
ABELL
"hiks..hiks ibuu Abel kangen bu, knpa sih ibu ninggalin abel cepet banget".gumam abel yang memeluk gundukan tanah di depan nya.
"Ibu tau, Abel nggak punya siapa-siapa lagi selain ibu.memang ada bukde lastri sama pakde giono. tapi mereka juga punya kehidupan abel nggak mau ngerepotin merek Bu."
Abel pernah janji sama ibu akan sukses dan bahagiain ibu.
tapi ibu nggak mau nunggu abel ibu malah tinggalin abel sebelom nempatin janji bu.
Ibuuu, Isak abel.
Pipinya yang mulus penuh dengan tanah .karna sedari tadi ia memeluk makam ibu nya dan menangis sejadi-jadi nya menumpah kan Kesedihan yang abel pendam selama ini.
"Abel.."
abell pun menoleh ke arah seseorang yang memanggil nya..
"Eh , pak Dirga ,ngapain pak ada disini.?"ucap abel cepat membersih kan sisa -sisa air mata nya yang ada di wajah nya dengan tangan.
"Saya habis nyekar ke makam Ayah saya. dan pas melewati gang di depan itu .saya melihat perempuan menangis tersedu-sedu .teryata pas saya dekati teryata itu kamu bel".Ujar
Dirga
Abel yang mendengar penuturan Dirga pun sedikit malu, karna iya terciduk oleh bos nya. yang sedang meraung menangisi ibunya.
"Ah iya pak."Sahut abel yang menunduk kebawah , karna dia malu bos nya melihat penampilan nya yang sedang awut-awutan.
"Kamu tidak kerja.".? tanya dirga
"Kerja kok pak, saya sif malam ,jadi karna habis pulang kuliah saya mampir dulu ke sini ."sahut abel salah tingkah.
"Saya juga mau ke kantor, kita bareng aja".? tawar Dirga
"Tidak usah pak, saya bisa naik busway ,Lagi pula saya mau dulu bersih-bersih ." tolak abel.
Bagaimana bisa abel kerja dengan penampilan buruk wajah yang kotor dengan tanah dan baju .
bisa-bisa ia jadi bahan bulian teman satu merja nya.
"Baiklah kalau begitu saya duluan" ..ucap dirga pamit pergi.
"Iya pak.."sahut abel tersenyum manis.
****************
__ADS_1
"Abel ini daftar belanjan yang kamu harus beli.? Ucap Nita menyerah kan uang dan secarik kertas.
"Baik mba, ada lagi kalau tidak saya pergi dulu." ucap abel sopan pamit.
"Tidak ada, Kamu boleh pergi". Ujar nita lagi.
"Abel kamu mau kemana ." ? Kata salah satu temen abel kerja.
"Eh sinta ,saya mau ke swalayan beli persedian resort".ucap abel
"Okayy semangatt.."?ucap sinta tersenyum menyemangati abel.
****************
"Alhamdulilah selesai juga ."gumam Abel keluar dari resort .
abel pun melirik arloji yang ada di tangan nya. pukul 10 malam ,dia ketinggalan rute busway. Ia harus menunggu sekitar 30 minute untuk busway selanjut nya.
abel pun menunggu dengan gelisah karna ini sudah malam abel menunggu di halte sendrian.
abel tidak punya pilihan lain , kalau dia jalan kaki butuh 1 atau 2 jam untuk dia sampai di rumah.
"Hai.! nona manis kok sendirian aja ,mau abang temenin nggak ."ucap pria berambut cepak itu.
"Hey siapa kalian? jangan ganggu saya.!" bentak abel yang mulai ketakutan
"kita kan cuman ingin bersenang -senang ".ucap pria jangkung
Abel mengeryit kan dahi nya tak mengerti
"Bersenang-bersenang apa maksud nya..?"
"Ya kita tidur bareng ,terus kuda-kudaan haha."Ucap si pria cepak itu tertawa
"Hey pak ,jangan ganggu saya aku mohon pergilah."
Abel belari dengan cepat tapi langkah nya terhenti lagi saat lengan bajunya ditarik dengan paksa, Hingga robek di bagian lengan nya.
"Mana ke hormatan mu kepada wanita seperti saya pak.!" teriak abel semakin histeris.
mereka tertawa dengan terbahak-bahak tak mempedulikan ucapan abel.
"Ayo bawa dia ke markas." kata pria itu menarik tangan abel dengan paksa.
abel hendak kabur, tapi pria itu cepat sekali manarik rambut abel yang di kuncir kuda itu.
__ADS_1
alhasil rambut nya yang panjang pun terurai dengan lepas .
"Tolong..tolong...!!
" lepas kan saya ,Akhh jangan aku mohon .".
"hiks..hiks lepas kan saya "abel mulai histeris
"Lepas kan dia.!!
abel pun menoleh ke asal suara, terlihat pria jangkun ia kenal teryata pria itu adalah habi.
"HaHaHa.!!
"siapa kau berani nya Memeritah kami hah.!"ucap pria rambut petak itu sambil tertawa terbahak-bahak
Dengan cepat habi memukul mereka agar melepaskan genggaman tangan nya dari abel
Dan mulai lah perkelahian disitu.
abel pun hanya diam dan terisak.
setelah semua terkapar di jalan raya.
pria itu pun menahan sakit akibat kekalahan. mereka pun kabur dengan terbirit-birit.
Abel pun memeluk Habi dengan kuat dan engan untuk melepas kan nya .
"tenang lah abel ,ada aku disini. "ucap habi membalas pelukan abel dan mengusap-ngusap pungung nya lembut.
habi merangkul bahu abel dan membawa nya ke mobil , untuk di antarkan pulang.
abel pun masih terisak dari tadi .
"kamu jangan takut bel,aku tidak akan meninggalkan mu ,aku disini.".ucap habi mencoba menenangkan.
abel pun menganguk mengiyakan ucapan Habi .
dia bahagia bisa bertemu dengan Habi kalau tidak entah lah apa yang terjadi pada dirinya .
Entah dorongan dari mana habi ingin melindungi gadis itu .apa mungkin ia mulai mencintai abel ? atau hanya sebatas kasihan belaka ,entah lah habi bingung.
...
Hai guys mohon dukungan nya ia kalau kalian suka dengan karya ku jangan lupa tinggal kan jejak ..okey..
__ADS_1
terimakasih...