
NB : Novel ini masih dalam tahap revisi jadi bacalah dengan teliti dan bijak mohon dikoreksi jika ada yang salah, selamat membaca my beloved readers 🙏🙏🙏😌😌😌
“Ruben"
“Iya Pih"
“Papi minta tolong kamu jangan lagi bergaul sama Alex ya Nak ya"
“Ck, ah, apa sih hak Papi melarang-larang aku untuk bergaul dengan dia?"
“Ya coba kamu sadar dong Ben, gara-gara Alex, pacar kamu sampe' terjerumus kayak gitu, kamu nggak kasihan sama dia?"
“Pih, denger ya, ini semua tuh gara-gara cewek-cewek sialan itu tuh, merekalah yang membuat ide permainan konyol itu Papi, kalo nggak, nggak mungkin kejadiannya bakal begini"
“Kamu keliru Nak, Alex lah yang bertanggung jawab atas semua ini, Papi kasihan sama kamu dan teman-temanmu yang lain Nak, khususnya Jennifer, kamu harus memaafkan dia dan memberikan perhatian penuh sama dia"
“Ck, terserah Papi deh, Ruben capek mau tidur"
***
Keesokan harinya, pagi-pagi buta Alex menghubungi teman-temannya dan merencanakan kembali untuk menjatuhkan Jono.
“Guys, siap-siap, hari ini kita kepung si gagu, begitu dia masuk ke gerbang sekolah, gue bakal cekek dia dari belakang, kalian langsung dateng dari arah depan dan bantuin gue habisin tuh anak, oke?" titah Alex yang mengirimkan pesan suara kepada teman-temannya.
“Siap Lex, tenang aje, semua rencane pasti bakal berjalan dengan lancar" ujar Ruben yang juga mengirimkan pesan suara
***
Sementara Jono kembali bersekolah seperti biasa, namun ternyata sesuai rencana, Alex CS telah mengintainya, Alex mencekiknya dari belakang, sementara CSnya yang bersembunyi di balik dinding dan pepohonan di sekitar sekolah langsung muncul di hadapan Jono.
“Alex! Lepasin gue! Lepasin gue!!!" pekik Jono
“Aaaah!!! Lepasin! Lepasin! Bacot lu, Rubby, Aly, Jenny!"
“Siap Boss"
__ADS_1
“Hajar dia! Sini lu gagu, sini lu!" pekik Alex yang langsung memojokkan Jono ke jendela kantor TU.
“Siap Boss"
Mereka memukuli Jono hingga babak belur, bahkan Ruben menuangkan sampah pada tubuhnya, Jono yang tak berdaya hanya bisa berteriak-teriak minta tolong, hujan mengguyur deras, akhirnya mereka meninggalkan Jono seorang diri.
“Mampus lu gagu, bau sampah deh lu nggak bisa sekolah, mampus!!!" ujar Alex menghina Jono
“Cabut!" lanjutnya, kemudian Alex CS benar-benar meninggalkan Jono seorang diri
“Dah gagu, nggak ada yang bakal deketin lu deh, bau!" sahut Alyssa
Memang kebetulan pagi-pagi buta di sekolah itu masih sepi, sekitar 10 menit kemudian Salma datang, gadis itu benar-benar terkejut ketika kekasihnya tersungkur dengan kondisi memprihatinkan seperti itu.
“Jono! Sayang! Apa yang terjadi? Siapa yang tega melakukan ini semua ke kamu?"
“Kamu jangan tanya soal itu dulu Salma, sekarang aku bingung bagaimana aku bisa masuk kelas dengan kondisi seperti ini?"
“Ya Allah, ya udah kamu jangan masuk ke sekolah dulu, biar aku yang bilang sama guru piket nanti, kamu harus bersihkan badan kamu dulu Sayang... Haduuuh, pak Dul mana ya? Kamu nggak mungkin jalan kaki dalam kondisi seperti ini" ujar Salma panik
“Pak Dul, Pak, Pak, Pak!" ujar Salma yang masih panik dan dengan nafasnya yang terengah-engah
“Ada apa Nak Salma? Kenapa Nak Salma panik?"
“Pak tolong Pak, Bapak bawa Jono ke rumahnya ya, kasihan dia Pak rupanya dia habis dibully sama Alex dan teman-temannya itu, bisa kan Pak?"
“Bisa, bisa Nak, ya Allah, Nak Jono? Bisa berdiri? Ayo Nak, ayo Bapak bantu, pelan-pelan" ujar pak Dul yang menggotong tubuh Jono, dibantu oleh Salma, mereka mendudukkan Jono di becak pak Dul.
“Pelan-pelan Sayang, ya Allah" ujar Salma
“Pak, sebentar ya, saya mau nulis surat izin dulu" sambungnya masih panik
“Iya Nak, iya" sahut pria tua itu
Salma menuju meja guru piket dan mengambil selembar kertas untuk diukir di atasnya rangkaian kata-kata.
__ADS_1
“Assalamu Alaykum WR WB, kepada Yth. bapak Haris Darsono S.Pd selaku guru piket di SMA 1 ini, bahwasanya saya Aidah Salma siswi kelas XII Bahasa yang menulis surat ini mewakili Ahmad Sujono teman sekelas saya, memohon izin kepada bapak untuk mengizinkan Jono pulang ke rumahnya, dikarenakan saat ini kondisinya sedang memperihatinkan, kemungkinan besar dia dibully teman-temannya pak, saya juga memohon izin untuk mengantarnya pulang, setelahnya saya akan kembali lagi ke sekolah ini, sekali lagi saya mohon dengan kerendahan hati bapak untuk mengizinkan dia pulang dan beristirahat, terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya, Wassalamu'alaikum WR WB"
Setelah menulis surat izin itu, Salma meninggalkan tanda tangannya berikut nama terangnya di pojok kiri bawah surat izin, sehingga status surat itu sekarang telah resmi.
Gadis itu meletakkan suratnya di kotak khusus penyimpanan surat izin, setelahnya ia kembali ke depan gerbang sekolah dan mengantarkan Jono pulang.
***
Sesampainya di rumah Jono, pak Dul menunggu mereka sampai masuk ke dalam rumah, setelah menjelaskan apa yang terjadi, Salma kembali menaiki becak pak Dul dan kembali meluncur ke sekolahnya, 15 menit kemudian, mereka sampai di lokasi yang dituju.
Salma segera masuk ke kelasnya, dia tau betul kalau dirinya terlambat, dengan secepat kilat dia menaiki anak tangga, dengan nafas terengah-engah gadis itu memasuki kelas, dan mengucapkan salam dengan terbata-bata.
“Wa Alaykum Salam, Salma, atur nafasmu dulu Nak, kamu terlihat panik, ada apa ini?" tanya bu Erna guru sastra Indonesia.
“Mampus, jangan-jangan dia habis nganter si gagu pulang lagi, aduh mudah-mudahan nggak ada yang lapor soal kejadian tadi pagi nih, aduh bisa berabe urusannye kalo itu sampe' terjadi" batin Alex
“Maaf Bu Erna, saya tau saya terlambat, tadi ada musibah Bu" ujar Salma masih terengah-engah.
“Musibah? Musibah apa Nak?" tanya bu Erna
“Ade ape sih Beb?" tanya Mita kepo akut
“Aduh nanti aja deh ceritanya ya, biar gue atur nafas dulu"
“Bisa kita langsung fokus ke mapelnya aja Bu?" seloroh Alex
“Alex? Tumben kamu semangat banget hari ini, nggak biasanya lho kamu begini" sahut bu Erna
“Tauk nih Alex, tumben banget, ade angin ape nih ye? Wah kayaknya ade nyang kudu dijelasin nih" celetuk Delia sambil tersenyum sinis
“Diem lu! Berisik banget! Nggak ade nyang minta pendapat lu tau nggak?" Alex menyambar dengan sinis pula.
“Sudah cukup anak-anak! Diam semuanya, sekarang saya minta sama kalian, jelaskan apa yang sebenarnya terjadi di sini?"
To Be Continued 🙏🙏🙏😌😌😌
__ADS_1
Jangan lupa untuk memberikan ide-ide alur cerita yang menarik buat author baru ya guys, terimakasih sebelumnya, tolong berikan like, vote, komentar, kritik, favorit, dan saran yaaa... Love you my readers 🙏🙏🙏😌😌😌