Cinta Dan Cita-citaku
38


__ADS_3

Tik..tok..!!


suara jam bulat yang terletak di atas diding kamar .


pukul 23 .11 malam mata nya engan untuk terpejam lagi .


tubuh yang hanya terbalut selimut tebal yang ia gunakan.


kaki nya engan untuk sekedar melakah ke kamar mandi. untuk membersih kan badan nya dari sisa-sisa percintannya tadi sore.


perut buncit nya merasa sangat lapar sekarang minta untuk di isi.


abel memungut daster biru muda yang berserakan di lantai marmer .


kaki nya terhuyung-terhuyung lemas memasuki kamar mandi yang terletak di sudut pojokan kamar nya.


tak berselang lama abel keluar dari kamar Mandi lengkap dengan daster Peace yang iya kenakan.


kaki nya melangkah menaiki ranjang yang berukuran King Size itu.


mata nya menatap ke arah habi yang tengah berdengkur halus di samping tubuh nya.


Tangan abel menggucang pelan tubuh habi untuk membangun kan sang suami.


namun bukan nya bangun habi menarik tangan abel dalam dekapan nya.


"Habii..bangunn.!"suara abel pelan.


"Eheggh." lenguh nya menjawab abel.


"habi abel laper." kata abel mengelus perut buncit nya.


mata habi terbuka sedikit melihat jarum jam yang menunjukan pukul 23.30 malam.


tangan nya meraih tangan abel dan meletak kan nya di pipi .


"habi.. abel pengen soto mie.?"ujar nya lagi dengan mimik penuh harap.


"suruh alan saja sayang ,untuk yang beli .aku lelah sekali ." ujar nya membujuk abel agar iya di izin kan untuk kembali tidur.


"nggak mau beli.?" sahut abel bertanya.


"terus kalau nggak beli gimana dapet soto mie nya." lirih habi bertanya kembali pada abel .


"dedek bayi nya ..mau ayah nya saja yang buat." ucap abel santai.


mata habi sontak melotot ke arah abel yang tengah asyik mengelus perut buncit nya .


"huff.. 5 menit lagi ya sayang .?"ujar habi memelas tangan nya menarik selimut menutupi seluruh badan nya.


abel tak bergeming sama sekali . habi membalik kan tubuh nya menoleh ke arah istri nya itu .yang tengah menunduk memain kan ujung daster nya.


"wanita hamil benar-benar sensitife ." monolog nya dalam hati.


habi mendekati abel ,tangan nya meraih tangan abel yang sibuk memain kan ujung daster nya itu.


habi tak percaya kalau ini abel yang sama. sejak abel mengadung calon anak mereka .ia sangat lah manja pada nya.


beda sekali saat mereka pertama kali bertemu dulu .abel yang ia kenal wanita yang tangguh,mandiri serta mempunyai ambisi yang besar.


tak pernah terpikir di benak nya bahwa abel mempunyai sisi manja seperti wanita pada umum nya.


membuat habi merasa terharu, bahwa abel yang kini menjadi istri nya.habi benar-benar memperlukan diri nya memenuhi semua keinginan ngidam nya.


pada dasar nya mereka menikah bukan atas nama cinta. melainkan ingin melindungi dan melengkapi satu sama lain.


tapi berjalan nya waktu mereka bersama, membuat mereka saling memberikan kasih sayang bahkan mungkin sudah mencintai.


"yuk kita ke dapur bikin soto mie." ucap habi menatap lekat abel.

__ADS_1


abel yang mendengar ucapan habi mendongkak kan kepala nya.mata nya yang sudah memerah iya kerjap-kejap kan sesat. tangan nya mulai menghampus setitik air mata di ujung mata disana.


Habi yang hanya mengenakan celana Boxer pun berjalan ke arah lemari mengambil kaos oblong untuk di pakai nya .


kaki nya melangkah keluar kamar di ikuti abel dari belakang .menuruni tangga satu persatu menuju dapur.


habi meraih Teflon di lemari atas dan meletakan nya diatas kompor.


ia mulai ritual mengambil bahan-bahan yang di perlukan untuk membuat soto mie.


tangan nya yang lihai memegang pisau seperti sudah biasa di dalam dapur.


tak butuh waktu lama soto mie buat habi pun siap di hidang kan.


bibir abel mengembang lebar saat suami nya berjalan mendekati nya . meletakan semangkok soto mie di meja makan tepat di depan nya..


tangan lentik abel meraih sedok dan garpu yang telah di siap kan terlebih dulu oleh suami nya .


mata abel semakin berbinar saat soto mie masuk ke dalam mulut nya.


"wah enak.!" ujar abel kegirangan memuji masakan suami nya itu.


habi yang melihat abel begitu lahap menyatap soto mie buatan nya itu. tak terasa habi menarik ujung bibir nya bengukir senyuman tipis disana.


mangkok yang berisi soto mie itu tak butuh waktu lama untuk abel menghabis kan.


"mau nambah lagi.?" tawar habi


abel mengeleng cepet kepala nya. ia tak bergeming sama sekali .


habi yang melihat perubahan tingkah laku sang istri secara tiba-tiba . membuat nya sedikit merasa kebingungan .


"sayang ada apa.?"tanya nya lembut mengusap puncak kepala nya.


"mau kecapi.?" sahut nya spontan.


"hah..! belom musim sayang.?"ucap habi kaget .


mata nya berbinar menatap ke arah nya.


abel kali ini sedikit memaksa kepada habi. benar-benar mengingin kan buah kecapi secara tiba-tiba membuat nya merasa tak tega untuk menolak keinginan nya.


"Yaudah aku beli ya.?" ujar habi bersiap pergi mengambil kunci mobil Lexus nya yang iya letakan di atas Bar mini di dapur .


"nggak usah , besok aja.?"sahut abel menarik tangan habi menghentikan langkah nya yang bersiap pergi.


Sahabi mengerut kan kening heran. tumben abel ngidam bisa di tunda.


biasa nya iya selalu mengingikan sesuatu harus terpenuhi detik itu juga kalau tidak bumil satu ini akan sedih dan murung.


"Okay , yok kita ke kamar bobok lagi."


sahut habi meraih tubuh abel dari kursi dan mengendong nya ala bridal stayle menaiki satu persatu tangga.


raut muka abel merona iya tampak malu-malu menatap pria yang kini mejadi suami nya itu.


tak pernah abel bayangkan hidup nya sebahagia ini setelah kepergian sang ibu.


habi menatap nya lekat mecondong kan nya wajah habi mengecup sekilas bibir ranum milik abel.


ceklek...suara pintu terbuka.


habi meletakan abel di atas ranjang dan menyelimuti seluruh tubuh abel .


habi merangkak ketempat tidur tepat di sisi ia


tangan besar dan kekar itu iya lingkar kan di perut buncit nya.


dan mereka tertidur kembali saling berpelukan.

__ADS_1


...****************...


di pagi yang cerah 🌞🌞 di kediaman cleonerisen terlihat pak frey sedikit murung. mata nya terus menatap sebuah foto dua sosok disana.


yang iya dapat kan oleh orang suruhan nya mematai-matai habi anak nya .


crekk...!!


"sayang..kamu kok ningalin aku tidur sih.?", aku nggk mau ditinggal .??" ujar nya mengelus dada pak frey dan duduk di pangkuan nya.


pria paruh baya itu tersenyum melihat istri nya yang memakai baju tidur **** duduk di pangkuan nya.


"itu foto abel sama habi.?"ujar marini menatap foto yang ada di tangan pak frey.


frey melihat gambar putra nya yang tengah tersenyum lebar bersama abel yang tengah mengelus perut buncit nya.


"ada apa sayang.?"ucap marini


"Aku masih tak rela bahwa habi menikahi perempuan seperti itu." ujar nya merobek foto yang ada di tangan nya.


aku akan menghalal kan segala cara untuk memisah kan mereka berdua.


sampai kapan pun aku tak sudi ahli waris cleonerisen satu-satu nya menikahi gadis miskin seperti wanita itu.


...****************...


"Sayang " panggil nya lembut membangun kan istri kesayangan nya itu yang tengah tertidur lelap.


"ehegghh." sahut abel membuka sedikit mata nya .


"Ayo bangun kita kan mau cek kandungan.?"


kata habi membujuk abel yang masih setia di ranjang nya.


abel menyunggingkan senyuman tipis di bibir nya menatap sendu ke arah sang suami .


"ada apa.?" ujar nya bertanya .


"Aku males turun dari tempat tidur." ucap nya memasang wajah memelas nya.


"baiklah.." ujar nya mengedong tubuh abel menuju kamar mandi.


habi..! turunnin akuuuu..! "teriak abel meminta turun dari gendongan habi.


"Hahaha..! ayok kita mandi bersama sayang , kita kan belom pernah melakukan nya.!"


Canda habi meledek istri nya membuat wajah abel memerah bagai kepiting rebus.


"Akhh.! nggak mauuu.!" sahut Abel mengerak-gerak kan kaki nya .


"Haha..!!"


tawa habi semakin pecah di ruang kamar merka. melihat wajah bulshing di kedua pipi istri nya.


habi menurun kan abel ke dalam bathtub yang sebelum nya sudah terisi air hangat di dalam nya.


"ada apa ? apa perlu aku yang bukain daster nya.?."ucap habi menatap genit ke arah payud*ra abel yang mulai membengkak.


"aakh..! habi.!"sahut abel menutup kedua mata nya .


kaki habi melangkah keluar dari kamar mandi meninggal kan abel disana sendiri.


abel meraih Hundle pintu dan menutup nya rapat-rapat .


jantung nya berdegup dengan kencang tak beraturan .


di tatap nya wajah nya di depan cermin .


kedua tangan nya memegangi kedua pipi nya yang memanas itu.

__ADS_1


"huff ..jantung."ujar nya menarik nafas dalam mengurangi ke gugupan nya.


__ADS_2