
NB : Novel ini masih dalam tahap revisi, jadi bacalah dengan teliti dan bijak, mohon dikoreksi jika ada yang salah, selamat membaca my beloved readers 🙏🙏🙏😌😌😌
“Cukup!!! Saya tidak mau lagi mendengar alasan apapun dari kalian, kalian ini apa-apaan ya? Ingat, SMA kalian ini adalah SMA unggulan di Jakarta, jangan sampai kalian menodai nama baik sekolah ini dengan keterlambatan kalian! Baik, kebetulan hari ini saya sedang berbaik hati kepada kalian, saya hanya meminta pada kalian untuk berjanji, bukan pada saya tapi pada diri kalian sendiri, bahwa lain kali hal seperti ini tidak boleh lagi terulang, sekarang silahkan duduk dan fokus ikuti mata pelajaran" ujar Bu Erna
Para siswa siswi yang terlambat datang itupun langsung mengambil duduknya masing-masing, Alex CS langsung menyenggol-nyenggol tubuh Jono hingga hampir saja membuatnya terjatuh.
“Stop!!! Saya serius lho ya anak-anak, kalian harusnya belajar lebih disiplin lagi, jangan main-main seperti ini... Lihat teman kalian Jono ini, walaupun dia murid baru, dia masih tetap disiplin waktu, dan selalu mengikuti peraturan yang berlaku di sekolah ini, ini yang patut dicontoh oleh kalian" sambungnya sambil memegang pundak kiri Jono.
“Duuuh... Si gagu mulu dibelain, kapan dia belain gue? Kan harusnya gue yang dia puji, bukan malah si gagu dong, gue kan orang terpandang di sekolah ini, paling kaya se-Jakarta, duh sumpah nih guru pilih kasih banget sih, awas aja lo Jon, ntar jam istirahat, gue sikat lo, nggak ada yang boleh berani macem-macem sama gue! Camkan itu!!!" Gumam Alex dalam hati.
“Alex dan kawan-kawannya yang lain yang tadi terlambat, di jam pulang sekolah nanti kalian jangan pulang dulu, ada panggilan dari BK" sambung Bu Erna sambil menunjuk ke arah Alex.
“Duh, BK lagi, BK lagi, bosen gue, kenapa sih satu sekolah ini pada nggak suka sama gue? Syirik aje! Gue kan tajir, macho, banyak temen lagi, nah kalo dibandingin sama si gagu, huft... Kagak ada apa-apanyaaa, nggak level sama gue, dia murid baru disini dan kagak tau apa-apa soal seluk beluk sekolah ini" ujarnya dalam hati meremehkan.
Bel sekolah berbunyi tanda jam istirahat, waktu sudah menunjukkan pukul setengah 9, beberapa siswa-siswi berhamburan keluar ke berbagai tempat, ada yang ke kantin, ada yang ke kamar mandi, ada yang ke masjid di seberang sekolah untuk menunaikan ibadah shalat Dhuha, sebagian lagi ada yang stay di kelas, Jono melangkah keluar ke kantin untuk membeli sepotong roti, tanpa sepengetahuannya, Alex CS (Alex, Ruben, Alyssa, dan Jenifer) Alam tidak ikut mereka karena ia masih... “Menyamarkan identitasnya", Alex CS mengikuti langkahnya, dan... Salma juga diam-diam mengekori mereka, perlahan namun pasti, setibanya Jono di kantin, ia menyapa Adam yang sedang bermain gitar, dan kemudian membeli roti, ia mengambil duduknya, Dan... Benar saja, ketika ia berniat memakannya, Alex datang dari arah belakang dan langsung mencekik lehernya dengan cara menekuk lengannya pada leher Jono hingga ia jatuh terjerembab ke tanah, Alex menggigit roti yang dibeli Jono kemudian meludahnya ke lantai, kemudian ia banting roti itu ke tanah.
“Minggir lo Jono! Ini tempat duduk gue! Juih, roti apaan nih? Nggak enak! Nggak level sama roti dari Belanda yang biasa gue makan, Ruben?"
“Iye boss?"
“Ayo kita hajar laki-laki sialan ini, jangan biarkan dia hidup tenang".
__ADS_1
“Siap boss!"
Bug!!! Bug!!! Bug!!!
“Ah! Aw! Ah!" Jono merintih kesakitan
Alyssa dan Jenifer juga ikut memukulinya hingga babak belur.
Adam yang tadinya sedang bermain gitar langsung sigap menolong Jono, sementara ibu penjaga kantin berteriak-teriak saking paniknya.
“Jangan lakukan itu anak-anak! Kasihan dia!" Pekiknya sambil melambaikan tangannya tanda melarang.
Salma yang sedari tadi melihat kejadian itu dari kejauhan langsung berlari kilat dan lapor ke ruang BK atas apa yang telah terjadi di sekolahnya, ia cepat-cepat turun ke lantai dasar dan berlari ke ruang BK dan membuka pintu ruang BK dengan cepat.
Brak!!!
“Bu Naura!!!" ujarnya panik. nafasnya terengah-engah dan ia sampai lupa untuk memberikan salam.
“Astaghfirullah! Ada apa Salma? Kenapa kamu terlihat panik begitu?" ujar Bu Naura yang terkejut.
“Haduh Bu, gawat, ada siswa baru yang dibully"
__ADS_1
“Apa??? Dimana? Siapa pelakunya?" jawab Bu Naura
“Siapa lagi kalau bukan Alex dan kawan-kawannya Bu, mereka berulah di kantin, tolong saya Bu, tolong murid baru itu juga, kasihan dia dipukuli sampai babak belur begitu"
“Oke, oke, Salma kamu stay disini ya, ambil minum dulu supaya kamu tenang, sekarang juga ibu segera kesana"
Bu Naura langsung berlari kilat menuju kantin, ia mendapati Jono yang kondisinya sudah babak belur.
“Cukup Alex!!! Cukup!!! Hentikan kekerasan di sekolah ini!!"
“Beb... Bu bu bu... Bu Naura?" ujar Alex gemetaran.
“Duh sialan, siapa nih yang berani lapor ke BK? Mampus gue! Bisa diskors lagi nih kalo begini caranya... Ck, duuuh, gimana nih? pasti bokap nyokap gue bakal dipanggil ke sekolah lagi untuk ke sekian kalinya"
“Sekarang juga kalian berempat ikut saya ke ruang BK!"
“Cepat!!!"
“I... iya Bu, iya"
To Be Continued 🙏🙏🙏😌😌😌
__ADS_1