Antara Jeritan Dan Harapan

Antara Jeritan Dan Harapan
PART 46 : Revenge!


__ADS_3

NB : Novel ini masih dalam tahap revisi jadi bacalah dengan teliti dan bijak mohon dikoreksi jika ada yang salah, selamat membaca my beloved readers 🙏🙏🙏😌😌😌


“Oh iya Jono, omong-omong rumah kamu di mana? Boleh kan Om kapan-kapan mampir?" tanya Lukas sambil mengukir senyum


“Dia tetangga saya Om" sahut Salma


“Ooooh... Jadi kalian tetanggaan? Pantesan aja kok kalian kelihatan akrab banget, jangan-jangan kalian pacaran ya? Kalo iya memangnya udah berapa lama kalian pacaran?" tanya Lukas kepo akut


“Uhuk! Nggak Om, itu semua nggak bener" kilah Jono berbohong


“Kamu jangan bohong Jono, Om udah bisa melihat dari muka dan mata kamu, wkwkwkwk, udah lagi Jon kamu tuh ngaku aja, nggak akan ada yang nyakitin kamu kok, Om jamin deh" sahut Lukas yang terkekeh


Salma yang melihat kejadian itu hanya bisa menahan tawa sekaligus wajahnya mulai memerah karena rasa malu yang timbul pada dirinya.


“Tuh kan, Salma mukanya udah merah tuh, wkwkwkwk" sambungnya masih tertawa kecil


“Mmmmm... Jujur memang saya suka sama Jono Om" jawab Salma sambil tersenyum ala kadarnya karena rasa malu


“Menjijikkan, orang kayak gitu dijadiin pacar, apa sih yang dia liat dari muke gembel kayak gitu? Heran gue, padahal dia sendiri juga cantik, dan diincar banyak cowok termasuk gue sendiri, waaah jangan-jangan si gagu main guna-guna nih" gumam Alex dalam hati


“Naaah tuh kan Om bener kan? Tapi kenapa Jono nggak memberikan tanggapan positif aja? Eeeh... Tapi sudahlah lupakan saja, intinya sekarang ini Om hanya penasaran dengan rumah kamu dan juga Om pengen banget kenalan sama keluarga kamu, boleh kan Jono?" tanya Lukas


“Mmmm... Boleh Om, boleh, pasti Ibu saya dan juga adik-adik saya akan senang kalo Om bisa datang, ya kan Sal?" jawab Jono yakin


“Wuuuu... Bilang aja lo seneng mau didatengin orang kaya, ye pan? Lagian Papa nih apa-apaan sih Pah? Ngapain sih Papa mau datengin rumah si gembel ini? Nggak ada rumah yang lebih bagus apa yang lebih pantas kita kunjungi daripada rumah si gagu ini" celetuk Alex nyantai


“Alex! Kamu itu makin lama makin kebangetan ya, ini rumah sakit, dan di sini juga banyak orang, kamu nggak malu apa seenaknya sendiri menghina orang seperti dia?" sahut Lukas yang mulai jengkel


“Lho, Pah, kok Papah malah sewot sih? Alex kan cuma mau menjaga reputasi kita aja Pah, nggak lebih dari itu kok, lagian apa salahnya sih? Sekarang coba deh Papa mikiiir, mau ditaruh di mana muka kita kalo nanti banyak orang yang ngomongin kita? Nanti kalo kolega-kolega dan teman-teman Papa yang lain tau kalo Papa mengunjungi rumah si gembel dan nggak tau diri ini, terus Papa mau ngomong apa sama mereka? Hm?" ujar Alex


“Orang hidup itu, harus menghindari sifat riya' dan sombong Alex! Ingat nak, harta itu tidak dibawa mati" sahut Lukas


“Bodo amat lah, pokoknya si gembel ini harus pergi dari sini, gue kagak peduli, kalo dia kagak pergi dari sini biar gue aja yang pergi!" celetuk Alex


“Alex, kenapa sih lo itu benci banget sama gue? Memangnya salah gue apa sama lo? Kenapa lo benci banget sama gue?" tanya Jono gagu

__ADS_1


“Eeeeh pake' nanya lagi lo, eh... Sini lo! Sini!!!" Alex menarik baju Jono dan membawanya ke tempat yang agak jauh dari orang-orang.


“Alex lo mau kemana? Alex!!! Lepasin dia! Dia gebetan gue! Alex!!!" Salma berteriak-teriak tak terima ketika laki-laki yang dicintainya itu dibawa begitu saja, Salma terus mengikuti langkah Alex


“Diem lo Salma! Pergi lo dari sini! Jangan ganggu gue! Gue benci sama si gembel ini! Dan gue juga benci sama lo karena lo nolak gue dulu! Lo udah bersikap cuek sama gue Sal, jadi inilah balasannya! Sebaiknya lo pergi dari sini sebelum gue bersikap lebih kasar sama lo! PERGI!!!" pekik Alex yang semakin meradang


“Gue nggak akan pergi dari sini sebelum lo lepasin Jono!" sahut Salma


“Minggir sana lo!!!" pekik Alex sambil mendorong Salma


“GUBRAK!!!" gadis itu tersungkur ke tanah


“Aaaah!!! Astaghfirullahaladziiim!!! Alex jangan sakiti gebetan gue! Alex!!! Astaghfirullahaladziiim!!! Ya Allah lindungilah Jono ya Allah, hiks hiks" Pekik Salma yang tak kuasa menahan isak tangisnya.


“Salma! Salma kamu nggak apa-apa sayang? Ayo bangun! Apa yang sakit nak?" ujar Oktavia yang merasa iba dengannya, kemudian Oktavia membantunya untuk berdiri


“Alex tunggu! Alex!!!" pekik Oktavia


Alex sama sekali tidak memperdulikan mereka, ia malah dengan cepat membawa Jono ke luar rumah sakit.


“Iya nak, kamu tenang ya sayang ya, Tante mau panggil orang-orang dulu" ujar Oktavia yang kemudian menuntun Salma untuk kembali ke depan ruang IGD


***


Sementara itu di luar rumah sakit, Alex memojokkan Jono di sudut tembok, persis di belakang rumah sakit, kebetulan disana ada tiang listrik dan seutas tali yang cukup panjang.


“Tiang listrik? Naaah kebetulan nih! Ada tali nganggur nih di sini" ujar Alex yang tersenyum devil


“Diem lo gagu! Diem!!! Sini lo! Sini!!!" pekik Alex sambil mengikatkan tali itu pada tangan Jono dan tiang listrik


“Alex, apa yang lo lakukan? Alex! Please jangan iket gue di sini, lepasin gue! Toloooong!!! Toloooong!!!" pekik Jono


“Diem lo gagu! Atau lo mau gua plester? Hah???" pekiknya sambil mengambil ponselnya untuk mengirimkan pesan WhatsApp kepada teman-temannya.


Alex

__ADS_1


“Kalian semua keluar dari rumah sakit, gue tunggu kalian persis di belakang rumah sakit, si gagu udah nggak bisa apa-apa, dia nggak berdaya, ayo guys, ini kesempatan bagus buat kita! Ayo kita habisi dia!!!"


Ruben


“Siap boss, 86, kami langsung meluncur ke sana"


Alex


“Bagus! Oke, gue tunggu"


***


Ruben memberikan sinyal kepada teman-temannya untuk keluar dari rumah sakit, maka Alyssa dan Jennifer yang sudah mengetahui maksud Ruben pun ikut keluar dari rumah sakit dan sesegera mungkin menyusul Alex


***


“Denger ye gagu! Gue rasa alasannya cukup jelas ye, nggak usah belagak bego deh lo! Gara-gara lo gue dan CS gue diskors dari sekolah, itu salah satu alasan kenapa gue benci ame lo! Sekarang lo bakal tau sendiri apa akibatnya!" pekik Alex


akhirnya CS Alex menjumpai mereka berdua yang saling berhadap-hadapan, Jono membeku tak berdaya, seketika Alex CS mulai memukulinya sampai babak belur.


“Bug! Bug! Bug"


“Jangan pukulin gueee!!! Lepasin gueee!!! Toloooong!!! Ah! Au! Ah" pekik Jono yang sudah benar-benar tak berdaya


“Hahahahaha... Rasain lo gagu! Ini akibatnya kalo lo berani macem-macem sama kita!!!" ujar Alex yang mulai mengolok-olok Jono


To Be Continued 🙏🙏🙏😌😌😌


Jangan lupa untuk memberikan ide-ide alur cerita yang menarik buat author baru ya guys, terimakasih sebelumnya, tolong berikan like, vote, komentar, kritik, dan saran yaaa... Love you my readers 🙏🙏🙏😌😌😌


Oh iya... Sambil menunggu up berikutnya... Mampir ke karya temanku Lady Mermad ya guys... Berjudul : I Wanna You My Cold Boy


👇👇👇


__ADS_1


__ADS_2