Antara Cinta Dan Cita-citaku

Antara Cinta Dan Cita-citaku
ACDC bab 20


__ADS_3

Hari minggu pagi abel bersiap-siap untuk membuat sarapan untuk mereka berdua.


ekor mata nya melirik kearah habi yang masih tertidur pulas dengan selimut tebal


di atas ranjang.


abel menekan knop pintu secara berlahan, agar tidak menimbul kan bunyi ,membuat tidur habi terusik.


setelah abel keluar kamar ,iya pun melangkah kan kaki nya menuju dapur.


mengambil alat masak di laci yang terletak di bawah kompor.


setelah menaruh wajan ke atas kompor ,Abel pun beralih membuka kulkas untuk mengambil bahan apa yang ingin di masak nya hari ini.


.


.


saat di rasa semua masak kan sudah iya rasa siap. abel membawa dan menaruh nya di atas meja makan .


saat abel sedang sibuk menaruh piring dan gelas.


atensi pun teralih saat melirik sosok pria yang tengah berdiri di samping nya .


"Habi ,sejak kapan kamu disini.?" tanya abel mengernyitkan kening nya .


"Sejak tadi? saat kau sibuk menyiapkan ini semua."


jawab habi yang tengah duduk bersender di tembok memperhatian sang puan menata meja makan.


abel mengagukan kepala nya sebagai jawaban ,memberi isyarat mengerti apa yang di lontarkan habi.


tangan lentik nya pun meraih piring yang ada di depan suami nya ,lalu mengisi nya dengan nasi ,lengkap dengan lauk pauk nya.


abel memberikan nya kepada habi .


habi pun menerima nya dan mulai mencicipi hidangan yang di masak abel ,senjenak ia terdiam sesat.


"Enak." ucap habi memuji masakan abel.


abel yang mendengar pujian habi pun tersenyum tipis .


ia sangat bahagia ,bahwa masakan yang iya masak di makan dengan lahap nya oleh habi.


"Bel hari ini ,aku akan ke luar kota selama dua hari ." kata habi menatap lekat wajah abel yang tengah membereskan meja makan.


"baiklah , jam berapa kamu pergi .?" sahut abel menoleh ke arah tatapan habi.


"siang ini jam 12." jawab habi di sahut anggukan dari abel.


ia pun berjalan kedapur lengkap dengan piring kotor di kedua tangan .


selesai mencuci piring ,abel pun bergegas menuju kamar nya .


melihat habi yang sedang sibuk dengan dokumen yang akan ia bawa nanti ,abel memilih membatu mepacking pakaian ke dalam koper yang habi bawa nanti.


habi pun terlihat tersenyum tipis oleh nya tampa abel sadari habi memperhatikan gerak-gerik nya sedari tadi .jantung habi berdegup dengan kencang dan darah pun berdesir, cuman hanya melihat istri nya mengikat rambut nya asal memperlihat kan leher jenjang istri nya .


setelah selesai berkutat dengan koper milik habi ekor mata nya melirik kearah jarum jam yang ada di atas nakas .


pukul 10.00 wib waktu nya abel pergi ke resort untuk berkerja.


ia pun bersiap-siap pergi setelah meminta izin terlebih dulu kepada habi


****************


"Tadi pak dirga nyariin elo bel.?" kata desi yang ada di samping abel tengah mencuci sayuran.


"Pak dirga ? bukan nya tau ,kalau aku ke swalayan.? "sahut abel bingung kenapa bos nya itu sering sekali akhir-akhir ini mencari nya.


"nggak tau deh ? sana keruangan nya." printah desi mendorong tubuh langsing abel.


abel bergegas pergi keruangan dirga ,namun langkah nya terhenti setelah abel melihat dirga sedang berbincang dengan koki resort.


dirga yang menyadari kehadiran abel pun tersenyum ,menyudahi berbincang nya dengan para koki pegawai nya.


"Bel..." panggil dirga menghampiri.


"Iya pak , ada apa ia tadi mencari saya ?" sahut abel sopan bertanya.


"Saya mau minta tolong kamu " ucap dirga menatap abel dengan bebinar.


"mintak tolong apa pak.?" sahut abel menaikan alis nya penasaran.


"temenin saya keacara ulang tahun teman saya."kata dirga membisikan di telinga abel.


abel yang kaget dengan tindakan dirga pun reflek memundurkan badan nya ke belakang,


iya pun bingung harus menjawab apa,


apa iya harus setuju.?


"Em , gimana iya pak,kayak nya saya nggk bisa.? "


sahut abel bingung ,harus gimana menolak ajakan dirga secara halus.


"Kenapa bel ? please sekali ini aja."sahut dirga memelas dan sedikit memaksa kepada abel ,melengkup kan kedua tangan nya memohon.


Abel yang merasa tidak enak atas apa yang di lakukan bos nya itu pun bingung.mau tak mau iya harus mensetujui permintaan dirga


"Eh ,iya pak saya temanin bapak.?"ucap abel merasa tidak enak ingin menolak ,ia bingung dan kaku.


"Okayy ,tunggu bentar "


sahut dirga yang belari menuju ruangan nya.

__ADS_1


mencari sesuatu ,dan ketika menemukan apa yang dirga cari, iya pun bergegas melangkah kan kaki nya menuju abel.


"Nih bel ." ?dirga menyodor kan sebuah paper bag berukuran sedang di depan abel.


"Ini apa pak.?" sahut abel bertanya dan menerima.


"buat kamu pakai ntar malam." kata dirga tersenyum menimpali .


"acara nya ntar malam pak.?" kata abel sedikit terkejut.


"iya bel , oh iya dimana alamat rumah kamu.?" ucap dirga menatap abel .


abel pun bingung , iya kan tinggal di apartment mewah milik suami nya itu.


apa lagi dirga dan habi adalah berteman baik.


abel mengambil buku dan pulpen yang selalu iya bawa ditas nya.


"bapak bisa jemput saya ? di alamat ini pak."


sahut abel memberikan secarik kertas yang iya catat tadi.


"jalan seruni blok 2110" ucap dirga yang menerima kertas itu dan di balas angukan benar dari abel.


"kalau begitu saya permisi pulang dulu pak."


abel meminta izin undur diri dari hadapan dirga.


dirga menganguk kecil terlihat sangat gembira dengan senyum lebar


****************


Tok ..Tok..


suara ketukan pintu di salah satu kosan milik seseorang


"iya bentar."


teriak seseorang di dalam sana,setelah pintu terbuka.


abel pun langsung di sambut senyum lebar oleh seseorang.


"abel , ngapain elo kesini.?"tanya gadis itu.


"mima, aku numpang ganti baju iya?" sahut abel cemas.


dan masuk ke kosan milik sahabat nya itu.


"ganti baju ? emang rumah suami mu kenapa.?" Tanya mima heran .


"aku mau nemenin bos pergi ke acara ulang tahun."


jawab abel yang menundukan kepala nya .


dia tau pasti mima akan bertanya panjang lebar mengenai ini.


"dia keluar kota ,tadi aku udah nolak ,tapi bos ku itu malah memohon jadi aku iba mim."kata abel berkata apa yang sebenar nya terjadi.


"okayy , kalau begitu ,mau nggak mau elo harus pergi bel.?"sahut mima menatap abel dengan menyelidik,abel menghela nafas panjang .


abel berdiri dan mengambil paper bag yang di berikan dirga .


iya pun merogo tangan masuk kedalam paper bag untuk mengambil gaun .


setelah gaun itu berhasil di tangan nya, betapa abel terpesona melihat gaun yang berwarna hitam tampa lengan, cantik dan elegant terdapak corak bergaris di setiap details nya membuat gaun itu tampak mewah.


abel yang melihat nya pun tau harga gaun itu tidak lah murah,pasti nya.


bagaimana tidak ? gaun itu pasti yang membuat perancang ternama .


abel sedikit ragu untuk memakai gaun sebagus itu .


namun kalau iya tidak memakai nya ,iya mau pake apa?.


bahkan iya tidak memiliki gaun yang indah.


setelah berfikir dengan keras abel pun memutus kan untuk memakai nya saja.


dan liat lah dirinya tampak cantik dengan gaun mahal itu.


abel menatap dirinya di depan cermin.


sepeti bukan dirinya ? ini kedua kalinya abel memakai gaun yang mahal dan mewah setelah Habii.


mima yang melihat abel pun melotot kan kedua matanya sempurna.


"bel elo cantik banget" puji mima sambil memeluk abel.


abel pun menoleh kepala nya menatap mima.


"sebenar nya iya biasa saja ,namun gaun mahal ini lah yang membuat nya terlihat cantik "..gumam abel menatap diri nya dicermin yang memperlihat kan lekukan tumbuh indah nya.


tok..tok..!


mima dan abel pun sontak melihat ke arah pintu.


abel yakin itu pasti dirga bos nya datang menjemput nya.


"gue buka pintu dulu.?" ucap mima berjalan kearah pintu,abel menetral kan nafas nya.


iya pun berjalan membututi mima.


setelah pintu terbuka mima bingung kenapa ada pria ganteng di depan kosan nya.


"maaf mas cari siapa.?"ucap mima bertanya

__ADS_1


"abel." sahut dirga sempotan.


setelah abel keluar mata dirga pun menatap intens ke arah abel.


dirga sedikit terkejut, betapa cantik nya abel bak seorang dewi.


dirga terpana dengan kecantukan abel malam ini .


"pak dirga ada apa?." ucap abel bingung melihat dirga menatap nya tak berkedip ,entah kemana fikiran bos nya itu.


"ah iya ayok ."


lamunan dirga pun sontak buyar dan langsung menetral kan dirinya .


dan mendahului melakah kearah mobil nya.


"mim ,aku pergi dulu iya.? "


abel meminta izin untuk pergi kepada mima dan di balas anggukan sikat oleh nya.


abel dan dirga pun naik kedalam mobil mewah yang di kendarai dirga.


iya pun segera meluncur ketempat acara.


di sepanjang perjalan pun dirga dan abel hanya diam enggan untuk memulai percakapan .


setelah sampai di tujuan abel turun bersama dirga dan melangkah menuju pesta ulang tahun disana.


abel mulai memasuki pesta itu pun sedikit gelisah.


iya takut akan membuat ke kacauan di pesta yang mewah ini.


"Pak apa tidak papa ? saya takut bikin malu."


ujar abel yang melihat kesekeliling pesta megah itu


"tenang aja bel , oh iya jangan panggil pak iya,panggil dirga aja" pinta dirga mencoba menenangkan abel.


abel pun mengangguk untuk mengiyakan.


"Dirgatara." panggil salah satu gadis yang tengah berdiri di samping kue tart.


"meysa selamat ulang tahun" sahut dirga


memeluk gadis yang bernama meysa itu.


mata meysa pun menatap ke arah abel


dan meminta penjelasan kepada dirga sambil menisyarat kan matanya.


dirga yang mengerti maksud meysa pun langsung mengagukan kepalanya.


"oh iya , kenalin ini abel." ucap dirga sambil menunjuk kearah abel.


abel yang tidak tahu menahu pun hanya tersenyum.


"hai namaku meysa ." ucap meysa menyodorkan tangan nya


"aku abel." sahut abell membalas uluran tangan meysa tak lupa senyuman manis di bibir nya.


"dirga pacar elo cantik banget ." bisik meysa kepada dirga.


dirga pun tidak membatah nya iya pun hanya tersenyum menanggapi nya.


****************


"bel makasih iya mau nemenin gue." ucap dirga


"iya pak sama-sama ." sahut abel tersenyum ramah.


"ehm bel ,ada yang mau gue omongin.?"ucap dirga menatap lekat kearah abel.


"apa pak.?" sahut abel penasaran .


"Gue suka sama elo bel ,sejak elo nolongin gue ngambilin inhaler itu.


gue mau elo jadi pacar gue bel


" ucap dirga memegang tangan abel.


abel yang mendapat peryataan itu pun sontak membulat kan matanya, ia terkejut .


iya menatap dirga dan mencoba mencari kebohongan disana, tetapi nihil.


Abel pun seketika mengelengkan kepala nya dengan kuat.


"maaf pak saya tidak bisa menerima nya"tolak abel yang menundukan kepalanya.


"kenapa bel apa saya tidak pantas buat kamu.?"sahut dirga yang mulai menatap mengitimudasi nya .


"bukan pak." jawab abel mengeleng dengan cepat.


"jadi apa bel alasan nya.?" kata dirga meminta penjelasa kepada abel.


"saya sudah menikah." ucap abel sepontan menatap manik dirga.


"hahaha ...!"


"gue nggak percaya bel." tawa dirga setelah mendengar alasan abel .


"itu semua bener pak ,saya permisi dulu." sahut abel kepada dirga, iya pun keluar dari mobil dan belari menuju kekosan mima.


dukkk..!!


suara setir yang di pukul dengan keras

__ADS_1


"gue nggk percaya bel, gue bakalan dapetin elo!."


geram dirga tidak terima dengan penolakan dari abel .iya pun melanjukan mobil nya dengan kecepatan penuh .


__ADS_2