
Satu tahun kemudian..
bola mata besar hitam ,bulu mata lentik itu begitu mirip dengan mata bunda nya.
itu lah putri kecil Abel bernama Alona itu dengan mata yang berbinar sumringah menatap bunda nya yang tengah mengendong dalam dekapan nya.
Hari ini hari yang begitu spesial bagi abel.
hari ini adalah hari pencapaian nya menjadi sarjana bergelar BACHELOR OF ARTS DALAM FASHION.
iya telah lama menanti kan hari ini dengan kebaya berwarna putih di balut di tubuh nya membuat nya tampak angun dan cantik .
di tatap nya balita di dekapan nya yang berumur satu tahun itu membuat nya terus-menerus mengembang kan senyuman manis nya.
"Bel ... selamat ya, kamu udah lulus. "
Tami menghampiri abel dengan setangkai mawar putih di tangan nya.
"makasih ya mba Tami." ujar abel mengambil alih mawar putih di tangan kakak sepupu nya itu.
"Alona..cantik sini nak sama tante."
ujar Tami mencubit pipi bakpou alona yang menatap nya kaget.
Di raih nya tubuh balita itu di dalam sekapan abel.
"Bubu..bun." racau Alona menatap abel di depan nya .
"Bel ..di pangil Dekan tuh." ujar gadis yang tengah berjalan mengampiri nya.
"Owh iya ..? maksih ya ras."
"udah sana ke Dekan , biar Lona aku yang jaga."
Tami menatap abel iya tau bahwa adik nya itu tengah bingung .
"Yaudah , Abel titip lona ya mba.?"
ujar abel yang tengah berjalan menuju ruangan dekan .
Tami menganguk setuju membuat abel sedikit tenang .
__ADS_1
Tok..Tok...!! suara ketukan pintu .
"Masuk." ujar seseorang di dalam sana.
"permisi pak , Bu.?"
ujar abel melihat Dekan ,Rektor dan bu genefive dosen nya itu.
"silakan bel ."
ujar bu genefive mempersilakan abel menduduki kursi kosong di sebelah nya.
"ada apa ya pak ,bu.?"
abel duduk di kursi nya, iya menatap ketiga orang di depan nya.
"Abel ini masalah beasiswa kamu ke London . sekarang kamu kan sudah lulus jadi gimana keputusan kamu , melanjut kan S2 plus magang di sebuah perusahan perancang busana terkenal di sana atau kamu sia-sia kan kesempatan ini..?"
ujar bu genefive menatap lekat ke arah abel. memberikan sebuah Map biru ke arah abel.
"Saya butuh waktu bu ,untuk memikir kan nya. karna saya tidak seorang diri lagi , saya mempunyai tangung jawab seorang ibu kepada putri saya.?"
jawab abel meraih Map biru di depan nya .
ujar Rektor mengangkat bicara melihat buku-buku desain milik abell.
"terima kasih dekan,rektor dan dosen saya bu genefive."
ujar abellm tersenyum manis .di balas anggukan dari mereka.
"kamu pikirkan baik-baik ya bel . kesempatan ini tidak datang dua kali."
bu dina menepuk pundak abel menyakin kan keputusan nanti nya membuat abel tidak menyesali nya.
...****************...
Brukkgghh...
"maaf mba saya nggk sengaja.?"
ujar weitress menunduk menatap orang yang di tabrak nya.
__ADS_1
"Loe punya mata nggak sih.! teriak nya memarahi weitress di depan nya.
"Grace..jangan teriak-teriak.?"
ujar pria yang ada di samping grace itu menenangkan kan nya.
Melihat sikap grace yang kasar membuat nya sedikit ragu .
"Habi sayang..liat baju mahal aku rusak ."
grace menatap manja ke arah habi tangan nya bergelayutan di lengan kekar nya.
"Maaf kan saya tuan.?" ujar weitress itu menangis tersedu-tersedu di hadapan nya.
"Panggil kan manager kamu.! sekarang.!"
"Grace ..udah lah nanti aku belikan ya baru."
mata habi menatap risih orang-orang yang berlalu lalang menatap intens ke arah grace mau pun diri nya.
membuat nya sedikit kesal terhadap wanita yang ada di samping nya, yang membuat keributan saat bersama nya.
membuat nya menjadi pusat perhatian orang banyak yang berada disana.
"nggak sayang , aku nggak mau .sebelom pelayan ini daoet hukuman ?" ucap grace menolak ucapan habi.
"Huh.." habi membuang nafas nya kasar memilih pergi meninggal kan grace di sana sendiri.
"Habi ! gara-gara loe tunangan gue ningalin gue."
Teriak grace memanggil habi yang seakan tak peduli dengan teriakan tunangan nya itu.
mata grace menyala marah menatap weitress itu .
tangan nya mendorong tubuh weitress itu hingga terjungkal ke belakang.
"Awas loe ya.!"
kaki grace belari mencari sosok habi yang telah keluar dari cafe meninggal kan nya .
Shitt...! gara-gara pelayan sialan gue di tinggal disini."
__ADS_1
Umpat grace marah berjalan mencari sebuh taxi untuk memgejar tunangan nya.